I'M Not A Hunter

I'M Not A Hunter
Chapter 8 : Reuni



Sou sambil tidur mengingat semua kenangan itu,Sou juga menggumam "ayah...buu...aku sudah melihat Dunia lebih banyak jangan terlalu khawatirkan aku dari sana ya"Sou pun tertidur.


"ah.... ini Menyebalkann..."Gumam Sou terakhir kalinya,Lalu kembali lelap dalam tidurnya.


keesokan paginya Jensen bangun lebih awal dan membangunkan kedua sahabatnya untuk bersiap siap pergi ke sekolah,"Sou,Hansel bangun jangan jadi pemalas,tiba tiba Sou muncul keluar dari kamar mandi "oh...aku sudah bangun cuy",lalu kenapa kau tak membangunkan Hansel?"tanya Jensen terhadap Sou.


"sst...kau cepat mandi saja sana biar Hansel aku yang urus",tiba tiba Hansel diguyur air oleh Sou menggunakan ember, tapi sebelumnya Sou sudah mengeluarkan Hansel beserta tempat tidurnya di luar Rumah,Hansel terkaget kaget karena kedinginan.


Sou tertawa sangat keras Hansel kesal lalu bangun dari tempat tidurnya "Sou bangsattt" Hansel melayangkan tinjunya mengarah ke Sou akan tetapi dihindari oleh Sou.


"kau bajingan Sou !! mampus kau jangan hanya menghindar memangnya kau lemah apa"kata kata Hansel cukup mentrigger Sou ia menjadi kesal juga "apa kau bilang Hansel bangsat"


"hah!!!kenapa malah kau yang marah Sou sialan".


"apa kau bilang kau itu harus memperbaiki cara bicaramu itu terhadap orang yang lebih tua Sialan"


"hah!!kalau kau tua kenapa rambutmu malah berwarna kuning sialan memangnya kau mau pergi ke Parade hah?


Tanpa mereka sadari para tetangga sudah mengerumuni mereka karena merasa kelakuan mereka berisik.


"BERISIK DASAR KALIAN BOCAH BOCAH!!"


lalu setelah mereka berdua dimarahi habis habisan "Maaf!"sambil menunduk.


"ini karena kau Sou sialan"


"kau Diamlah bangsat...astaga aku harus segera pergi ke Akademi dadah Hansel sialan"


"uhhh...apa tunggu aku Sou sialann aku belum siap apa apa aku mandi dulu sebentar tunggu aku lah"


"kau kan sudah mandi" tiba tiba Jensen muncul dari dalam rumah dan langsung pergi meninggalkan Hansel.


Hansel diam membatu "Sialaaaaan" lalu diteriaki lagi oleh tetangganya "oy Diam Bocah berisik tau!".


pada akhirnya karena tak tega Sou dan Jensen tak jadi meninggalkan Hansel,Hansel cukup terkejut setelah keluar rumah melihat ia ditunggui oleh sahabatnya ia menjadi sedikit terharu.


mereka pun berjalan kaki menuju Akademi Hunter yang tak jauh dari tempat tinggal mereka bertiga,mereka berdua mempertannyakan apakah Sou akan kembali menjadi Sou yang dikenal oleh Lurre ,Sou menjawab tidak.


ia akan menjadi wujudnya yang asli dan mendaftar sebagai murid baru dengan nama samaran Daren Dez,"Dez? bukankah kau malah akan dicurigai sebagai keturunan dari Razen Dez?"selak Jensen.


"aku hanya berharap tak ada yang menyadarinya lagipula bukankah aku keturunan dari Dez?"Sou malah menjadi heran.


dan Sou melanjutkan pendaftarannya ke ruang Pendaftaran dan akan kembali lagi ke sekolah ketika ada panggilan diterimanya Sou,Sou mendaftar sebagai Dez


lalu bagaimana kedua temannya tau Sou adalah keturunan Dez bukankah saat pertama kali mereka berkenalan Sou hanya memberitahu nama depannya saja.


Sou melihat seorang anak berebut Snack dengan Jensen membuat sekitaran menjadi ramai tak ada yang mau melerainya karena terlihat menghibur bahkan ada yang berpikiran bahwa itu teknik marketing agar ramai yang menghampiri toko itu,pada akhirnya Sou membantu anak kecil itu agar mendapat snacknya.


tak terima dikalahkan anak kecil itu Jensen pun menyalahkan orang yang membantunya ia menarik kerah Sou "dasar brengsekkkk apa kau tau kalau snack itu dijual terbatas anak itu takkan paham betapa menakjubkannya rasa dari snack ituuuuu!!!!"tiba tiba Jensen terkejut "eh kau Sou kau beneran Sou!!"


lalu Sou langsung menarik Jensen pergi agar tak menjadi sorotan lagi oleh orang orang,mereka berdua saling berbincang bincang lalu mereka merayakan pertemuan kembali mereka bertiga.


Hansel menceritakan perjalanan dirinya ketika di teleport,Jensen pun begitu,tapi Sou hanya menceritakan karangan saja karena tujuan aslinya ingin menghabisi Wenny dengan tangannya sendiri.


mereka bertiga saling bertukar pemikiran,dan bertanya dimana mereka berlatih,Hansel dengan bangga bercerita bahwa dirinya berlatih di Gunung berapi,tapi ketika Sou tak ikut bercerita ia hanya memberitahu bahwa ia keturunan dari keluarga Dez dan langsung mengalihkan topik.


"lalu bagaimana dengan Anthony saat terakhir kali kita melihatnya ia menangis sebenarnya apa yang terjadi?"tanya Sou,Hansel dan Jensen hanya bisa menggeleng gelengkan kepalanya


meraka berdua pun tak tahu bagaimana dengan Anthony Jensen pun hanya bisa berasumsi bahwa Anthony ditangkap atau sudah terbunuh oleh Guild Red Rose asumsi dari Jensen bukan tanpa dasar.


Jensen pun kembali mengingatkan "saat dimana Anthony memberitahu kita kalau ada seseorang dari Red Rose yang mengendus kalau Anthony menyembunyikan sesuatu lalu setelahnya kita langsung disuruh cepat cepat memilih senjata yang kita minati,lalu tiba tiba kita terteleport ke tempat yang terpisah pisah"


Jensen menegaskan kalau sebenarnya menteleport kita agar jauh darinya bukanlah rencananya,itu dikarenakan Si cewek sialan Rosell itu yang berhasil mengendus keberadaan kita.


lalu Jensen pun berdiri dan bilang "kita akan kembali mencari petunjuk di sana"


"disana mana?" tanya Sou


"tentu saja ditempat dimana kita bertiga pertama kali berteman"


mereka bertiga merencanakan untuk ketempat itu besok setelah pulang dar Akademi Hunter,bel berbunyi pelajaran untuk kandidat kandidat Hunter sudah selesai Sou ditempatkan di kelas baru lagi ia ditempatkan di kelas D artinya kelas yang persentase menjadi Hunter sangat kecil.


Sou langsung menghampiri Hansel dan Jensen di depan Gerbang Akademi,Jensen memberi aba aba mengisyaratkan ayo jalan,mereka bertiga langsung menuju tempat dimana mereka dulu bersembunyi.


Jensen berhenti sejenak dan berbicara"kalian masih ingatkan dengan jalan rahasia masuknya?" Sou menjawab "tentu saja aku mengingatnya"mereka bertiga melewati jalan rahasia dan ketika membuka pintunya betapa terkejutny Sou dengan tempat yang sudah hancur posisi mereka berada di ruang tengah dimana terjadinya pertarungan Anthony dengan Rosell dan 2 Hunter Rank A.


Jensen dan Hansel juga ikut mengamati mereka berdua sudah tak terlalu terkejut karena ini bukan pertama kalinya mereka kemari,Sou melihat langit langit Ruangan yang hancur,Sou benar benar mengamati sembari menunjukka ekspresi datarnya.


Sou sudah mendapatkan jawabannya ia langsung kembali "ayo kita cabut" ajak Sou kepada kedua temannya.


Sesampai nya dirumah Sou langsung menjelaskan bahwa kemungkinan Anthony masih hidup benar benar kecil.


bisa dilihat dari jejak pertarungannya lubang yang ada di lantai dan langit langit ini sangat besar entah Monster macam apa yang menyerangnya saat itu dan musuh yang dilawan Anthony lebih dari satu hal ini didasari bahwa Sou melihat retakan tembok yang tingginya tak sama,tapi Anthony berhasil menang dari kedua orang ini tapi orang yang membunuhnya adalah orang ketiga yang bertipe Mage.


hal ini didasari dari lubang besar yang berada di lantai dan atas langit langit ruangan Sou menduga bahwa sihir tersebut sangat kuat akan tetapi sedikit membutuhkan persiapan


jadi orang ini membawa dua orang agar ia bisa mempersiapkan sihirnya dengan baik.


"tapi aku berharap agar Anthony baik baik saja"ucap Sou,Hansel dan Jensen juga berharap seperti itu tapi Fakta berkata lain,dan Faktanya akan segera terungkap.