Lolana

Lolana
Keguguran



Alex pun meremas kertas di tangannya, dan mengambil ponselnya di nakas


"Shit gak di angkat" ucap Alex karena Lolana tidak mengangkat panggilan dari Alex


Tidak tinggal diam Alex melecak GPS yang terpasang di mobil Lolana dilihatnya mobil itu masih berada di rumah Lolana yang lama, tak membutuhkan waktu lama Alex pun menuju rumah lama Lolana hanya dengan menggenakan celana pendek dan kaos polos tak lupa Alex mengantongi dompet dan ponselnya


Alex mengemudikan mobilnya dengan cukup kencang karen takut Lolana segera menuju bandara, Alex hanya membutuhkan waktu 15 menit untuk sampai di rumah Lolana


Alex membunyikan klaksonnya agar satpam di rumah Lolana membukakan pintu tak lama Alex pun masuk di lihatnya masih ada mobil Lolana, Alex segera memarkirkan mobilnya dan langsung keluar mobil dan mencari Lolana


Alex langsung menuju kamar di lihatnya Lolana duduk di kursi goyangnya dengan mengenakan kain tipis menutup pinggang hingga mata kakinya dan memejam kan mata dengan memegang perutnya


"Beb...." panggilan Alex tidak membuat Lolana membuka matanya


Alex menghampiri Lolana lalu berlutut di depan Lolana yang masih terduduk


"Maaf kan aku yang sempat meragukan mu" ucap Alex dengan memegang kedua tangan Lolana


"Buka mata mu sayang bicara lah" ucap Alex dengan suara yang sedikit bergetar


"Apa lagi yang harus di bicarakan" ucap Lolana dengan tetap menutup matanya


"Sudah berapa lama dia ada di sini" ucap Alex dengan mengusap perut Lolana


Lolana kemudian berdiri menyibak kain yang menutup tubuhnya tadi dan menuju balkon kamarnya


Alex terkejut melihat darah yang ada di antara kaki Lolana


"Darah ? sayang kamu kenapa" ucap Alex bangkit menyusul Lolana


"Dia pergi, dia hadir 2 minggu yang lalu dan sekarang dia pergi untuk selama lamanya" ucap Lolana dengam memandang jauh di kedepan dan sesekali melihat kakinya dang masih mengalir banyak darah


"Maksud kamu gimana beb" ucap Alex bingung dengan perkataan Lolana


"Aku keguguran" ucap Lolana dengan senyum menyakitkan


"Kenapa bisa ayo kita ke rumah sakit kamu pasti salah" ucap Alex memegang pundak Lolana


Lolana pun mengambil ponselnya dan membuka aplikasi *whatsap*p dan memberikan pada Alex


"Kamu lihat sendiri" ucap Lolana memberikan ponselnua pada Alex


Flashback On


Lolana yang kurang sedikit lagi sampai kerumahnya pun mendadak mengambil ponselnya yang terus berdering


"Siapa" gumam Lolana kemudian mengangkat panggilannya


"Buka pesan yang aku kirim" ucap pemanggil itu belum sempat Lolana mengatakan Hallo, kemudian Lolana pun membuka pesan yang di kirim oleh orang itu


"Video apa lagi ini" ucap Lolana yamg belum paham


Betapa terkejutnya Lolana melihat orang yamg ada di video itu sehingga Lolana langsung mengerem mobilnya dan perutnya terbentur kemudi yang di hadapan Lolana


Lolana pun menangis sejadi jadinya melihat Alex sedang bercumbu panas dengan wanita itu


Lolana merasakan sakit yang sangat hemat di dalam perutnya setelab di lihat darah segar membasahi jok mobilnya, Lolana segera mengemudikan lagi mobilnya menuju rumahnya dan terus menangis


Lolana menuju kamar dan mengambil kain yang ada di lemarinya dan duduk di kursi goyangnya sembari menenangkan pikirannya, Lolana tidak memikirkan kandungannya, yang ada di pikirannya saat ini hanya Alex pria yang di cintainya sedang berkhianat


Flasback Off


Lolana pun menangis histeris hingga terjongkok


"Anakku, YaTuhan maafin Mommy sayang belum bisa jagain kamu, sekali lagi Mommy minta maaf" ucap Lolana di tangisnya