Lolana

Lolana
Kalo aku gendut kamu juga



"Nona Lolana" teriak suster


"Ayo yang" ucap Alex menggandeng Lolana


Mereka berdua pun masuk ruangan berdua


"Silakan berbaring Nona Lolana" ucap Dokter Andriana


"Maaf saya angkat baju nya ya, mungkin sedikit terasa dingin" Dokter menganhkat baju Lolana dan melumuri perut Lolana dengan jel bening


"Selamat Nona, rahim Nona ada janin nya tapi ini masih kecil kemungkinan usia nya kurang lebih 1 bulanan" Dokter menjelaskan pada Lolana dengan menempelkan alat usg pada perut Lolana


Setelah itu dokter menuju meja nya dan suster membersikan jel yang ada di perut Lolana, setelah itu Lolana dan Alex menuju meja dokter


"Kapan terakhir Nona haid" tanya dokter


"Saya rasa bulan kemaren dok, saya baru ingat kalau saya sudah telat 1 bulan" ucap Lolana


"Iya Nona usia kandungan Nona masuk 1 bulan, jadi Nona harus hati hati, karena usia threesemester itu cukup rawan, jadi tolong Nona jangan terlalu cape" ucap Dokter


"Hemm baik dok" ucap Lolana mengangguk mengerti


"Tapi dok jika untuk berhubungan bagaimana" tanya Alex, Lolana pun menyikut perut Alex


Dokter yang mendengarnya pun tersenyum "Tuan jika untuk berhubungan, boleh tapi di saran kan jangan terlalu sering dan jangan terlalu keras" ucap dokter


"Dan ini saya beri resep vitamin penguat kandungan ya Nona, tolong di tebus di apotik" ucap Dokter


"Baik dok terimakasih banyak" ucap Lolana dan Alex lalu pamit pergi


Setelah mereka menebus obat di apotik mereka pun melanjutkan perjalanannya ke resto


"Siang pak, bu" sapa pegawai itu pada Lolana dan Alex saat masuk dalam restoran


"Siang, tumben banget sepi" ucap Lolana yang melihat beberapa meja kosong di jam makan siang di weekend


"Sengaja kita kosongin beberapa meja bu, soalnya sudah di reservasi" ucap pegawai itu


"Baik bu"


"Duduk di situ aja yang" ucap Lolana yang menujuk bangku kosong di resto miliknya


Mereka berdua pun duduk dan sibuk pada ponsel masing masing, sesekali ngobrol sebentar hingga makanan mereka datang


"Tarok dulu ponsel nya, sekarang makan dulu" ucap Lolana mengambil ponsel dari tangan Alex, Alex pun tersenyum dan menuruti istrinya itu


Mereka bedua makan dengan lahap dan menghabiskan minuman mereka juga


"Sudah sayang mau kemana lagi" tanya Alex dengan mengusap bibirnya dengan tisyu


"Kamu pengen kemana yang" Lolana balik bertanya


"Kamu itu lucu, di tanya malah balik tanya, kamu mau kemana mumpung weekend kamu kemana aja aku antar" ucap Alex dengan mengusap kepala istri nya itu


"Hehehe, ke butiq bentar ya sayang" ucap Lolana menggelayut manja di lengan suaminya itu


"Iyaaa, mau berangkat sekarang apa nanti" tanya Alex


"Bentar 30 menit lagi, tunggu makanannya di cerna dulu sama dedek" ucap Lolana dengan mengusap perutnya yang masih rata


"Dedek mamam yang bener ya, mamam yang banyak, biar dedek gendut Mommy nya juga ikut gendut" ucap Alex dengan mengusap perut rata istrinya dan memandang ke waja sang istri


"Mau kamu punya istri gendut" Lolana cemberut menatap Alex


"Gapapa asal kamu bahagia sehat, gak masalah" ucap Alex senyum


"Aku gendut nanti kamu selingkuh Lex, gamau aku kalo gendut sendiri, aku gendut kamu juga harus gendut" ucap Lolana


"Apaan sih yang 1 aja gak habis habis kok mau nambah lagi, lagi pula mau cari apa lagi aku semua nya kamu sudah punya" Alex mencium pipi Lolana


"Dan aku gimana bisa nolak gendut kalo aja kamu makan aku juga ikut makan, mana perut mesti laper lagi kalo deket kamu" ucap Alex meringis


"Bagus lah haha" Lolana pun tertawa melihat Alex dengan wajah konyolnya