
Lolana adalah pewaris utama perusahaan Wijaya Agency, Wijaya Agency sendiri adalah perusahaan Agency terbesar di negara itu tapi sayang yang orang tau hanyalah Wijaya pemilik perusahaan itu
Lolana menikah dengan Satya kawan Sekolah Lolana sendiri mereka membangun rumah tangga baru 5 bulan, tapi rumah tangga mereka harus hancur akibat orang ketiga yaitu sahabat dari Lolana sendiri.
***
Sebuah mobil sport berwarna hitam doff masuk dalam sebuah pekarang rumah yang cukup mewah, seoramg supir pun keluar dari kemudinya dan membuka pintu belakang lalu turunlah wanita cantik yaitu Lolana
Lolana masuk kedalam rumahnya menuju kekamar karena sudah jam pulang kantor Lolana ingin membersihkan tubuh karena harus hadir di acara pernikahan anak rekan bisnisnya.
Lolana yang sudah di depan kamarnya langsung di kejutkan dengan suara yang menurutnya sangatlah aneh.
"Suara desahan ?" gumam Lolana
Lolana pun berhati hati membuka pintu dan terkejutlah dia melihat suaminya sendiri sedang beradegan ranjang dengan sahabatnya sendiri.
Teriakan Lolana menghentikan kegiatan mereka.
"Dasar tak tau diri, kalian di belakangku ternyata, kau Niken kau ku tampung biar gak luntang luntung di jalanan tapi bisa bisa nya kau malah tidur dengan suami ku" ucap Lola dengan menunjuk ke arah Niken
"Untuk kau mas Satya, apa kurangnya aku sampai kau tega melakukan apalagi di kamar kita" ucap Lola seraya menunjuk Satya
"Ini gak seperti yang kamu lihat lola" ucap Niken sembari menutupi dirinya dengan selimut
"Dengerin penjelasanku dulu sayang" ucap Satya menyaut handuk kecil dan menghampiri Lola
"Stop tetap di tempat mu aku gak mau kau dekat dengan ku" ucap Lola menahan agar Satya tidak mendekatinya
"Sekarang gak usah ada pembelaan dan angkat kaki kalian berdua dari rumah ku, CEPAT !!" Teriak Lola
Seketika sahabat dan suaminya membereskan pakaiannya dan bergegas pergi
"Dan satu lagi buat kamu Niken sekarang kita bukan sahabat lagi dan buat kamu mas Satya tunggu surat cerai datang ke rumahmu" ucap Lola sedikit tenang
"Wanita penggoda sangat cocok dengan Pria penghianat" gumam Lola
Hal itu sangatlah membuat Lolana terpukul sehingga dia batal menghadiri acara pernikahan anak dari rekan bisnisnya.
Lolana menuju kamar tamu dan tertidur di kamar tamu, dia pun melewatkan jam makan malamnya.
Pukul 22.00 wib Lola terbangun karena perutnya berbunyi Lolana pun menuju daput ternyata asisten rumah tangganya berada di sana.
"Bibi sedang apa malam malam di sini" ucap Lolana
"Eh nona saya mau menghangatkan makanan ini non, apa nona mau makan sekarang" ucap Bibi
"Iya bi, tapi tidak usah di hangatkan karena perut saya sudah sangat lapar" ucap Lolana
"Baik non, mari saya siapkan makanannya" ucap Bibi
Lolana pun duduk di meja makan sembari menunggu bibi menyiapkan makannya
Lolana makan dengan cukup tenang hanya terdengar dentingan alat makan
"Saya sudah selesai bi, tolong bereskan makanan ini, dan bibi segera istirahat" ucap Lola
Belum bibi menjawab Lolana berkata lagi
"Bi saya sebentar mau keluar bibi tidak perlu menunggu ku lalu pintu utama jangan di kunci karena saya tidak pasti pulang jam berapa, lagi pula di depan ada satpam dan supir"
"Baik non" ucap Bibi
Lolana pun kembali ke kamar tamu untuk bersiap siap karena Lolana berniat untuk pergi ke tempat hiburan karena pikirannya sangatlah kalut