I'M Not A Hunter

I'M Not A Hunter
[Season 2] Chapter 7



kehidupan Sou kini berubah 180⁰,kini Sou menjadi seorang tuan muda dan saat ini Sou sudah tak memiliki kekuatan sihir,Sou saat ini disuruh mengelola beberapa perusahaan milik Mamanya,Sou awalnya tak mau tapi perlahan lahan dia menurut saja.


ketika Sou sedang bersantai karena kelelahan seseorang menghampirinya orang itu adalah sekretaris Ibu Sou Nona Bing


"Tuan Muda anda dipanggil oleh Nyonya dan diperintahkan untuk segera keruangannya"


"oke..."Sou membalas sambil malas malasan


Sou berada di depan Ruangan Ibunya "Mah..aku masuk.."


"ya..masuk!.."


setelah Sou masuk ia langsung di suruh duduk


"duduk disana!"


"baik...ada apa mah?.."


"4 Saham besar yang mamah berikan padamu bagaimana perkembangan nya?"


"ke 4 saham itu bangkrut..." Jawab Sou singkat


Ibu Sou sangat terkejut "Apa!?...semuanya Bangkrut?.."


"pemilik sahamnya yang kubuat bangkrut..."


Ibu Sou sangat Speechless ada mulut tapi tak bisa berkata kata lalu Ibu Sou menyuruhnya untuk menghampirinya


"Sou kemari!.."


Sou berdiri dan menghampiri Ibunya akan tetapi Ibu Sou langsung menonjoknya tepat di ulu hati dan Sou terjatuh kesakitan


"dasar anak bodoh!!bagaimana bisa kau malah membuat pemilik asli sahamnya bangkrut!!satu saja sudah tak wajar bagaimana bisa kau malah membuat ke 4 pemilik sahamnya yang bangkrut kamu mau membuat Ibu semakin kaya huh?!?..kamu itu seharusnya menjadi anak yang menghabiskan uang orang tua bukan malah menambahnya jadi semakin banyak!!"


Sou di omeli panjang lebar oleh Ibunya karena membuat Perusahaanya malah makin kaya


Ibu Sou memarahi Sou sambil mencubiti pipi Sou.


"Mama ini tak berbakat menghabisi uang Sooouu!,Ayah mu juga begitu tapi mengapa kau malah ikut ikutan tak bisa menghabisi Uang,cih ini semua karena dunia Hunter Mama sudah tak bisa membantu kaum tak mampu seperti dulu lagi..."


karena geram cubitan Ibu Sou makin kencang


"adhoh...adhoh...maf mah maf fan khu"


"aduh... ibu terlalu keras mencubiti mu ya!.. maafkan ibu ya Nak makannya kamu itu harus menghabiskan uang mama ya..."


"aduuuhhh...iya mah..."


saat Sou ingin keluar dari ruangan ibunya Rekening Sou tiba tiba terisi 1 Miliar Coin


Sou langsung menoleh ke arah Mamanya


dan begitu Sou menoleh kebelakang is melihat mamahnya mengisyaratkan untuk mengabiskan uang tersebut atau Sou akan dihajar.


Sou berkata di dalam hati "ini gila..."


dan Sou pergi menaiki mobilnya di perjalanan ia bingung mau menghabiskan uangnya untuk apa,akan tetapi secara tiba-tiba sebuah ide muncul di kepala Sou.


"ha...keke...benar juga lebih baik aku mencari item item seperti itu di Guild Red Rose"


ide yang muncul di kepala Sou adalah untuk membeli item pelepas segel agar Sou mendapatkan sihirnya kembali,Sou sudah cukup stress dengan perusahaan milik ibunya,


akhirnya Sou pergi ke Guild Red Rose untuk membeli item item yang bisa melepaskan segel.


ketika Sou sampai di depan Markas Guild Red Rose ia disambut baik oleh penjaga


"silakan masuk tuan"


"hei...apa kau tau dimana tempat jual beli item sihir di Guild ini?"


"iya tuan...dari sini anda harus masuk terlebih dahulu ke dalam lalu nanti akan ada tempat pendaftaran dan dari sana nanti anda ke kanan dan anda akan sampai di tempat Gudang senjata Guild, di tempat itu sudah ada pihak yang menangani anda bisa bertanya padanya"


"oh...ok rekeningmu sudah ku isi 5.000.000 Coin ya totalnya 5Jt."


"TERIMAKASIH BANYAK TUAN!" sambil menundukkan kepalanya


Sou masuk kedalam ia mengikuti instruksi yang tadi diberitahukan oleh penjaga gerbang dan sampai lah Sou pada tempat yang di maksud ketika Sou ingin masuk ia bertubrukan dengan seseorang ia adalah Naka.


"maaf aku terlalu buru buru"


"ya...bukan masalah"


ketika Naka mau pergi Sou menghentikan nya


"tunggu! ini ruang untuk Jual Beli Item sihir Guild bukan?"


"oh...kalau mau Beli atau jual kau harus datang membawa kartu tanda Hunter kalau tanpa itu bisa bisa kau dikira membeli secara Ilegal"


"kau harus mengambil ujian di Akademi Hunter saat ini sudah ada banyak tapi yang paling rekomendasi ada di Kota Petra disana adalah akademi terbaik untuk para Hunter"


Sou keluar dari sana sembari melambaikan tangan kebelakang "oh ok..ok..makasih infonya"


Naka pun juga pergi akan tetapi ia berhenti sejenak dan menoleh kearah Sou pergi ia merasa seperti melihat orang tadi... tapi dimana?


________________________________________________


sementara Sou mendatangi Akademi Hunter di kota Petra,Sou mengendarai mobil sembari berbicara dengan sang malaikat


"tolonglah...bantu aku..."


"ogah...aku takut kekuatanku ikut disegel juga nantinya oleh ibumu,lagi pula tak akan ada item sihir yang bisa melepas segel Waktu milik Dewi Waktu dasar anak bodoh"


"yaampun...kau ini bantu aku untuk menunjukkan kekuatan sihir saja aku tak peduli dapat rank apa nantinya"


"hm...lalu apa untungnya buatku?"


"aduh kau ini malaikat atau Rentenir sih masa minta jaminan?!"


"fokus saja mengendarai mobil ini bocah saat ini kau itu manusia biasa,kalau kau sampai kecelakaan tak mustahil bagimu untuk mampus"


"cih...mulutmu itu...tak mencerminkan seorang malaikat"


Sou akhirnya fokus mengendarai mobilnya akan tetapi 1Km lagi dia akan sampai di Akademi Hunter yang dituju,jalanan tiba tiba macet.


"aih...kenapa macet..."


tiba tiba suara telepon Sou berbunyi "love me..love me.."


"halo..."


"halo nak...bagaimana apa uangmu sudah dihabiskan?"


"umm...belum...mah.."


"APA!!KENAPA UANG SEDIKIT SEDIKIT ITU BELUM HABIS!!"


"aih...hancur telingaku.."


"kamu bilang apa ke mama tadi Sou?!"


"eh...enggak kok mah aku tadi lagi beli makanan ke penjual makanan di jalan masalah nya di jalan aku lagi kena macet"


"oh begitu uangnya nanti mama transfer lagi ya...KAMU MASIH MAU DIKIRIMKAN UANG KAN?!"


"i..i..iyah...mah.."


"Anak mamah harus nurut begitu dong uangnya sudah mama transfer ya...HARUS HABIS HARI INI JUGA PAHAM!"


"paham mah aku mau ke clubbing dulu ya..."


"iya...jangan terlalu nakal bye bye sayang mamah tutup teleponnya ya"


Sou menarik nafas panjang karena sudah tak habis pikir,dan kini rekeningnya kembali terisi 300Juta C,Sou menghela nafasnya di sepanjang perjalanan selain karena menunggu Gerbang diselesaikan oleh Hunter ia juga bingung bagaimana caranya menghabiskan uang sebanyak ini.


"aihhhhh...sulit..sulit"


tiba tiba dari depan terdengar suara yang ribut orang orang berlarian keluar mobil dan berlari kearah yang berlawanan dari Gerbang,Sou bertanya-tanya "apa yang terjadi disana?"


"bocah!!cepat lari Gerbang nya tak bisa ditangani oleh para hunter itu seharusnya disegel!cepat keluar dari mobilmu dan lari'


"hah...kenapa lari ini mobil mahal tau"


"pih...ini sudah terlambat...cepat keluar dari mobil dan tahan serangan sihir yang menuju kearah mu aku sudah memberimu kekuatanku"


sebuah serangan sihir berskala jauh meratakan satu jalanan hingga terjadi Gate Break di Kota Petra,banyak korban meninggal menjadi santapan monster sementara Sou ia masih hidup dengan luka yang sangat parah,karena serangan yang sangat mendadak kekuatan sang malaikat tak dapat menahan terlalu banyak kekuatan sihir yang terfokus di satu titik seperti tadi sehingga Sou terluka sangat parah.


Sou diserang oleh beberapa Monster,Sou berusaha sekuat tenaga untuk bertahan sampai bantuan dari para Hunter tiba akan tetapi harapan tersebut akan segera musnah seekor Monster bertubuh sangat besar menghampirinya.


"haha...sulit dipercaya apa ini akhir hidupku...White...Flying---"


"bugh..."


Sou dipukul dengan gada Monster itu hingga membuatnya terpental jauh akan tetapi secara tiba-tiba kepala dan tangan Monster itu terpotong dan Monster tersebut tewas ditempat


"bocah berterimakasihlah pada ku.....kekuatanku sudah menca..pai batas..."


"hah...hah...hah...terimasih..tapi aku harus kembali dulu ke rumah haha..."


"hah...bocah gila kau masih mampu berjalan?.."


"ha..ha..ha"