I'M Not A Hunter

I'M Not A Hunter
Chapter 46



dipagi hari yang cukup cerah Sou menyusuri setiap Keindahan dari Bumi ini,"Wah keren sangat keren!!".


Sou terkagum-kagum dibuatnya karena pemandangan yang sangat bagus,"disini sangat nyaman dan sejuk".


Sou kemudian bersender dibawah pohon sambil sedikit bersenandung,"nananana...,siapa yang akan kubunuh malam ini".


Sou kini tak lagi membunuh para Petualang melainkan menyerang beberapa Bangsawan Kaya.


sebenarnya tujuannya hanya untuk bersenang-senang saja,dan setiap harta yang ia dapat akan ia jadikan sebagai modal usahanya.


kemudian ia jual ke Publik dengan harga murah


hal ini dikarenakan Sou tidak mau orang-orang Miskin yang harga dirinya sudah rendah,menjadi lebih rendah lagi jika dia membagikan sebagian Hartanya secara percuma.


Sou kemudian menatap langit yang biru "rasanya sangat tenang disini,tidak ada hari-hari pertarungan,hanya ada aku danataku yang tertutup dengan tenang".


Sou perlahan-lahan menutup matanya dan tidur,tapi tiba-tiba muncul seseorang membangunkannya.


"hei...hei bangun",ucap Wanita itu lembut,Sou pun terbangun,"hm...,hoahmmmm..".


Wanita itu kemudian berkata,"jangan tidur disini sudah hampir Sore takutnya diculik sama Bandit".


Sou tak menghiraukan wanita itu ia langsung pergi saja dengan santai pulang ke rumahnya untuk tidur.


"ckckck...apaan sih",gerutu Sou.


tapi diperjalanann pulang Sou melihat ramainya Kota,Sou kagum dan pergi melihat-lihat disana ada banyak hal.


"hmm...ini seperti Festival".


rupanya hari ini adalah hari berbahagia untuk keluarga kerajaan karena Putri Sulung Raja akan segera memberlangsungkan pernikahan dengan Pahlawan.


dan juga Pangeran Mahkota akan menikah dengan seorang Putri dari kerajaan tetangga.


Sou dan beberapa orang minggir karena ada kereta Kerajaan terlihat Raja melambaikan tangannya kepada Rakyatnya.


di dalam kereta kuda yang sama ada juga Pahlawan yang duduk bersebelahan dengan Putri kerajaan dan juga Pangeran Mahkota yang terlihat memasang wajah datarnya dan menikmati pemandangan alun-alun Kota.


Sou hanya melihat-lihat sebentar kemudian langsung pergi ,tiba-tiba Pahlawan menengok kearah Sou pergi dengan cepat.


Kekasihnya kebingungan dan bertanya "kenapa?",kemudian Pahlawan menjawab "ada Seseorang dengan kehadiran yang sangat kuat tadi".


"siapa?,dimana dia apakah dia Jahat?"


"entahlah".


dan akhirnya perayaan Tunangan Pahlawan dan Putri kerajaan dilangsungkan.


Pahlawan Faz dan Putri Helena resmi bertunangan dan berencana akan menikah dalam Waktu yang dekat.


Sou banyak mendengar informasi tentang orang yang disebut Pahlawan ini,kini Sou sedang ada di Ruang perpustakaan di Rumahnya.


"hm...,ah ! ini dia


Nama :Faz Di Berz


seorang Pahlawan kerajaan Vidiel dengan prestasi...


-diumurnya yang masih muda telah menjadi Guru terbaik di Akademi Sihir ternama di Kerajaan Vidiel.


-menyatukan 3 kerajaan besar dan menjadikan ketiga negara itu menjadi bagian Kerajaan Vidiel,menghalau serangan Makhluk asing?


di umurnya yang masih Muda ,apa Maksudnya ini?".


Sou langsung mencari kembali buku tentang maksud dari serangan Asing yang terjadi di Kerajaan Vidiel.


"2 Tahun lalu?,artinya setahun setelah ke 3 Kerajaan besar bergabung dengan Vidiel"


saat itu aku sedang berada di Kota Vosen disana banyak orang terbunuh oleh Makhluk Asing tersebut


mereka semua memiliki bentuk menyerupai Manusia namun mereka memiliki tanduk dan juga ekor kekuatan mereka juga tak dapat diremehkan


bahkan mereka membunuh banyak Petualang yang menghalau serangan mereka dan menyebabkan sejarah terkelam bagi para petualang karena lebih dari 300 Petualang Tewas saat beehadapan dengan mereka 50 peringkat Diamond,10 Peringkat Hero,100 Peringkat Platinum,dan 140 peringkat Stone Tewas(ini hanya beberapa mayat yang ditemukan)


saat itu para makhluk asing itu hampir memasuki Ibukota kerajaan Vidiel tapi saat mereka berada di Gerbang Kota Fedel


mereka terlihat seperti ketakutan karena disana sudah banyak prajurit dan juga Pahlawan Faz yang sudah siap bertempur


dan Pahlawan Faz memerintahkan prajurit untuk maju,mereka pun akhirnya saling bertempur dengan sengit,sampai akhirnya Pahlawan Faz benar-benar menghabisi Makhluk Asing itu.


Pahlawan Faz benar-benar berkontribusi besar dalam hal tersebut maka dari itu ia diangkat oleh Raja menjadi seorang Pahlawan


akan tetapi disini aku merasa ada sesuatu yang agak janggal,aku merasa Makhluk Asing itu seperti ketakutan karena sesuatu yang lain


bukan karena adanya Pahlawan aku yakin itu,sebagai buktinya seharusnya saat Makhluk asing itu diserang oleh pasukan kerajaan


seharusnya mereka menerjang balik tapi mereka tetap di depan Gerbang Kota Fedel dan tak mau masuk kedalam


mereka bahkan tak menginjak se senti pun


seolah ada sesuatu yang mengerikan berada di Kota Fedel yang sedang tertidur yang tak ingin mereka bangunkan***.


Sou telah selesai membaca "Hoahhhmmmm...,masasih Makhluk Asing itu berasal dari Angka lain?,seperti yang ada di garis X?


apa itu artinya Zigerd mendapat Item yang bisa mengubah Alur milik X dari luar Alam Semesta Angka lainnya?


tapi seharusnya masing masing Dunia memiliki kekuasaan dan pengaturnya sendiri,bagaimana mungkin Dunia 1 bisa pergi ke Dunia 2?


ini semua semakin rumit....,mari kita urutkan"


Sou berdiri dan mulai menulis di Papan tulisnya


-Item Apa yang dimiliki Zigerd?


-X mengaku Dungeon bukanlah Alur untuk Dunia 5


----->artinya ada seseorang dari Dunia lain yang memberi Item tersebut


aku mencurigai : Diana dan juga Waste,Belva


tapi semua ini hanya dugaan dan telah terbukti bukan mereka.


-saat di Alam kematian?,atau Alam Tuhan?,Alam X? apa ya enaknya sebutannya yah pokoknya X mengambil pecahan kekuatannya yang ada di diriku,ia berkata"kalau Mataku disegel dan sampai waktunya tiba?"


artinya---->Segelnya akan terbuka sendiri ketika ada hal besar.


jadi kesimpulan yang dapat kuambil adalah Perang antar Dunia lainnya akan segera belangsung di sepanjang Garis X.


Sou tertawa "Hahaha...yaampun lelucon apaan ini,kukira aku bisa hidup dengan tenang dan bersenang-senang saja mulai saat ini rupanya masih ada yang harus kulakukan....


tapi 1 hal yang pasti mereka sudah bergerak."


wajah Sou secara tiba menjadi serius dan menjadi datar,ia mengeluarkan Rokok yang ia beli kemudian menyalakannya.


ia pun pergi keluar Perpustakaan dan pergi ke Balkon untuk merokok sambil melihat pemandangan Kota.


Sou melihat keatas langit kemudian berkata,"Kalian adalah Tuhannya sekarang,sibuk apa sebenarnya kalian hingga tak sadar Makhluk dari Dunia lain memasuki Dunia ini aku tak habis pikir!!".


kemudian keesokan harinya Sou pergi ke Akademi sihir di Kerajaan Vidiel,"Akademi Sihir Azeno baiklah aku akan mendaftar juga disini mari kita lihat sekuat apa orang yang disebut Pahlawan ini"


^^^Bersambung....^^^