
tak berlama lama Sou langsung pergi berjalan lagi,akan tetapi seseorang memanggilnya "oy Bocah!".
Sou menoleh dan sudah bersiap menarik katana dari pinggangnya,orang itu tiba tiba berdiri di hadapan Sou,dan langsung membuat menyerangnya Hingga terpental cukup jauh "wah... kau sudah sangat kuat ya sekarang bocah padahal perjanjiannya 5 tahun tapi dalam 2 tahun kau sudah sekuat ini kekeke..."tangan Iblis itu berdarah karena Sou berhasil bertahan kemudian sempat menyerang balik dengan katananya ketika terkena serangan kejutan.
"kau Siapa?"tanya Sou sambil bersiap menyerang, Iblis itu menyeringai "kau bertanya siapa aku....?".
Sou langsung menyerang sebelum Iblis itu sempat melanjutkan bicaranya Sou menyerang secara membabi buta "kekekeke...hahaha serangan bodoh kikiki....yah maklum saja hingga saat ini kau hanya bertarung dengan makhluk makhluk bodoh " tawa Iblis itu sembari menghindari serangan serangan Sou yang sangat mudah diterka.
Iblis itu menangkap pedang Sou dan menariknya hingga Sou ikut tertarik dan Bugh...
ulu hati Sou dipukul dengan sangat keras hingga muntah darah ,dan terus diserang 3 pukulan mendarat di wajah Sou.
"jangan terlalu menyalahkan ku bocah jika kau tak menyerang ku tadi mungkin kita bisa berteman...ups... tidak seharusnya aku berbicara seperti itu karena kau kan memang hidup di Alam liar ya Hahahahaha..."tawa Iblis itu makin keras.
"apa kau tahu 3 pukulan yang mendarat di waah mu itu benar benar keras loh bahkan Naga Humanoid kuno pun akan langsung mati".
Naga Humanoid kuno adalah mutant paling berbahaya di Dunia mereka di temukan di Darkness dungeon,dan normalnya Naga Humanoid kuno hanya bisa disegel dan tak mampu dibunuh.
"baiklah karena aku tidak ingin makan gaji buta dari kenalanmu jadi aku akan mengajarimu teknik bertarung milikku"ucap Iblis itu.
karena Sou masih melawan pada akhirnya ia dihajar lagi dan diikat agar diam,sou masih meronta ronta "uhhh... lepasssss....lepasskan akuuu kau itu siapa sih!?kenapa begini padaku!!??"teriak Sou sangat keras.
mendengar ocehan berisik dari Sou Iblis itu menjadi kesal "diamlah anak bodoh"sembari menjitak kepala Sou "saaakiiiiiittttt!"
setelah menunggu cukup lama akhirnya Sou sudah mulai tenang,setelah Sou tenang Iblis itu memperkenalkan dirinya ia bernama Zecto dan berkata bahwa dirinya sudah tak memiliki banyak waktu dikarenakan para Hunter akan segera mengetahui bahwa Zecto sudah lepas dari segel.
"aku sudah tak banyak waktu dan aku tak ingin makan gaji buta bocah jadi ini adalah latihan terakhir mu,lawanlah aku dengan seluruh kekuatanmu dan aku akan menurunkan teknik milikku kepada dirimu" Jelas Zecto sembari membuat ancang-ancang menyerang.
semua perkataan Zecto telah menjadi kenyataan Radar di kesepuluh Guild berbunyi
dan terdeteksi bahwa Iblis Neraka Darkness Zecto sudah lepas dari segelnya.
seluruh Guild ricuh mereka semua menyiapkan
seluruh Hunter Rank S dan Rank S keatas,mereka semua bersiap pergi ke depan Gerbang Forest Of Death,mereka dengan cepat berteleport ke Daerah Guild Purple Anger.
ke 7 Guild sudah bersiap di situasi terburuk sekalipun,Guild Master Wenny dari Guild Red Rose membuka segel gerbang Hutan kematian itu.
akan tetapi betapa terkejutnya mereka bahwa separuh daerah itu sudah hancur lebur dan banyak sekali mayat mayat Monster disana mereka berasumsi bahwa Darkness Zecto yang melakukannya mereka terus mencari keberadaan Zecto.
akan tetapi para Hunter tak menemukan dimana Zecto berada seluruh Hunter disana berjumlah 25 orang.itulah seluruh Rank S dan Rank S keatas.yang ikut dalam penyegelan kembali Zecto.
mereka mengecek apakah Gerbang penutup ini mengalami kerusakan,dan tak ada kerusakan dimanapun mereka berpencar dan saling mencari hingga Guild Master Red Rose Wenny Patricia dikejutkan oleh sesuatu Mayat,ternyata itu adalah Mayat dari Darkness Zecto.
seluruh Hunter yang ada disana langsung berkumpul di lokasi ditemukannya Mayat Darkness Zecto,seluruh Hunter sangat terkejut melihat hal abnormal tersebut dikarenakan Zecto ditemukan dalam keadaan kehilangan kedua tangan dan kedua kakinnya.
semua sudah berubah Sou,kedua temannya dan juga di Dunia,saat ini Red Rose sudah tak menguasai pemerintahan lagi ,di rapat Resmi yang dihadiri seluruh Guild Master dari 7 Guild,mereka berunding panjang dan petinggi pemerintahan yang saat ini diganti oleh perwakilan dari masing masing Guild.
Guild Red Rose merasa tak keberatan,karena memang mereka harus memotong ekor agar tak dicurigai oleh ke 6 Guild lainnya,pihak Guild lainnya juga merasa kalau usulan tersebut sangat masuk akal dan akhirnya ke 6 Guild sepakat akan hal ini.
Dunia mulai membaik tak ada kesenjangan sosial yang terlalu signifikan, Pemerintahan yang sekarang mulai lebih baik dalam menghadapi ancaman Dungeon yang datang tiba tiba,Hunter bukanlah lagi pekerjaan yang terlalu menakutkan,Pemerintah menjamin kehidupan keluarga dari Hunter yang meninggal hal ini meningkatkan kepercayaan
masyarakat terhadap pemerintahan.
bagaimana dengan Hansel dan Jensen?
mereka sudah berada di Akademi Hunter
dimana anak anak remaja dari umur 10-17 tahun akan di belajar dan berlatih menjadi Hunter yang hebat akademi Hunter hanya ada satu di Dunia,disinilah Hansel dan Jensen berada tapi mereka belum bertemu satu sama lain.
apakah Jensen melupakan Hansel dan Sou?tidak,ia masih mengingat teman temanya dan juga dendamnya begitupun Hansel,kecuali Sou,bukankah tak perlu ditanya mengapa Sou sampai melupakan kawan kawannya.
akan tetapi tepat sebelum Zecto terbunuh oleh Sou ia mengatakan agar Sou jangan terlalu menunjukkan kekuatannya sehingga para Iblis lainnya tak menyadari keberadaannya.
Zecto juga memberi hadiah kecil "dasar bocah sial kau membuatku terharu tau karena kau sampai melupakan hampir seluruh ingatan mu"
Zecto menempelkan sesuatu dengan jari telunjuknya ke Dahi Sou, "ini sejauh yang kutahu dan juga aku memberikan Teknik bertarung kepada mu...dasar anak sialan coba teknik itu dan bunuh aku cih...selamat ulang tahunmu yang 15 bocah sialan..".
"Darkness...Black Sword dark Slasher !!" Sou menebaskan Katananya kearah.Zecto dengan kekuatan sihir yang sangat luar biasa kedua tangan dan kaki Zecto terpotong dan akhirnya Zecto terbunuh oleh Sou.
Sou pun segera pergi melewati Gerbang Forest of Death dan keluar hidup hidup, sebenarnya tak pernah ada manusia yang bisa bertahan dari sana bahkan jika hanya 1 Malam.
Sou kembali ke tempat dimana seharusnya Manusia hidup Normal ia ingat seluruh hal hal tentang perkotaan,perjalan pertama Sou pun dimulai,pertama tama karena mulai lapar Sou ke mampir ke sebuah kedai makan.
akan tetapi Sou tak memiliki sepeserpun uang
Sou menghampiri Pemilik kedai tersebut dan bertanya "bolehkah saya hanya meminta sedikit makanan sisa?" karena sudah malam dan nampaknya malam akan dingin,pemilik kedai itu merasa iba terhadap Sou.
ia memberikan Sou Nasi serta lauk pauknya
Sou berterimakasih dan memakannya air mata Sou tiba tiba jatuh "akuu... a...a.." Sou buru buru mengusap air matanya agar tak dilihat.
setelah Sou selesai makan ia diberikan Mantel oleh ibu pemilik kedai itu "pakailah Mantel ini nak mungkin malam ini akan Dingin dan ini sedikit uang untukmu menyewa hotel kecil nantinya"
Sou berterimakasih atas kebaikan ibu pemilik kedai tapi ia tak mau menerima Uangnya,lalu ibu itu bertanya "Kamu itu Hunter ya nak?".
"tidak perlu malu nak terlihat miskin,ibu juga memiliki anak seumuran dengan mu tapi ia sudah meninggal karena dibully oleh teman temannya di Akademi Hunter,kamu...walau tak ada yang mendukung mu, jangan memilih untuk mengakhiri hidup seperti anak ibu ya"
Sou pun meminta ibu kedai itu mengulurkan tangannya,ibu itu mengulurkan tangannya Sou merapal sebuah sihir tapi tak terjadi apa apa,Sou beralasan nampaknya kemampuannya tidak bekerja.
Sou pun berterimakasih lalu melanjutkan perjalanan nya.
sebelumnya Sou memberikan hadiah kepada ibu kedai itu yaitu sebuah jimat pelindung untuk melindungi Ibu itu dari Hunter yang memburu dirinya.
Sou pun pergi ke Hotel yang tak jauh tempatnya dari kedai tersebut disana Sou memesan satu kamar untuk satu orang,dengan fasilitas tak begitu lengkap tapi cukup untuk Sou mandi ,dan beristirahat.
Selesai mandi Sou mengenakan Pakaian yang disediakan di lemari baju hotel itu,dan menuju tempat Tidur,Sou pun berbaring disana Sou tak langsung tertidur ia memikirkan tentang ingatannya saat ini "ingatanku saat ini tak begitu lengkap aku hanya mengingat tentang namaku,kedua orang tua ku dan mereka Berdua eh...apa yang kupikirkan sih siapa yang kumaksud mereka berdua"Gumam Sou.
Sou pun tertidur dan menyiapkan dirinya untuk pergi lagi entahlah Sou saat ini adalah sang pengelana Sou saat ini berada di daerah Tengah yang artinya dibawah kekuasaan Guild
Wild Stray.
tiba tiba Sou penasaran dengan hal yang disebut Akademi Hunter, ia pun mencari informasi tentang Akademi tersebut tak butuh waktu lama karena Akademi Hunter sudah dikenal disegala Penjuru.
Sou menemukannya tempat yang bernama Akademi Hunter tempat dimana Hunter muda dilatih.
Sou berasumsi kalau seseorang telah Mati disini karena ada Aura Iblis yang cukup pekat di seluruh Gedung Akademi ini.
ketika Sou ingin masuk ia tiba tiba dihadang oleh seseorang lalu ia berbicara "nak apakah kau murid baru atau mau Mendaftar?"
Sou Menganggukkan kepalanya.
penjaga sekolah itu tersenyum sambil berbicara tentang alasan tak boleh masuknya Sou "kalau begitu tunggu dulu disini tidak ada satupun murid yang boleh masuk jika orang ini belum datang dia adalah murid terhormat nak,yaampun kukira Dunia ini sudah adil tapi tetap saja beberapa perbedaan masih terasa haha.."
Mobil Mewah seperti Ferrari dan Lamborghini yang dikawal oleh Body Guard datang dan memasuki Gerbang sekolah,Sou mengintip sedikit karena penasaran tetapi dengan cepat ditarik kembali oleh penjaga gerbang itu "aduh.. nak dia adalah adik dari Guild Master Red Rose ,karena kecantikannya di dipanggill Putri Lure".
setelah mobil mobil itu bubar para Murid baru diperbolehkan masuk,Sou pun menatap si penjaga gerbang "hey pak... dimana aku bisa mendaftar?" penjaga itu menjawab setelah dari "sini pergi lah lurus nanti kekiri kau akan melihat tangga naik terus hingga kau berada di lantai 4 lalu tengok ke kanan disitulah kau bisa mendaftar".
oh terimakasih,Sou pun pergi mendaftar ketika dilantai 4 Sou bertabrakan dengan Seseorang dia adalah Lure ,Sou meminta maaf dan melanjutkan jalannya tapi dia dengan cepat dihadang oleh para teman teman perempuan dari Lure dan juga beberapa laki laki fans Lure.
"hei kamu minta maaf yang benar!"teriak salah satu anak perempuan itu,Sou sama sekali tak peduli karena di hanya tinggal selangkah lagi dalat segera Mendaftar dan mengobati rasa penasaran nya terhadap hal yang bernama Sekolah.
akan tetapi Sou diserang dengan kekuatan Sihir
yang membuat Suara ledakan yang cukup besar,mereka adalah kumpulan kumpulan Fansclub Lure.
<[\Author\=cih alay beud pake ada fancleb fancleb segala/]>
"Hoi anak kelas berapa kau sampai tak meminta maaf terhadap putri Lure!"ucap anak laki laki itu.
Sou sebenarnya cukup kesal tetapi ia tak ingin menunjukkan kekuatannya karena peringatan Zecto Sou pun bangun dari jatuhnya dia berkata bahwa dirinya akan meminta maaf dengan benar setelah selesai mendaftar kesekolah ini.
Lure pun bilang "sudah lah teman teman aku Jatuh karena aku terserimpat kalau dia tidak ada di tangga tadi mungkin aku sudah jatuh terguling dan keadaan ku mungkin lebih parah"
Akhirnya Sou selsai mendaftar keributan tadi itu cukup serius sebenarnya para Guru sudah melihat hal itu akan tetapi tak mau terlibat dengan Lure.
karena umurnya Sou sudah 15 tahun ia bisa masuk ke Akademi Hunter ia berada di kelas A ia berkenalan dengan teman pertamanya di akdemi bernama Vanzy mereka berdua saling berkenalan Vanzy bertanya kenapa Sou bisa terlibat dengan Putri Lure ia memperingati agar tak mencari masalah lagi dengan Putri Lure.
"baiklah aku mengerti"kata Sou sembari mengangguk,latihan di hari pertama Sou berada di Akademi Sou merasa kalau cara bertarung seperti itu maka akan tercounter seperti ini jika tecounter maka serangan baliknya akan begini jika seperti ini menyerangnya maka akan ada beberapa bagian tubuh yang terluka,Sou benar benar menganalisis dengan akurat.
Sampai akhirnya Sou ditunjuk untuk menjadi perwakilan dalam Kelas A melawan kelas B,C,D dan kelas S,diantara murid-murid kelas S kedua teman Sou berada disana yaitu Hansel dan Jensen,keduanya sangat populer dikalangan murid Hansel terkenal karena sihir apinya dan dikagumi oleh seluruh murid di Akademi,dan Jensen sangat terkenal di kalangan Murid perempuan.
Apa yang akan dilakukan Sou?... dia dengan tegas menolak dan itu membuat guru yang mengajarinya sangat terkejut begitupun teman temanya,pelatih itu membubarkan tempat latihan dan menyuruh yang lainnya masuk ke kelas kecuali Sou.
setelah hanya ada Sou dan Guru pengajarnya
sang Guru membuka pembicaraan dengan "Sou apa maksudnya kamu tidak mau mewakili kelas kita dalam Turnamen akademi nanti?"
Sou menjawab "karena saya tahu bahwa saya hanya akan dipermalukan nantinya,lagipula mengapa sih hanya karena menabrak seorang cewek saja sampai seperti ini? memang apa spesialnya dia Pak??"
Pak Guru membentak Sou "Nak! dengar! ini bukan masalah spesial atau tidak, bapak sudah muak dengan matinya beberapa murid di akademi hanya karena kesalahan mereka yang tak sengaja dengan Lure"
"murid murid disini mungkin menyebutnya Putri tapi apa kau tau Kami para Guru lebih sering menyebutnya Iblis kelakuannya sangat jahat,mungkin kesan pertamamu tadi seakan dia membela mu tapi nanti dia akan berpura pura kesakitan dan pengagum serta teman temannya akan menyerang mu"
"Bapak menunjukmu mengikuti Turnamen ini bertujuan untuk menyelamatkan mu nak agar kau tidak terbunuh!"
tiba tiba Sou teringat tentang tangisan seseorang yaitu Ibu pemilik kedai itu,lalu Sou bertanya apa salah Satu dari Murid yang terbunuh bernama Rena?.
Bapak Guru itu sangat terkejut "Bagaimana...nak dari mana kau tau nama itu !!"
Dengan Wajah sangat ketakutan Guru itu berkata.
"Benar Lure lah penyebabnya jika kau tak ingin mati juga maka ikutilah turnamen itu dan kalahlah setelah kau dipermalukan maka kau tak akan mati".
Sou kemudian menahan,"bukti spesifik apa yang menjamin aku tak terbunuh?"
^^^bersambung....^^^