Lolana

Lolana
Ulah Niken



"Hahaha sejak kapan anda saya perbolehkan bicara pada saya tidak sopan" ucap Lolana dengan menatap Niken sekilas lalu kembali menatap tabletnya


"Jangan berlagak sok lu disini, apa yang lu kasih buat pak Alex sampai dia mau nikahin janda kaya elu" ucap Niken lantang


"Oh lu minta gw ladeni elu, oke sampai dimana keberanian elu" ucap Lolana meletakan tablet nya dan bangkit berdiri


"Dan lu tadi bilang gw apa janda ??? Hahaha, seenggaknya gw janda bermartabat dan berperasaan dan lu inget ini baik baik gw janda itu karna elu" Lolana menunjuk Niken


Seketikan emosi Niken memuncak dan mengambil teh hangat yang tadi di buatnya di siramnya ke Lolana


"Lu janda karena lu lebih mentingin kerjaan lu dari pada suami elu" ucap Niken


"Tamu tidak akan masuk jika tuan rumah tidak membukakan pintu, dasar Lon*e" PLAKKK Lolana menampar dengan keras pipi Niken hingga tersungkur


"Keluar brengks*k" teriak Lolana


Niken pun keluar dengan rasa malu dan rasa sakit di pipinya, Lain halnya dengan Lolana dia merasa puas karena sudah membalas sedikit sakit hatinya pada Niken


Lolana pun menuju kamar yang berada di dalam ruangan Alex, Lolana mengambil kaos yang sengaja di sediakannya untuk mengganti pakaian saat berada di kantor suaminya itu


Lolana melanjutkan kegiatannya hingga Alex datang sebelumnya Lolana mengelap bekas teh yang tadi tumpah


"Ahh cuma gerah aja yang" ucap Lolana setelah melihat Alex langsung lanjut dengan pekerjaannya


"Kamu mau makan siang apa yang, biar ku suruh Niken yang beli di luar untuk kita"


"Mending kita makan di luar aja deh yang, ku lagi pengen makan ice cream" ucap Lolana yang meletakan Tab nya dan menggelayut manja di lengan suaminya


"Hmmm boleh deh, kamu siap siap sana, masa mau keluar pake kaos sama rok kantor mu kan gak nyambung sayang" ucap Alex mengusap kepala Lolana


"Okee tunggu ya sayang" Lolana pun bangkit menuju kamar yang ada di ruangan Alex, Lolana mengambil celana jeans panjang dan kemeja tangan panjang


"Yuk sayang" ajak Lolana Alex pun melepas jas nya di taruh nya di kursi kerjanya dan menggulung lengan kemejanya


Lolana mengambil tas dan ponselnya Alex pun mengambil ponsel dan mengambil kunci mobilnya


Mereka berdua keluar ruangan dengan bergandengan tangan, Niken yang melihatnya pun seperti orang yang kebakaran jenggot


"Lihat saja akan ku rebut pak Alex dari mu Lola!" gumam Niken