I'M Not A Hunter

I'M Not A Hunter
Chapter 36 :R,G,C Goodbye



"Hahaha kita kaya cuy",cekikik Ru puas dengan usahanya meretas perusahaan T Group.


"Lah...bukannya kita dah kaya?",timpal Caz.


"benar juga...tapi ini kepuasan tersendiri tahu...kepuasan tersendiri".


tiba-tiba kamera depan Laptop Ru memfoto sendiri,"Cekrek !!.."


sontak Caz ,Ru serta Gaze terkejut,"Ru apa yang terjadi sialan suara apa itu ?!".


Ru dengan lantang berkata "CEPAT KEMASI BARANG KITA !! KITA TERLACAK !!".


sementara itu di Ruang IT T Group mereka berhasil mendapatkan wajah Ru,kemudian Leon memberitahu Kepala keaman IT dan nyonya Diana kalau pelakunya telah diketahui.


"aku mendapatkan Foto dari pelakunya...ah aku juga telah mendapatkan lokasi pasti pelaku berada".


dan kini Foto Ru di ekspos di berbagai media dengan tujuan siapapun yang melihatnya dapat dengan cepat memberitahukan polisi terdekat.


akan tetapi nyonya Diana pergi ke Lantai paling atas yang ada di gedung perusahaannya.


"Elen...tutup pintunya dan jangan biarkan ada seorangpun yang keatas sini".


nyonya Diana menarik nafas panjang kemudian mengarahkan tangan kanannya kedepan.


dan secara tiba tiba Ru ter teleport dalam keadaan tercekik tangan nyonya Diana.


"Ukh...",Ru memberontak agar lepas dari cekikannya.


"Kau sebenarnya siapa ?,wajahmu sangat mirip dengan anak ku".tanya Diana kepada Ru.


"brengsek lepas, bagaimana bisa aku disini !!",secara mengejutkan nyonya Diana membanting tubuh Ru ke tanah.


"brak !!".


"akh...!".rintih Ru.


"kau tak mau membuka mulut ya kalau begitu akan kusiksa kau selama Ratusan tahun".


Ru langsung mengambil langkah mundur begitu Diana lengah.


ia pun telah memanggil teman temannya agar menjemputnya di atap gedung T Group.


"jadi kau benar benar tak mau bicara baik baik ya...",kemudian nyonya Diana mengikat rambut belakangnya.


"kau tak mau memberitahuku siapa dirimu bukan,dan kau seenaknya menggunakan wajah anakku...kau benar benar cari mati".


"tak ada gunanya lagi aku merubah penampilanku ataupun menahan seluruh kemampuan ku,itu tak merubah kenyataan jika anakku Sou sudah mati".


"bzzt..bzzt..Ru ini Gaze aku sudah menemukan Wenny,nampaknya aku tak bisa membantumu dan Wenny nampaknya menuju T Group juga aku akan melawannya dengan Caz"


"hoi...bzzt...bzzt...bzt,Brengsek oi !! oi !!".


"ngomong apa sih kau nenek sialan ?".baru saja Ru berkata seperti itu sebuah pukulan mendarat di ulu hatinya.


"bugh !!"


"Akh..."


pukulan beruntun itu terus menghantam Ru,Ru terlempar kebawah akan tetapi Diana langsung menjentikkan jari dan memundurkan waktu sehingga Ru masih tetap berada atap.


"perempuan sinting ini memiliki kemampuan yang luar biasa".


Ru menangkis serangan Diana dan berusaha menyerang balik dengan memukul balik.


akan tetapi tangan kanan Ru ditahan dengan jari Diana,"apa ?!".


"kemampuan mu cuma segini?,dan kau berani menggunakan wajah anakku".


tak membuang waktu Ru langsung melakukan uppercut dengan tangan kirinya.


akan tetapi kaki kirinya ditahan dengan kaki Diana,"*ap--"


"Duar* !!!!!!"


Diana mementalkan Ru hingga menubruk pinggiran tembok atap.


Spear of Time adalah salah satu dari 3 senjata suci milik Dewi waktu yaitu nyonya Diana senjata ini dapat menghancurkan ataupun menyegel segala hal yang berkaitan dengan sebab.


yang artinya senjata ini dapat mencegah sebuah akibat yang dihasilkan oleh sebab dan


senjata ini tak dapat dihancurkan dengan cara apapun karena merupakan hukum Waktu.


Legenda mengatakan Spear of Time pernah digunakan untuk memerangi Neraka 70 Ribu tahun yang lalu dan dipinjam oleh seorang Pahlawan bernama Jezi.


"Dengan Nama ku yang Suci... Diana Dez El Freya !!, kuperintahkan agar kau mengunci serta mengutuk musuhku ini selama lamanya dalam lemari Waktu".


tanpa buang buang waktu nyonya Diana langsung menargetkan perut Ru untuk ditusuk.


dan sebuah ledakan terjadi "Duar!!".


begitu Diana melihat dengan jelas lagi rupanya Ru tak ada dan ia ada di belakang Diana.


"Fuh...kau benar benar mau membunuhku ya untung saja aku bisa selamat".ucap Ru dengan kaki yang agak gemetaran karena Tombak tadi hampir membunuhnya.


"kau ini benar benar sesuatu rupanya ya...",ucap Diana sangat-sangat geram.


kemudian Diana menjentikkan jarinya dan mereka berdua ada di Dimensi lain.


"aku sudah geram dengan semua ini akan kuhabisi kau !!".Diana langsung menerjang Ru.


"hehe...sudah beda Dimensi lagi kan kali ini aku bisa dengan lega menggunakan kekuatanku !!","Dark Long Sword".


sebuah pedang panjang dengan Cahaya berwarna hitam muncul dari tangan Ru.


kemudian ia memutar pedangnya kemudian menangkis serangan Diana.


"Dasar Iblis !!,Kau benar-benar pantas mati !!".Teriak Diana memaki.


Ru dan Diana saling serang akan tetapi pertarungan ini tak berlangsung lama,meskipun Ru memiliki kecepatan yang tinggi kekuatannya tetap sama saja dengan sebelumnya.


kekuatan Ru di Realm B anggaplah 100


dan kekuatan Diana anggaplah 1000


kekuatan penuh mereka tertahan karena hukum Realm dan dimaksud kan agar tak menghancurkan Dunia itu sendiri.


akan tetapi di Dimensi Liar ini kekuatan mereka tak tertahan akan tetapi perbandingannya tetap saja sama yaitu 100(Ru),1000(Diana).


Ru mulai kehabisan energi dan ia dihajar sepihak secara terus menerus oleh Diana.


serangan Ru tak bisa menggores Diana sedikitpun dikarenakan Diana adalah seorang pencipta.


"aku terlalu marah...jika begini terus seluruh Realm bisa hancur,kalau begitu hanya ada satu cara...","Realm..The Time Writer"


Ru terkejut melihat sihir Diana "Mustahil !!,bukankah...itu sihir Authority?!,sihir itu sangat mirip dengan sihir Sou !!"


kemudian dengan kemampuannya Diana mengubah kekuatan Ru dengan membuatnya menjadi sangat lemah.


Ru pun dibuat agar dia tak bisa berbicara dan tak bisa bernafas secara wajar,serta dirinya yang tersegel dalam Lemari waktu.


"Kau seharusnya membuka mulut dan memberitahuku siapa yang menciptakan dirimu".


"sayang sekali...",nyonya Diana pun pergi dari Dimensi liar tersebut dan kembali ke Realm B.


sementara banyak Hunter yang meninggal karena diserang oleh Caz dan Gaze yang mengamuk dan menyerang mereka.


pertarungan tersebut merenggut nyawa Hansel serta Jensen Wenny berhasil membunuh Gaze akan tetapi Caz masih bertahan.


namun Caz sudah kehabisan mana ia pun mengatakan permintaan maaf nya dalam hati "ah Maaf Ru...aku dan Gaze tak mampu membalas dendam terhadap Wenny,andai saja kami memnyelamatkan mu dulu mungkin Wenny akan dapat kita bunuh".


keadaan Caz sudah sekarat dan dia terkunci di dalam Es milik Lurre "cepat Naka Bunuh dia !!"


Naka pun dengan segera menggunakan Elemen apinya untuk membakar Caz yang berada dalam es tersebut.


"Ru...kalau kau *selamat jangan lupa bilang pada Sou untuk mengidupkan aku dan Gaze agar kita bisa mencuri lagi,Haha...Sampai Jumpa Ru"


^^^Bersambung*....^^^