
"Tuan saya sudah meminta kerja sama pada Wijaya group Tuan" ucap Vino
"Bagus, bagaimana responya" ucap Alex tetap mengamati skema yang ada di meja
"Mereka setuju Tuan, tinggal kita presentase dan memberikan kontrak saja" Saut Vino
"Kamu urus saja semua, saya tinggal tunggu hasil saja" ucap Alex meletakan pensilnya di meja dan kembali fokus dengan ponselnya
"Akhirnya Lola aku bisa melihatmu lagi" ucap Alex lirih dengan melihat layar laptopnya
---
Waktu Presentase pun tiba
Perwakilan dari pihak Winata Group datang ke prusahaan Wijaya Group untuk melakukan presentase
Masing masing dari perusahaan membawa wakilnya antara lain
Winata group membawa
Alex Winata selaku Presdir
Vino Handoko selaku Asisten
Niken Rahayu selaku Sekertaris
Wijaya Group
Lolana Wijaya selaku Presdir
Jeje Julian selaku Asisten
Sisi Lina selaku Sekertaris
Dari kedua Group tersebut mempresentasikan hasil materinya dan keduanya pun setuju dan menandatangani kontrak
Alex sangat senang dengan kontrak terserbut secara tidak langsung dia mengikat Lolana berbedan dengan Alex justru Lolana yang menatap Alex pun merasa sangat sakit karena Lolana merasa bahwa dirinya wanita rendahan yang merusak hubungan orang
Niken pun melihat Alex dan Lolana bersalaman pun menunjukan wajah tidak sukanya
Setelah mereka selesai tanda tangan kontrak Lolana hendak pergi keluar duluan tapi di tahan oleh Alex
"Kalian semua keluar dulu, saya ada urusan sama Lolana" seketika semua yang ada di ruangan itu pun berhambura keluar
"Untuk kamu Vino Jeje tolong jaga pintu jangan ada yang masuk sampek aku keluar"ucap Alex di angguk i oleh keduanya
"Lolana aku mau bicara" ucap Alex Lolana hanya berdiri menghadap dinding kaca
"Lolana jawablah" ucap Alex lagi
"Lolana" Alex berusaha mendekati Lolana
"Jangan mendekat" ucap Lolana tanpa melihat Alex
"Kamu kenapa aku udah berusaha ngejelasin semua ke kamu Lolana, aku harus bagaimana lagi" sambung Alex putus asa
"Baiklah Lolana aku mengaku kalah aku sudah berusaha selama 4 bulan ini untuk menjelaskan padamu tapi kamu tetap acuh padaku, baiklah jika kamu meminta aku untuk pergi aku akan pergi dari kehidupanmu, jaga dirimu baik baik lihatlah kamu terlihat sangat kurus" ucap Alex dengan meneteskan air mata dan tersenyum kecut sembari berjalan menuju pintu keluar
Tiba tiba
"Maaf"
"Maafkan aku"
"Maafkan aku Alex"
"Maaf"
Lolana berlari sambil menangis ke arah Alex dan memeluknya dari belakang
Alex yang mendapat perlakuan itupun tersenyum dan membalikan tubuhnya
"Aku yang minta maaf sudah membuatmu menjadi seperti ini, maafkan aku Lolana" ucap Alex dengan meneteskan air mata dan memeluk Lolana sambil mengecup ujung kepalanya
Lolana mendongak ke atas menatap Alex dan menghapus air mata Alex
Alex pun tersenyum senang
"Sudah yuk keluar, sekarang kita ulang dari awal ya" ucap Alex menghapus air mata Lolana
"Baiklah kan mulai dari awal yaa, oh iya kenalin Lolana Wijaya" ucap Lolana sambil melepaskan pelukan Alex dan memberikan tangannya untuk di jabat
"Hahaha kamu itu ada ada aja, iyaa kenalin aku Alex Winata" Alex menyambut jabatan tangan Lolana
"Udah yuk drama nya sekarang keluar aku laper" ucap Lolana sambil menunjukan giginya
"Hahaha ayoo" Alex mengusap kepala Lolana dan memeluk pundak Lolana berjalan keluar ruangan meeting
Vino dan Jeje yang melihatnya pun ikut senang karena Lolana kembali tersenyum lagi dan Alex pun mempunyai semangat hidup kembali tapu tidak dengan Niken dia menatap tajam ke arah sepasang kekasih itu