I'M Not A Hunter

I'M Not A Hunter
[Q Realm]Chapter 1(25) : Mysterious Entity



"sudah berapa menit setelah Bos Dungeon mati ya?oh sudah 10 menit!! sial gerbangnya akan segera tertutup"


Sou bersiap untuk keluar akan tetapi secara tiba-tiba muncul sebuah portal dihadapannya.


"hey ini nampak seperti portal bukan?"


"aku tak tau ini apa tapi rasanya ide buruk jika masuk kedalam sana"


Sou nampak mengamati portal tersebut akan tetapi ada salah satu monster yang belum mati kemudian menyerang Sou.


"Sou belakang mu!!".akan tetapi peringatan tersebut sudah terlambat Sou terdorong masuk kedalam portal tersebut.


akan tetapi sebelum Sou sepenuhnya masuk kedalam portal ia sempat melempar serangan balasan yang membuat monster tersebut mati.


________________________________________________


Sou terpental kedunia lain,"ukh...hawanya...hey Malaikat kita ada dimana?".


"Sou...kuperintahkan kau agar memancarkan kekuatanmu Sepenuhnya!!"


Sou kebingungan "mengapa memangnya?"


"jika kau masih hidup pancarkan kekuatanmu sepenuhnya,ini benar benar mustahil bahkan bagiku yang malaikat Agung"


Sou kemudian melakukan hal yang diminta oleh Malaikat Agung,Sou memancarkan Aura mengerikan yang luar biasa.


Sou pun merasakan hawa yang menekannya perlahan-lahan pergi menjauh darinya.


"kenapa kau bilang mustahil tadi?"


"aku tak menyangka kau sangatlah bodoh,ini adalah Alam Mitos,aku tak pernah menyangka kita akan ter teleport ke Dunia Q"


Sou pun bertanya apa maksudnya Dunia Q pada sang Malaikat.


"sang pencipta menciptakan Dunia secara abjad A-Z ,manusia bisa hidup di 3 dunia dan itu hanya A,B,C kau tahu kan komik komik reinkarnasi?"


"heeh"


"contoh kecilnya begitu manusia biasa ada di alam A dan yang bereinkarnasi biasanya hanya sampai di Alam C"


"artinya..."


"benar,hanya Entitas yang luar biasa yang bisa mengakses serta hidup dengan aman di 10 Dunia teratas"


"berarti jika aku bertemu seseorang disini artinya ia adalah seorang yang sangatlah berbahaya dan mungkin lebih kuat dari kau tuan malaikat?"


"aku memang tak suka dibanding-bandingkan


tapi itu tak menutup kemungkinan bahwa ada orang yang lebih kuat dariku disini".


kemudian Sou memandangi sekitar ,disepanjang jalan ia hanya melihat padang pasir.


"hey tuan Malaikat jika Dunia Q saja sudah sangat berbahaya bagiamana dengan dunia Z?"


"entahlah...aku pun tak tau dengan jelas mungkin tempat itu dihuni oleh para pencipta,akan tetapi ingatlah satu hal ini kekuatanmu adalah yang terbawah di sini"


Sou pun berhenti setelah melihat sebuah rumah,"eh..rumah ditengah padang pasir?"


"Sou kuperintahkan kau agar menjaga tata krama mu jika kau tak mau mati orang yang tinggal disini bukanlah orang sembarangan"


Sou menghampiri rumah tersebut kemudian mengetok pintunya."tok..tok..tok..".


"selamat eh..ini malam apa siang?..permisi saya tersesat adakah orang disini?".


pintu tersebut terbuka seorang nona cantik nan elegan muncul kemudian ia bertanya "ada yang bisa dibantu?".


"Sou bertukar tubuhlah...kau yang sekarang tak mungkin bisa menghadapinya"


Sou merinding hanya dengan pertanyaan sederhana hal ini pernah dialami oleh ya baru baru ini.


benar Ibunya feel merinding ini pernah ia rasakan."saya tersesat bisakah nona membukakan portal menuju Realm B?".


nona tersebut tersenyum tipis kemudian mengajak Sou untuk masuk kedalam Kediamannya."masuklah...tidak sopan rasanya membiarkan tamu diluar".


"duduklah..."perintah nona tersebut,dan Sou langsung duduk.


"anda dari Realm B ya?bagaimana bisa anda ada di Realm Q?"


Sou ingin berbicara tapi seolah tertahan dan Malaikat memberi peringatan padanya untuk jangan memotong perkataan wanita tersebut.


"bagaimana bisa makhluk Realm B ada di Realm Q ini tak masuk akal,akan tetapi bagaimana bisa makhluk dari Dunia ciptaan ku tak hancur setelah bertatapan langsung dengan penciptanya?".


Sou bahkan sang Malaikat terkejut bukan main


"pencipta..dia bilang..".


sesuatu muncul dari tangan nona tersebut Malaikat Agung menoticenya dan dengan paksa mengambil alih tubuh Sou.


"katakan padaku yang sebenarnya dari Realm mana kamu berasal?atau aku akan menghantammu dengan salah satu Universe Realm B milikku"


"Nona B,tidak..Nona Belva Auxelia Viz maafkan atas ketidak sopanan saya,perkenalkan saya adalah salah Satu Malaikat Agung,keberadaan saya disini karena anak ini menampung jiwa saya"


Nona Belva menurunkan kekuatannya dan mulai paham."owh...jadi ini alasan ia tak hancur setelah melihatku?baiklah aku paham".


Malaikat Agung menghela nafas lega,"Sou bersyukur lah karena dirimu adalah salah satu dari anak Dewi waktu,tidak Ibumu adalah waktu itu sendiri".


"sesungguhnya tidak nona alasan dari anak ini tak hancur bukan saya penyebabnya,akan tetapi saya tak bisa memberitahukannya"


nona Belva meminum teh nya kemudian meletakkan gelasnya kembali di meja.


"begitu ya...kalian tentunya harus segera kembali bukan? Realm Q tempat ini tak bisa untuk membuka portal jika tidak akan ada kekacauan nantinya"


"apa tak ada cara lain nona jika anak ini tak kembali kami mungkin bisa mati disini"


Nona Belva berdiri kemudian menyuruh Malaikat tersebut mengikutinya mereka berdua pergi ke sebuah ruangan yang sangat sangat tertutup.


"pergilah ke Realm X temuilah X itu sendiri ia akan mampu untuk mengembalikan kalian ke Realm B"


Malaikat Agung menunduk dan berterimakasih."sebelumnya saya sangat berterimakasih Nona,akan tetapi Realm X?!,kami bisa mati"


"Hahahaha,kau tahu jika aku membukakan Portal di alam ini maka orang orang hebat akan berebut untuk ikut pergi ke Realm bawah,malah nantinya multiverse ciptaanku hancur"


setelah berusaha akhirnya Sou kembali lagi ke tubuhnya."eh..."


"masuklah ke portal ini kau akan di teleport ke Realm X"


dan tanpa berlama lama Sou langsung masuk kedalam sana.


dan sampai lah iya di Realm X dunia yang sangatlah mengerikan tekanannya sangatlah tajam Sou kesulitan bernafas.


"Sou jangan sampai dirimu mati"


tiba tiba ada seseorang perempuan menghampiri Sou."kamu tak papa,butuh bantuan".sembari mengulurkan tangannya


Sou ingin menjawab ulurannya akan tetapi..


"Sou!! lari dia sangatlah berbahaya!!"


Sou segera bangkit dan mengambil jarak


"bodo aku takkan lari lagi,aku akan lawan dia"


"orang gila,dia jelas jelas dua tingkat diatas Nona Belva yang tadi"


"eh...kok kamu begitu kan aku hsnya ingin menolongmu,tapi bohong!!"perempuan itu langsung menyerang Sou.


Sou dicekik olehnya dan dibanti g ke bawah berulang ulang,Sou merasa sangat kesakitan kemudian ia dilempar sampai ia terguling-guling.


Sou berusaha bangkit akan tetapidari belakangnya ada sebuah pedang yang akan segera menebas lehernya.


Sou melirik kebelakang "Enko...time Stop!"


"ia terkena dampak kecilnya...cepat serang balik dia"


Sou langsung membuat perempuan tersebut mental cukup jauh,perempuan itu sangat kuat dan sekarang ia marah.


kekuatannya kini meningkat sangat drastis."siapa entitas mysterius ini?"