I'M Not A Hunter

I'M Not A Hunter
Chapter 9 : Kencan



"Hansel jangan terlalu lama berdandan kita harus cepat cepat berangkat" ucap Jensen.


Hari ini adalah hari dimana Jensen dan Hansel akan berkencan,yah sebenarnya ini hari Weekend untuk para murid sekolah Formal/non Hunter dan kalau untuk murid akademi Hunter mereka pulang cepat tapi Hansel dan Jensen lebih memilih cabut sekolah.


"Yasudah kalau kalian mau cabut aku tak ikut ikutan ya semoga sukses kencannya"ucap Sou pergi meninggalkan mereka


"ok Sou kau juga hati hati jangan membuat masalah ya hahaha,"ucap Jensen sambil tertawa kegirangan.


Jensen dan Hansel pun pergi ke Restoran tempat dimana mereka akan berkencan,saat mereka berdua memasuki Restoran tersebut tempat itu sangat sepi tapi tak dikunci mereka langsung waspada jika ada serangan musuh,tiba tiba lampu menyala dan 2 Gadis cantik tersebut nampak memeluk seorang Pria berumur sekitaran 50 tahunan dari belakangnya,melihat hal itu Jensen dan Hansel menurunkan penjagaannya.


lalu Pria itu mendekati Jensen dan Hansel lalu bertanya "berapa umur kalian bocah bocah?,"menatap kearah Hansel


"eh...anu umur saya 19 tahun,"ucap Hansel berbohong


"kalau kau?!"menatap kearah Jensen


Jensen menelan ludah sejenak dan Spontan berbicara"saya Jensen umur saya 91 tahun eh...mak..maksud saya 19 tahun.." Jensen ikut berbohong seperti Hansel.


kedua perempuan itu tertawa dan bebicara "sudahlah ayah jangan terlalu khawatir kan kami mereka kan nantinya calon menantu Ayah,"


Hansel dan Jensen berbicara dalam hati "waduh calon mantu.."Mereka berdua hanya senyum senyum saja, "Baiklah,aku pun harus mengurus pekerjaan dan juga setelah kalian selesai berkencan langsung pulang dan jangan berani berani pergi ke Hotel,"sorot matanya mengarah ke Hansel dan Jensen.


setelah itu Ayah dari 2 wanita itu pergi dari Restoran itu,rupanya Restoran itu sudah dibooking full oleh Ayah dari kedua wanita itu seharian. "duduk lah kalian Berdua kakak kakak" ucap salah satu Perempuan itu.


"Halo namaku Teressa dan ini Kakakku Vika," "halo..," "yang tadi itu ayah kami perkataannya jangan diambil hati ya... kalau nama kalian siapa?"


"oh...Nama ku Jensen ini adalah adikku Hansel"


"oy sejak kapan aku menjad...akhhh"Jensen menginjak kaki Hansel,akhirnya mereka saling berbincang bincang seperti Hobi,makanan kesukaan,Film yang disukai hingga Lelaki maupun perempuan yang diidamkan.


saling tertawa bersama sampai pada akhirnya hal terfatal yang ditanyakan Hansel pun tiba,Hansel dengan bodohnya bertanya berapa Umur dari Teressa dan Vika.


Jensen yang mendengarnya sangat terkejut mengisyaratkan agar Hansel meminta maaf tapi tiba tiba,Vika yang dari tadi kalem kalem saja menjawab pertanyaan dari Hansel "oh Umur ya coba dung Kakak yang tebak"posisinya yang menaruh tangan di pipinya sambil tersenyum menebar Pesona kecantikannya .


Hansel tiba tiba mengukir senyum liciknya "kena kau"ucapnya dalam Hati.


"Wah..begitu ya nampaknya Nona tak membiarkan saya mengetahui Umur Nona",Hansel berdiri dari tempat duduknya dan menundukkan tubuhnya lalu mencium tangan dari Vika.


"walau umur adalah pembeda kita tapi kita tak bisa menyalahkan Cinta diantara kita yang mulai tumbuh kan?" .


"syieet aku keren banget",ucap Hansel dalam hati ,Rupanya sebelum kencan dimulai ia meminta diajari tips and trick berkencan dari Sou(padal ia hanya jawab asal) dan inilah rahasia dari berhasilnya kencan Hansel dan Jensen.


Jensen dan Teressa melongo melihat hal itu,tapi Vika benar benar memerah wajahnya dan dia mulai salah tingkah,Lalu Vika tiba tiba bilang bahwa umurnya terpaut 2 Tahun dari umurnya Hansel,mendengar itu Hansel dan Jensen terkejut bukan main "****... Onee-san"ucap mereka dalam hati.


Lalu Teressa memecah kecanggungan dengan bercerita bahwa dirinya dan kakaknya sudah mendapat lisensi menjadi Hunter walau tak bersekolah di Akademi Hunter mereka menjadi Healer dengan Rank A dan Kakaknya Vika Rank S.


Hansel dan Jensen bertepuk tangan Kagum,lalu Jensen tersadar kalau ini sudah jamnya Sou pulang dari Akademi jam sudah menunjukkan Pukul 10 siang mereka sudah berkencan selama 3 Jam,lalu Jensen meminta izin sebentar untuk menjemput adik terkecilnya pulang dari Akademi.


tapi tiba tiba Sou lari masuk ke dalam Restoran tersebut dan membuat sedikit kegaduhan,ia langsung menghampiri meja Hansel dan Jensen,Sou yang kelelahan sehabis berlari langsung merampas minuman Jensen dan Hansel dan sebelum sempat dimaki oleh Jensen ia langsung memotong pembicaraan dia memberikan 2 pilihan mau mendengar kabar baik dulu atau kabar buruk dulu.


Hansel memilih kabar baik dulu "ekhem...kabar baiknya adalah aku membawa cukup banyak uang dari rekeningku sebanyak 17 Miliar Dollar,baik baik aku paham kalian berdua terkejut tapi sekarang adalah kabar buruknya


ada 2 yang pertama aku ketahuan menjadi Sou yang seperti ini oleh Perempuan itu saat sedang menarik uang dari rekeningku sial..jadi tolong sembunyikan aku dari dia ya kawan kawan".


ucap Sou, lalu pandangan Sou melihat kearah 2 wanita yang dikencani oleh Hansel dan Jensen "wah hebat kalian mengencani one...,",dengan cepat Hansel menutup mulut Sou. "diam dan sembunyilah kau Sou bodoh".


Sou bersembunyi dibawah meja Hansel dan meminta maaf kepada Vika dan Teressa akibat keributan yang dibuat adiknya.


Vika memperhatikan Hansel memasang wajah bingung dan bertanya "mengapa kau terlihat kebingungan Kak Hansel?" lalu Hansel bertanya kepada Sou "hey Sou bukankah kau bilang kau punya 2 kabar buruk?".


ketika Jensen menengok kebawah meja Sou sudah menghilang dan melihat kearah kiri Hansel ikut hilang Teressa dan Vika yang melihat kejadian itu cukup kebingungan,Pak Guru Tiyu sudah dibelakang Jensen,Jensen nyengir dan berkata,"he...hehe...saya bisa Jelaskan loh Pak".


Lurre pun bertanya kepada Cleaning Service yang ternyata itu adalah Sou yang sedamg menyamar.


Lurre kemudian bertanya "apa anda melihat seseorang dengan perut sedikit Gembul dan berambut pirang?".


Sou menjawab "maaf Nona tempat ini sudah di Booking penuh oleh kedua Nona yang berada di meja itu jadi selain Nona-Nona yang ada disana,


dan juga beberapa tuan-tuan yang ada disitu tak ada lagi yang kesini"


lalu Lurre bilang kepada Cleaning Service kalau melihat orang seperti ciri ciri itu langsung hubungi nomernya dimanapun.


Lalu satu lagi Cleaning Service muncul, itu adalah Hansel "SEJAK KAPAN ADA CLEANING SERVICE DISANA"teriak Jensen,


"PAK ITU ADALAH HANSEL PAK DIA MENYAMAR,DIA JUGA IKUT CABUT BERSAMAKU,SIALAN KAU SOU!! HANSEL !!"


Pak guru Tiyu makin kencang menjewer Jensen dan memarahinya,"diam dilihat bagaimanapun itu bukan Hansel".


Teressa dan Vika cukup terkejut dengan keributan yang terjadi, Teressa juga cukup sedih karena kencan pertama nya yang ia dambakan menjadi kacau Hansel langsung melepas semua aksesoris Cleaning Service nya dan meminta maaf kepada Vika dan Teressa.


Sou juga meminta maaf karenanya lah kencan teman temannya menjadi rusak Vika mencoba menenangkan adiknya yang menangis karena kencan pertamanya rusak


Sou yang merasa bersalah menunjukkan trik sulap coin yang dibawa olehnya dirubah menjadi bunga "salam kenal namaku Sou" melihat sulap yang dilakukan Sou Teressa cukup terhibur.


pada akhirnya Hansel meminta maaf kepada Vika dan Teressa karena sudah membohongi mereka tentang umurnya,Hansel mengaku kalau umurnya 19 tahun padahal masih 15 tahun,mendengar hal itu Vika terkejut"15 tahun tapi wajahmu seperti 19 tahun loh?!".ucap Vika terkejut.


lalu Sou menggunakan sihir pengubah penampilan kepada Hansel "inilah wajah aslinya"jelas Sou "akupun menggunakan wajah palsu" Sou menggunakan sihirnya untuk mengubahnya kembali menjadi penampilannya yang asli.


wajah Vika dan Teressa berubah menjadi aneh melihat penampilan asli dari Hansel dan Sou "syieet perasaanku tak enak",ucap Sou dalam hati,Hansel juga mulai sedikit ngeri rupanya wajah aneh dari Vika dan Teressa menjadi aneh karena mereka shota dan menyukai adik laki-laki.


"syiet aku mau pulang mamah...",ucap Sou gemetaran takut,tiba tiba Vika berbicara dengan nada lembutnya "mengapa kalian tidak bilang dari tadi kami juga menyukai Laki laki yang lebih muda dari kami kok"ucap Vika.


pada akhirnya mereka berdua diculik Onee-san


mereka berempat naik mobil kerumah Vika dan Teressa,Rumah keluarga Teressa terlihat sangat Megah sekali ,ketika mereka masuk banyak sekali Maidnya dan begitu mereka memasuki Ruang keluarga disana ada 3 Wanita


anggun nan Cantik.


"siapa dia Kakak?"tanya salah satu adiknya Vika."oh..dia adalah adik baru kita,".


"adik pintar siapa namanya?"


"namaku Han...Hansel".


"wah adik baru kita pintar kakak suka anak pintar",lalu Teressa masuk ke ruang keluarga "


"wah...kalian senang ya sebenarnya ada tiga tapi yang satu lari dan yang satunya lagi dibawa oleh Gurunya"


"Guru?", "iya banyak hal yang terjadi hari ini kakak berkencan dengannya dan dia mengaku sudah berumur 19 tahun tapi nyatanya masih 15 tahun hahaha".


"anak yang bernama Sou dia itu tampan sekali lo" "wah!!kakak harus membawanya main kesini ya" ucap adik dari Teressa,dan Hansel benar benar seperti di neraka dia dipaksa menggunakan baju baju perempuan lalu dijadikan samsak tinju jika dari mereka ada yang kesal dengan film Drama di Tv.


sampai pada Jam 12 malam mereka semua mulai mengantuk Hansel mencoba untuk keluar dari rumah itu walau disiksa sedemikian rupa ia telah membuat jalan agar dia bisa keluar dari rumah yang besar itu.


pertama tama ia pergi ke kamar mandi lalu ia mengeluarkan screwdriver/obeng yang ia minta kepada maid Hansel menggunakan kemampuan Ruangan miliknya agar yang berisik hanya hal hal yang berada dalam lingkup ruang nya.


Hansel berhasil mempreteli itu semua lalu muncul lah Sou dan Jensen di bawah jendela Kamar mandi itu sembari melambai lambaikan tangannya,Hansel berhasil keluar ia langsung melompat dan mereka bertiga lari sambil tertawa,setelah mereka sampai di Rumah Hansel menceritakan semua hal mengerikan yang terjadi padanya selama berada di rumah itu "aku tak mau lagi ikut ikut dengan kau Jensen" ucap Hansel.