I'M Not A Hunter

I'M Not A Hunter
Chapter 71 : Razen vs Yuro



Razen mengepalkan tangannya karena geram kemudian ia langsung berdiri seraya berkata "tetaplah bersama Sou dan Lurre,aku akan segera kembali" kemudian Razen langsung pergi dengan cepat


________________________________________________


"markas besar dari Eklovern ada ditempat yang cukup tersembunyi...tempat itu tak berada satu Tempat dengan Istana Negaranya,ini akan merepotkan" batin Razen


kemudian Razen menggunakan sebuah sihir pelacak akan tetapi tak bekerja,bahkan untuk merasakan 1 energi dari manusia saja tak dapat


"nampaknya ada sebuah penghalang yang membuatku tak dapat melacak keberadaan mereka"


Razen pun langsung masuk kedalam Negara Eklovern,kota tersebut sangat ramai dan damai


mereka bersenang senang tanpa mengetahui kalau Negara Velhein telah hancur lebur


Razen yang melihat hal tersebut merasa sangat marah,emosi,dan kesal "menjijikan!",batin Razen


Razen memasuki sebuah tempat yang bernama Perpustakaan,kemudian mencari peta Negara Eklovern ketika ia mendapatkannya Razen langsung menggunakan sihir pelacaknya


Rupanya kali ini sihirnya bekerja "jadi disana pecundang pengecut itu..." batin Razen kemudian dengan cepat pergi kesana


ketika sampai didepan Markas besar Eklovern yang ia cari tanpa berlama-lama Razen langsung menebaskan Katananya secara Horizontal hingga membelah Markas itu


flashback end.


____________________________________________


Yuro dan Razen saling pandang dengan tatapan tajam ditangan Razen ia sudah menghunuskan Katananya


sementara Yuro masih berdiri dengan tenang kemudian ia memerintahkan para bawahannya itu untuk pergi dari sini dan dengan cepat para Petinggi Eklovern itu berlarian seperti tikus


ketika mereka berlari Razen melempar Katananya kearah bawahan Yuro pergi "HIEHH !!" bawahan Yuro bergidik ngeri


sehingga mereka berhenti


"Siapa yang membolehkan kalian lari?"ujar Razen dengan nada yang dingin sehingga membuat mereka ngeri


Razen pun menghampiri mereka dan mengambil kembali Katanya seraya berkata "jika kau mau bawahanmu ini selamat,maka perintahkan pasukan mu untuk mundur dari Velhein" ucap Razen sambil mengarahkan mata Katananya pada leher bawahan Yuro


Yuro menjawab dengan tenang "disini sangat tegang ya tuan Razen...anda pasti bercandakan sampai berani menyuruhku untuk menarik kembali pasukanku yang notabene juga banyak yang tewas..."


Razen pun memasukkan Katananya ke sarung senjatanya kembali seraya berkata "begitukah...jadi Tuan Yuro ini tak ingin berdamai dengan Velhein rupanya...padahal jelas kalau Tuan Yuro lah yang memulai perang ni pertama kali ckckck..."


"ah..jangan berkata seperti itu Tuan Razen,kami orang Eklovern ini sebenarnya sangat cinta damai..pasti anda sudah melihat Pesta festival di Ibukota kami bukan?


disana sangat damai benar?sebenarnya jika Velhein ingin mengakui kesalahannya dari awal kami pasti bersedia berdamai kok" ucap Yuro dengan enteng


dan tepat ketika ia selesai berbicara Razen langsung menebaskan katananya kembali hingga membuat leher dari Yuro terluka


Yuro melotot karena terkejut akan hal tersebut "Katana tumpul itu menggoresku?!" batin Yuro


"enteng sekali kau berkata seperti Velhein lah yang memulai padahal jelas yang menyerang adalah Eklovern


pembicaraan ini tak akan pernah mencapai titik temu,jadi jangan berpikir kalau dirimu akan lepas dariku.."


tanpa Razen sadari rupanya para Petinggi Eklovern yang tadi rupanya sudah lari terbirit-birit dan ketika Razen sadar mereka sudah menghiang


"ah...Tuan Razen memang benar-benar ingin bertarung rupanya--"


Razen langsung menyerang Yuro dengan cepat dari belakangnya menggunakan Katananya "Ah...tentu,akan kubunuh kau dengan sakit yang luar biasa"


Yuro menghindar dengan cepat, Razen dengan cepat juga mengejar dan menebaskan katananya berkali-kali tapi Yuro bisa menghindarinya dengan sangat cepat


dan ketika terpojok Yuro meledakkan sebuah energi yang membuat Razen terpental cukup jauh kemudian Yuro memanggil pedang sihirnya kemudian menerjang Razen balik


"BATS..."


"CTANG !!"


dengan cepat Razen menahan serangan pedang tersebut dengan Katananya kemudian Razen menebaskan Katananya kembali denan sangat cepat


"CTING! slash..."


tebasan katana Razen dengan cepat ditahan dengan pedang milik Yuro "yaampun Tuan Razen nampaknya pertarungan ini sangat sengit ya?" ucap Yuro memprovokasi


Razen mengambil ancang-ancang seraya berkata "Benar...kematianmu akan cepat jadi jangan khawatir..." ucap Razen kemudian dengan sihir Petir miliknya Razen mengalirkannya ke Katananya


"Blue Thunder...a Thousand slash"


"sring!! sring!! sring !! sring!! sring!! sring!! sring!!"


Razen bergerak dengan sangat cepat dengan ribuan tebasan itu hingga membuat Yuro terdesak


Razen kemudian menancapkan Katananya ke tanah kemudian menyalakan rokoknya "jangan terkejut seperti itu,apa kau tak pernah berpikir bagaimana bisa orang sepertiku bisa memiliki Istri seperti Diana?


apa nilai jual dalam diriku? hingga aku pantas mendapatkan Istri seperti Diana yang cantik,kaya,cerdas,baik,dan tubuhnya juga apik jawabannya ialah ini"


Razen memasukkan Katananya kedalam sarungnya "ctik"


dan saat itu juga Markas besar milik Eklovern hancur tercincang menjadi potongan dadu karena Razen


Yuro hanya terdiam ternganga melihat hal tersebut "orang ini benar-benar Monster !!" batin Yuro akan tetapi mulai dari saat ini Yuro juga akan serius


luka yang didapatkan dari tebasan Katana Razen sekarang telah hilang luka tersebut telah sembuh 100 persen


"Regenerasi ?! ada yang salah dengannya" tiba-tiba Yuro menyerang Razen dengan sangat cepat dengan Pedangnya


untung saja Razen memblokir serangan tersebut dengan Katananya tepat waktu


meski begitu Yuro masih menyerang Razen dengan pedangnya "Gaya Pedang Air....Ombak penghancur" lokasi dari Markas besar itu berada di laut


Jurus pedang milik Yuro ini membuat Air laut yang berada di sekitarnya naik ke permukaan dan melibas Razen


Razen melindungi dirinya sekuat Tenaga dengan menancapkan Katananya ketanah kemudian dengan sihir Angin yang padat disekitarnya ia membuat pusaran Angin sebagai Barriernya


"Ugh..."


"INI BELUM SELESAI TUAN Razen !!" teriak Yuro


"Gaya Pedang Cahaya....Tebasan bulan sabit"


"BOOOM!!!"


serangan dari Yuro membuat setengah Pulau menjadi hancur akan tetapi Razen masih hidup karena serangan tersebut berhasil ia blokir


"itu tadi hampir saja,serangannya sangat cepat dan kuat..." batin Razen


"ada apa Tuan Razen? apa anda begitu terkejutnya karena kekuatan saya?"


ujar Yuro memprovokasi Razen.


"Ayo...tunjukkan Jurus berpedang milik anda lagi!! mari kita beradu sekuat Tenaga sekarang !!" ucap Yuro bersemangat


Razen diam saja, rupanya Damage yang ia terima dari menahan serangan Yuro tadi memberi dampak yang parah


"tanganku...membeku?! apa yang terjadi--"


"BUGH !!" tendangan dari Yuro berhasil mengenai Razen yang terdiam kaku,dan Razen pun jatuh ke laut


"heh...kau akan langsung mati!"


kemudian Yuro membuat sebuah Tornado air tepat dimana Razen terjatuh sehingga makin mendorong Razen ke dasar laut


Razen tak dapat bergerak dan Yuro mengetahui hal itu, bagaimanapun Razen tak akan selamat begitulah yang dipikirkan Yuro sebelum sebuah Api menyembur dari dasar laut


Yuro pun langsung menghindari api tersebut dengan melompat mundur,Razen pun akhirnya muncul kepermukaaan meski pakaiannya basah kuyup "Bangsat...uhuk uhuk uhuk !!"


Razen langsung menyerang Yuro dengan kecepatan penuhnya dan dengan tangan kanannya Razen berhasil memukul Yuro hingga terpental sangat jauh bahkan tanah di pulau itu ikut hancur karena tekanan dari kekuatan Razen


Yuro bahkan tak sempat bereaksi dengan pukulan Razen dan terpental begitu saja hingga tercebur kedalam laut seperti Razen barusan


"kau yang memintaku seperti ini" ucap Razen serius,entah mengapa Razen menjadi sangat marah Razen pun langsung mengambil Katananya yang tergeletak di Tanah


secara tiba-tiba udara disekitar Razen menjadi sangat mencekam tanpa alasan yang jelas,dan juga secara tiba-tiba Ruangan disekitar Razen terdistorsi karena dirinya


Pedang Razen mengeluarkan aura dan Makhluk yang sangat mengerikan kemudian Razen mengangkat Yuro yang tenggelam keatas permukaan air


lalu Razen angkat keudara dan saat itu juga Razen menebaskan Katananya "Darker...endless blue"


Yuro tak dapat berkutik dan hanya bisa mencaci saja "Bangsattt!!! lepaskan aku bajingan!!!!" dan Razen pun langsung menebaskan pedangnya Ruang dan Waktu yang berada disekitarnya pun hancur


dan disaat bersamaan Yuro pun lenyap tak meninggalkan bekas sama sekali


setelah melakukan serangan yang dahsyat itu Razen pun seketika ambruk "brukk..." tubuh Razen langsung penuh dengan rasa sakit


"aku...terlalu memaksakan diriku,sial aku harus cepat kembali" gumam Razen sambil berusaha berdiri meski tertatih-tatih kemudian Razen muntah darah "ohokh !!" kemudian tersungkur


Razen telah menghabiskan 2 Jam pertarungan melawan Yuro dan tak sadar bahwa kini Pulau tempat pertarungan mereka hanya tersisa seperempatnya saja karena hancur akibat Razen yang menggunakan serangan pamungkasnya


^^^Bersambung....^^^