
"Marson" Jansen memanggil dokter muda itu
"Iya Pak Jansen" saut Marson
"Saya juga titip putri saya, saya yakin kamu orang yang baik, jaga dan lindungi dia anggap dia sebagai adikmu" ucap Jansen semakin lemah
"Lex tolong pantau perusahaan dan perusahaan Lolana, dan gw udah serain seluru aset gw sama Lolana buat Venus, tolong lu jaga baik baik anak kita" ucap Jansen
"Dan tolong, lepas semua alat yang ada di tubuh istri saya, karena dia sedang menunggu saya, dan makam kan saya bersampingan dengan istri saya" ucap Jansen
"Lu ngomong apa, lu harus kuat demi Venus" ucap Alex
"Makasih semua" ucap Jansen terakhir dan
Tiiiiittttttttttt
Detak jantung Jansen berhenti
Flashback Off
Proses pemakaman pun berlangsung disana Venus yang merasa lemas pun di apit oleh Marson, Ziko dan James adik nya, terkadang juga Venus tak sadarkan diri.
Di rumah pun masih ada Alex, Jeje, Sisi, Alena, Kimi, Marson, Ziko dan James
Para pelayat lainnya sudah pulang hanya mereka saja kerabat Lolana dan Jansen, mereka pun setia menunggu Venus, Venus pun hanya terdiam dengan memeluk foto keluarganya sesekali menangis
"Tidurlah sayang, kamu pasti Lelah" ucap Alex
"Kalian semua jangan pergi, menginaplah disini" ucap Venus tanpa menatap mereka
"Baik, Daddy pastikan tidak ada yang pulang hari ini" ucap Alex mengusap kepala putrinya itu
"James antar kakak mu ke kamarnya" ucap Alex pada James
Venus pun berjalan di bantu oleh Alex untuk menuju kamarnya
"Aku mau tidur di kamar Mommy Daddy" ucap Venus pada James
"Iya kak, akan ku antar" ucap James
James pun mengantarkan Venus menuju kamar Jansen dan Lolana, James menunggu hampir 2 jam sampai Venus tertidur pulas dan lalu turun
"Apa kakak mu sudah tidur" tanya Alex
"Sudah Dad, aku juga ingin istrirahat, tadi kak Sena meminta ku Ziko dan Marson untuk beristirahat di kamarnya, Daddy dan yang lain istirahat di kamar tamu" ucap James
"Apa kamu tadi tidak mendengar perkataan Venus" ucap Alex pada Marson
"Tapi saya tidak enak menginap di sini" ucap Marson sungkan
"Apa kamu tidak ingat perkataan Jansen" seketika Marson pun terdiam
"Baiklah saya bermalam disini" ucap Marson
"James ajak Ziko dan Marson iatirahat" ucap Alex
"Baik dad" saut James
Seminggu sudah Jansen dan Lolana meninggalkan dunia, dan seminggu juga Lolana tidak keluar kamar bahkan terpaksa dia harus menjadi model yang tidak profesional, hanya Alex, James, Ziko dan Marson saya yang selalu rutin berkunjung
"Sayang buka pintunya ini daddy" Alex mengetuk pintu kamar Venus tapi tak juga ada sautan
melihat pintu kamar tidak di kunci Alex pun berinisiatif untuk masuk saja dan benar Venus berada di dalam selimutnya tertidur dengan mata sembab nya
"Sayang, ayo ikut Daddy" ucap Alex membangunkan Venus
Venus pun segera bangun, dia duduk sebentar lalu meminum air yang ada di nakas
"Sena mandi dulu Dad" ucap Venus
"Iya mandilah, daddy tunggu di bawa ya" ucap Alex
Venus pun menuju kamar mandi untuk mandi
Tiba tiba Marson datang dan melihat ada Alex di ruang tamu sedang meninton tv
"Pagi Om" ucap Marson
"Ohh pagi Mars, mau ajak Venus keluar" tanya Alex
"Iya om tapi nanti waktu makan siang" ucap Marson
"Kalo gitu saya bawa dia ke kantor dulu ya, tapi sekarang dia masih mandi" ucap Alex
"Kalo gitu saya pamit ke rumah sakit langsung saja om, nanti siang saya jemput Venus di kantor Om" ucap Marson
"Ya, nanti Om sampaikan pada Sena" Marson pun mengangguk dan pamit untuk berangkat ke rumah sakit