I'M Not A Hunter

I'M Not A Hunter
Chapter 76



Darwin bangkit setelah ia terjatuh ia memaksa kakinya untuk berdiri meski tubuhnya gemetar hebat dihadapan Wenny


"ia benar-benar berbeda dari saat itu...apa yang terjadi?" Darwin kebingungan


dan saat itu Ray muncul dengan pedang cahayanya ia melancarkan serangan kearah Wenny "LIGHT BURTS !! HEAAAARGHH!!!"


Wenny dengan wajah datar tanpa perasaan langsung menarik katananya dari tempatnya kemudian dengan memutar tubuhnya dan menebaskan katana itu hingga memotong pedang milik Ray dan menebas leher Ray


"blurghh!!" Ray yang terkena serangan itu langsung muntah darah


"lagi-lagi kalian gagal dibunuh" Wenny berkata dengan dingin


sementara Darwin kini kembali ambruk karena ikut terkena dampak dari tebasan katana Wenny tebasan itu juga memotong seluruh bangunan kota itu kecuali tempat Sou dan Lyody melihat pertarungan itu


"Wenny sudah menjadi gila?? apa yang terjadi mengapa ia yang awalnya terlihat tak begitu kejam bahkan terkesan lugu bisa menjadi manusia berdarah dingin?"


Lyody bertanya pada Sou meski begitu Sou hanya terdiam tak bisa menjawab,karena itu adalah hal yang pernah Sou alami sendiri


ketika ia berada di Forest Of Death dimana dia benar-benar putus asa saat itu juga Katana itu menyahut panggilan Sou


dan dampak yang harus Sou bayar setiap ia menggunakan kekuatan Katananya ia akan menjadi gila dan menjadi manusia tanpa perasaan sedikitpun


hari-hari yang Sou alami bersama dengan Hans dan Jensen adalah hari yang sangat berat baginya,ia tak mengerti Emosi sedikitpun


bahkan ketika berada diambang pilihan yang harus memilih Sou memilih untuk menebas pilihan itu sendiri dan pada akhirnya setiap akhir dari pilihannya menjadi petaka bagi dirinya sendiri


dan pada akhirnya demi menebus semua kesalahannya ia mengambil julukan Fiction King kemudian melindungi Alam Semesta ang terancam hancur saat itu


akan tetapi Sou tak pernah mengetahui sejarah katana itu berasal sebenarnya,tidak...maksudku bukan ketika Sou memilih senjata akan tetapi darimana asal Katana itu


karena Sou mengetahui sedikit asal-usul pedang itu karena seingatnya saat kecil ia pernah melihat 2 pedang yang sama diruangan Ayahnya saat masih berumur 7 Tahun


______________________


Sou kemudian memanipulasi mana dari udara yang ada disekitarnya dan membuat Katana berwujud angin biru


kemudian Sou menebaskannya tepat dimarkas besar Pasukan Eklovern hingga membunuh banyak tentara mereka


malam itu rakyat Eklovern menjadi panik mereka disuruh untuk lari mengungsi karena penjahat dari Velhein sudah datang kesini


Zei yang merupakan pasukan Elite terkuat keluar dari balkoni Hotelnya,kemudian ia bersiap untuk pergi kearah keributan besar itu


Zei kemudian keluar


disana ia dijemput oleh Kapten Squadron Khusus 2 bernama Jessica "masuk lah ke mobil"


Zei pun masuk kedalam mobil dan berkata "apa yang terjadi? bukankah perang dengan Velhein sudah selesai? apalagi yang terjadi di Kota?"


Jessica menjawab kalau salah satu lawan terkuat Eklovern muncul di dekat Ibukota dan juga markas pusat diserang oleh seseorang yang misterius


mendengar itu Zei pun segera menelefon Stanley agar ia mengamankan Tawanan Velhein ditempat yang aman dengan maksud menjadikan mereka sebagai sandra agar si penyerang menyerah


Handphone Stanley berdering kemudian ia mengangkat panggilan itu


"Halo...ada apa?" (Stanley)


"Stanley kau dimana? apakah kamu ada dimarkas pusat?"(Zei)


"tidak.memang kenapa?" (Stanley)


"oh astaga apakah kamu ini bodoh? markas besar diserang!! dimana kamu saat ini?" (Zei)


"tenanglah...aku tahu markas besar sedang diserang,aku sedang dalam perjalanan kamu juga sebaiknya bersiap" (Stanley)


"apa maksudmu memerintah diriku?" (Zei)


"kamu masih belum tahu tentang kematian Ayah?" (Stanley)


"kematian Ayah?!!! omong kosong apa itu??!!!!" (Zei)


"pelakunnya adalah Razen Dez" (Stanley)


mata Sazu seketika terbelalak mendengar nama itu


"Razen?!" (Zei)


"iya...dan pelaku penyerangan ini kemungkinan adalah anaknya yang ingin menyelamatkan dirinya,aku akan segera pergi ke tkp kututup teleponnya" (Stanley)


Zei memegang kepalanya kemudian bertanya pada Jessica "apa kamu sudah mengetahui kematian presiden Jessica?"


"iya berita itu sangat mengejutkan tapi belum disebarkan kepada Publik dan kini pelakunya sudah ditangkap dan akan segera dihukum mati" ucap Jessica menjelaskan


wajah Zei menjadi merah padam karena marah dan sedih dan dengan kekuatan Sistem ia meningkatkan semua stats miliknya dengan semua point yang ia dapat dan simpan selama 3 Tahun


kekuatan yang besar kini menyelimuti tubuhnya


kemudian Zei berkata "akan kubabat habis mereka semua!!"


Zei akhirnya sampai ditempat kejadian dimana ada pertarungan antara Wenny dengan Ray dan Darwin,Zei keluar dari mobil kemudian mengambil senjatanya yang berupa Pedang


"apa-apaan ini?!"


dan ketika menghampiri sesuatu itu ia matanya langsung melotot tajam saking terkejutnya itu adalah Mayat dari Ray


Ray mengalami luka yang sangatlah parah tapi tak bisa beregenerasi meski dengan bantuan dari Sistem Zei menjadi sangat marah melihat hal itu terjadi pada saudaranya


"AAARGHHHHH !!!!" (Zei)


sementara Darwin ia menjadi tawanan dan dibawa oleh Sou Lyody dan Wenny untuk membukakan jalan menuju penjara khusus untuk Ayahnya


Sou menghempaskan Darwin ke lantai dan menendanginya "Bugh!! Bugh!!! Bugh!!!"


"beritahukan jalannya!!" (Sou) dengan nada mengancam


Darwin yang tak mau membocorkan Rahasia tetap tak mau bicara dan pada akhirnya Wenny langsung membunuhnya setelah Sou berkata kalau Darwin sudah tak dibutuhkan


dan tanpa banyak bicara Wenny langsung menebasnya "Slash...Jrat!!"


Sou menoleh kebelakang "m...??"


kemudian mereka bertiga memasuki Markas Besar yang sudah hancur itu rupanya pasukan Eklovern masih ada yang hidup


dan begitu mereka melihat penyusup mereka langsung menyerang Sou dan Wenny,Lyody


Lyody menangkis semua serangan tembakan itu "cting!! cting!! cting!!" kemudian dengan cepat Wenny berlari "dash..dash...dash...." kemudian menebas para pengganggu itu "crik...


srash...srash... srashh!!"


kemudian mereka bertiga langsung pergi menuju Penjara khusus.akan tetapi secara tiba-tiba muncul sebuah Dimensi penghisap dibelakang Sou "?!!"


Sou pun terhisap kedalam sana dan berpisah dengan Wenny serta Lyody "?!!,SOU!!!!"(Lyody)


rupanya pelakunya adalah para pasukan Elite Eklovern mereka sebenarnya bermaksud menghilangkan Wenny tapi malah sou yang terhisap


"Menyerahlah !!,Tempat ini sudah terkepung !!"(Zei)


Lyody dan Wenny dikelilingi oleh banyak pasukan Eklovern dan senjata mereka sudah ditodongkan kearah Sou


Wenny tak banyak omong ia langsung menggunakan jurusnya kembali "ctik.." Wenny menarik Katananya "Darkness...dimesional distortion"


dan saat itu juga Wenny tersungkur muntah darah "Hoekhh!!" tubuhnya tak kuat untuk mengangkat jurus lagi


kemudian saat itu juga mereka berdua diberondong tembakan beruntun "dor!! dor!! dor !!! dor!!"


Lyody yang ingin melawan terpaksa harus bertahan karena Wenny yang sedang terluka


Lyody langsung mengeluarkan instan Barriernya yang dapat menahan serangan itu


"ugh..." sebenarnya barrier itu bisa menahan Nuklir sekalipun akan tetapi teknologi senjata Eklovern benar-benar kuat


Lyody menjadi kesal karena terus terusan bertahan,kemudian Lyody mengeluarkan sabitnya


"Schythe...Phantom Dance" Lyody menyerang Tentara Eklovern dengan cepat,kecepatan tembakan itu baginya tak berarti karena Lyody bergerak diluar linier Waktu


Zei terkejut ketika menyadari pasukannya berjatuhan dengan cepat kemudian ia maju menerjang Lyody


"Ctang !!" sabit Lyody dan Dagger Zei saling beradu,"Bugh!!" Lyody menendang perut Zei hingga terpental cukup jauh


tapi Zei menahannya dengan baik dengan Daggernya,rupanya Zei menahan tendangan Lyody


"Zrash!!" dan dengan cepat Zei menerjang lyody kembali,mereka berdua bertarung sangat sengit,Zei menebaskan Daggernya begitupun dengan Lyody "Bats...sring!! bats! bats!! bats!!" mereka berdua bertarung dan bergerak dengan cepat


Lyody terus dipukul mundur oleh Zei,tapi ia tak menyerah begitu saja


..."Red sycthe...Red Storm!!"...


Tornado merah muncul kemudian menyerang menuju arah Zei,akibat Tornado itu Kota menjadi hancur lebur


dan melihat kotanya hancur lebur Zei menjadi makin mengamuk "Mati kau !!!"(Zei)


dan begitu Zei menerjang kearah Lyody sambil menghunuskan Daggernya tiba-tiba muncul sebuah gerbang dimensi dihadapannya


dari dalam sana muncul 2 orang laki-laki


"apa wajahnya masih sama?"


"sudahlah...jangan norak"


"kau tak bisa diajak senang"


"tap.." Dagger itu ditangkap dengan tangan laki-laki itu


"eh????,siapa dia Hans? dia mau menyerangku"


"bugh!!" orang itu menendang perut Zei kemudian memutar tubuhnya kemudian melompat "hup" dan menendang wajah Zei "krak!!,booom!!" dan membuat Zei terpental jauh dan menyebabkan luka yang parah


"siapa dia?"


"ckckck....kan sudah kubilang tujuan kita bukan bertarung dasar,Jensen bodoh"


^^^Bersambung....^^^