I'M Not A Hunter

I'M Not A Hunter
Chapter 75



Sou dibangunkan paksa oleh Lyody "Sou bangun!! cepat kita harus bergerak" ujar Lyody berbisik sembari mengguncang bahu Sou


Sou pun terbangun dari tidurnya kemudian celingak-celinguk,Lyody menepuk-nepuk pipi Sou agar ia sadar


rupanya hari sudah mulai gelap dan Lyody memberi tahu Sou kalau rencana untuk menyelamatkan Ayahnya sudah selesai


akan tetapi ada kendala yang mengganggu


"apa itu?" tanya Sou


"identitas Wenny ketahuan dan sedang di buron oleh pasukan Eklovern" jelas Lyody


Sou kemudian mengeluarkan handphonenya,jam menunjukkan pukul 22.00


"Aku tadi tertidur dan jiwaku berpindah?" batin Sou.


________


kini Sou dan Lyody bersembunyi di dalam wc Restoran tersebut "apa rencana yang akan kamu lakukan?" tanya Sou pelan.


"kita akan pergi ke tengah Kota,Markas besar itu dikatakan menyamar sebagai kedai kecil akan tetapi di bawah tanah itu adalah ruang rahasia yang besar" jelas Lyody panjang lebar.


"lalu bagaimana dengan Wenny?"


"kita akan tetap bergerak karena Wenny yang mengalihkan perhatian mereka" jelas Lyody.


Sou paham kemudian mereka dengan cepat pergi mencari keberadaan Razen di Markas Besar pasukan Eklovern.


________________________________________________


sementara itu,Wenny kini telah dikepung oleh pasukan Eklovern mereka semua mengarahkan rifle mereka kearah Wenny


Rifle mereka juga sudah dilengkapi dengan kekuatan sihir akan tetapi Wenny tak gentar bahkan tak bergeming sedikitpun dari tempatnya berdiri saat ini


kemudian dari belakang muncul pemimpin pasukan itu kemudian ia berteriak "PENJAHAT PERANG DARI VELHEIN!! MENYERAHLAH !!" teriaknya kencang.


tempat itu hampir ditengah Ibukota Velhein tentu tempat itu Ramai dengan orang-orang


"*penjahat perang?...


ssh!!...


itu pasti Velhein kan yang memuja para Iblis


iya*..."


orang-orang disekitar sana membicarakan Wenny kemudian mereka langsung pergi agar tak terseret masalah


"Menye---eh??"


"ctik!!"


"orang-orang Eklovern itu banyak omong" ucap Wenny dingin dan membuat para pasukan Eklovern bergidik ngeri


"TEMBAK"


"DOR !! DOR!! DOR!! DOR!!! DOR!!!! DORR!!!! DOR!!!" rentetan tembakan itu ditembakan kearah Wenny


tapi Wenny melompat keatas sehingga membuat peluru yang ditembakkan kearahnya menembak kearah kawan mereka sendiri bukan ke dirinya


Wenny kemudian lari sembari dikejar dan ditembaki dengan rentetan peluru yang deras


"Lambat..."


Wenny langsung menangkis seluruh rentetan peluru yang ditembakan kearah dirinya


"Mustahil dia menangkis semuanya !!"


Wenny berdiri dengan badass dengan Katana yang ia pegang ditangan kirinya yang telah masuk disarung Katananya


..."Darkness...Blood Death"...


Wenny pun kembali sadar,dan saat itu ia melihat bahwa pasukan Eklovern yang cukup banyak itu kini telah mati secara tiba-tiba


dengan keadaan sangat mengenaskan


"apa yang terjadi??"


para Pasukan Eklovern itu mati kehilangan seluruh darahnya dan badan mereka mengering seperti daun kering


dan saat itu juga ke 2 Orang Prajurit Elite Eklovern muncul dari atas menyerang Wenny


"BOOM !!"


Wenny dengan gesit melompat mundur dan bersiap menarik Katananya kembali


"hey...hey Ray kau semangat sekali malam ini?


eh? nona ini yang bertemu denganku di Velhein kan!!!


wahh nona kesini karena ingin bertemu diriku kan? kita akan menikah kan!!?"


Wenny yang melihat wajah orang yang sangat ia benci menjadi sangat jijik dan geram hingga ingin mati


"Darwin...bisakah kau hentikan ocehanmu itu? dia nampak terlihat jijik"


"jijik apanya wajah datarnya itu membuatku sangat mencintainya kok"


"Slash!!"


dengan secepat cahaya Wenny menarik Katananya dan menebaskannya tepat ke mulut Darwin tebasan itu mengenai bibir Darwin


Darwin padahal sudah menghindar dan disaat bersamaan ia menyeringai "Hihi..."


Ray melayangkan Tinjunya dari sisi kanan Wenny ,Wenny langsung menahannya dengan katana dan melakukan serangan balasan


Wenny menendang Ray hingga terpental ke atas gedung setinggi 45 Meter itu,kemudian dengan cepat Darwin memukulkan Tombaknya


keatas Wenny


"hmm?!"


Tombak itu ditahan oleh Wenny dengan gagang Katananya dan ketika itu juga Darwin mendapat pesan dari Sistem miliknya bertuliskan Danger berwarna hitam


..."Darkness....everywhere is same"...


dalam satu tebasan membuat Darwin hampir mati tapi untungnya berkat kekuatan System Darwin masih selamat


[Darkness Everywhere is same] menyamakan semua timeline dari target yang berhadapan dengan pengguna,ini menyerang seluruh Timeline masa lalu,masa Depan akan mati secara bersamaan dan tebasan itu berada diluar linier Waktu hingga tak dapat direaksi oleh Darwin.


akan tetapi karena kekuatan Sistem milik Darwin yang menggunakan Reflection Puppet menyatukan semua Darwin yang berada diseluruh Timeline sehingga yang dibunuh adalah puppet Darwin bukan Timeline Darwin


"Hosh!! Hosh!! hosh!! apaan itu tadi? mengerikan!!" batin Darwin ngeri


Sou melihat Wenny dari kejauhan ia terkejut dengan Katana miliknya yang dicabut oleh Wenny "mustahil!! itu adalah Katana milik keluarga Dez mustahil orang dari keluarga luar mengendalikannya"


Sou tak tahu menahu kalau Katana miliknya telah mengakui Wenny karena dendam dan permohonan yang benar-benar putus asa membuat Katana itu menjawab permohonan dari Wenny


Sou tak mengetahui kalau Katana Ayahnya dan katana miliknya itu bukanlah buatan dari Manusia melainkan Makhluk yang berhasil


melampaui sebuah hierarki tak terbatas


...YAITU NERAKA...


^^^Bersambung....^^^