
Faz berteriak "Oi tunggu !!"
tapi Sou sudah langsung menghilang dengan cepat
kini Faz berhadapan dengan Makhluk asing mereka ada 3 jumlahnya dan Aura mereka sangat kuat
Faz langsung menatap mereka bertiga dengan tajam,"dasar brengsek aku sedang kesal lebih baik kalian pergi sebelum aku membunuh kalian".
ketiga Makhluk asing itu tak memperdulikan Faz mereka seperti mencari sesuatu.
Sou mengamati 4 orang itu,"ciri-ciri mereka sama dengan apa yang ditulis oleh sir Ferguson,tapi bukannya sudah jelas mereka itu bangsa Iblis?".
Sou dengan serius terus mengamati mereka ber empat dan secara tiba-tiba Faz melayangkan serangannya ke salah satu Makhluk asing yang ada di depannya
tapi pedang Faz ditahan dengan telunjuk Makhluk Asing itu,Faz terkejut bukan main "apa-apaan?!",padahal saat ini Faz telah berada dalam kekuatan penuhnya.
"*jadi benar ya kata anak bernama Fadel itu kalau Makhluk asing akan segera menyerang
kerajaan sebentar lagi...
tapi ini lebih cepat dari dugaanku !instingku mengatakan kalau mereka bukan Makhluk Asing sembarangan
mereka sangatlah berbahaya* !!".kemudian Faz langsung mundur dari sana
Makhluk Asing itu kemudian berkata "Beritahu kami dimana Raja mu berada...karena kami tak tertarik dengan pertarungan"
Faz menurunkan penjagaannya,"apa maksudmu?"
Makhluk Asing itu menunjuk kepada Tuannya dengan hormat,"ini adalah Tuanku...beliau ingin berbicara langsung dengan Pimpinan atau Raja dari kerajaan ini
kami tidak berniat bertarung dengan kalian karena sangat tidak baik jika bertarung dengan Makhluk dari Dimensi yang sama"
Faz makin kebingungan,"apanya dari dimensi yang sama jelaskan padaku!"
salah satu pengawal Makhluk asing itu marah,"kurangajar !!,kamu tidak berhak mengetahuinya karena kamu bukan rajanya !!"
Faz kemudian kembali emosi dan kembali berniat menyerang tapi Pemimpin dari Makhluk asing itu berkata,"cepat bawa diriku kehadapan rajamu...waktu ku sangat terbatas
lagi pula kamu bahkan tidak dapat mengalahkan salah satu bawahanku"
mendengar kata kata itu Faz sebenarnya ingin marah tapi ia tak bisa,rasa takut menyelimutinya ia tak bisa melawan dan langsung menurutinya
akhirnya Faz membawa ketiga Makhluk Asing itu kearah Kerajaan Vidiel
______________
dan Sou pun kembali muncul ketika keadaan sudah aman,"hmm...kira-kira apa yang ingin mereka bicarakan?
tunggu !!...mereka bilang dari dimensi yang sama kan?!,artinya masih dalam satu Realm dengan Realm ini
artinya mereka bukanlah Makhluk dari Garis yang berbeda fiuh...aku bisa bernafas lega
ah...iya Mataku buta satu nih...brengsek memang si Pahlawan itu"
dan Sou pun menggunakan sihirnya untuk memperbaiki bangunan Akademi yang hancur
Sou memundurkan waktu dan diarahkan hanya untuk bangunannya saja tidak dengan Waktu aslinya
Sou dapat menggunakan kekuatan Waktu karena meniru kemampuan milik Diana tapi bedanya milik Diana lebih Kompleks
sementara Sou hanya bisa ke satu objek saja (dalam Mode Human formnya saat ini)jika Sou dalam Mode pencipta kemampuan untuk memanipulasi Waktu itu bisa digunakan lebih kuat bahkan seluruh Realm jika dibilang berhenti ya berhenti
Sou menghampiri Lyody dan mengamatinya,"hm...kau mirip seseorang tapi siapa ya?"
Lyody terbangun dari tidurnya kemudian mencoba menyerang Sou ,Sou terdorong ke belakang dan Lyody ada diatasnya
"MAU APA KAU !!"
Sou cukup terkejut karena tenaga Lyody cukup besar,"tunggu santailah ini aku,dan... apa-apaan pose ini kau Agresif ya",Sou mencoba mengajak bercanda
akan tetapi bukannya Lyody malu ia malah mengancam Sou "diam !!"Lyody kemudian mengeluarkan pisaunya dan mengarahkan nya ke mata kiri Sou
"kau orang pertama yang melihatku dalam mode seperti ini kau harus mati agar misiku tetap berjalan !!"
Sou menahan berusaha menahan tawanya tapi tak bisa,"pfft...Hahahahahahaha, padahal kau ngelindur HAHAHAHA..."
Lyody kemudian mundur dan menjauh dari Sou ia malu-malu,"e--ee..."wajahnya kemudian memerah
"yaampun masa nona ini tidur tak lihat tempat...
Haha...lihat ini...mata kanan ku sudah tak bisa lihat tahu"
"eh ...kenapa ini?!,cepat ke Rumah sakit eh...maaf maksudku cepat diobati"
Sou menatap Lyody kemudian tersenyum dan berkata,"rupanya memang benar kamu ya...halo Lyody atau mungkin reinkarnasi dari Felisha
kamu sampai melupakan aku ya?ini aku lo...masa kamu melupakan diriku aku S--"
Lyody mengeluarkan air matanya begitu melihat senyum yang pernah ia kenal kemudian langsung memeluk Sou
"Kamu...bodoh..kenapa kamu tak pernah kembali saat itu?,bodoh padahal aku...aku..aku
aku sudah berpikir yang tidak-tidak kenapa pesanku bahkan gak pernah kamu baca
bahkan setelah kematianku...kenapa?,kemana sebenarnya kamu Ibumu sangat khawatir bahkan Diana juga ikut menghilang saat itu"
Lyody memeluk Sou sangat erat dan Sou kemudian mencoba menenangkan Lyody yang sedang menangis
"kamu kemana saja selama ini...aku kira kamu dibunuh Naka saat itu..."
Sou kemudian memeluk Lyody balik,"tenanglah...lagipula kamu pasti jadi op kan seperti di Komik-Komik karena Reinkarnasi?,haha seneng gak"
bukanya berhenti menangis candaan Sou malah membuat Lyody semakin kencang nangisnya
"huaaaaaa...huaaaaaa...."
"oh ayolah...lagipula aku masih hidup dan ada di hadapan mu saat ini"
Lyody kini berhenti menangis ia pun minta diantar oleh Sou kerumahnya dengan cara digendong
"gendong aku!!..srut...srut..."
Sou hanya menurutinya saja,"beritahu aku rumahmu dimana?"
_______________________
ketika sampai dirumah Lyody Sou hanya melongo melihat rumah Lyody dia pun sampai tak sengaja menjatuhkan Lyody yang ada di gengongannya
"bruk...",Lyody kesakitan dan menangis lagi
"Ru...Rumah MACAM APA HINGGA SEBESAR INI !!!!!"