I'M Not A Hunter

I'M Not A Hunter
Chapter 67 : Kesalahan



"Pfft Hahahaha,lihat tangisan yang mengalir di matanya...Hahaha aku tak bisa berhenti tertawa"


________________________________________________


"Siapa kau? mengapa kau menangisi Suamiku?" ucap seseorang datang dari belakang Sou


rupanya itu adalah Diana dengan air mata yang masih menggenang dimatanya Sou langsung bersujud "Ma...aku mohon hidupkan Ayah kembali...mundurkan waktu cukup sekali saja..."


Diana. terkejut mendengar apa yang dikatakan oleh Sou,saat ini Diana sama sekali belum tahu kalau yang ada di depannya adalah Sou yang berasal dari masa depan


"bagaimana kau bisa tahu kalau aku memiliki kekuatan seperti itu?" tanya Diana dengan waspada


"aku adalah Sou dari masa depan,aku akan menceritakan semuanya tapi ini akan menjadi cerita yang cukup panjang...


jadi gunakan kekuatan penghenti waktumu agar aku leluasa menceritakannya" ujar Sou panjang lebar


tetapi Diana dengan tegas langsung menolak "tak bisa...aku ini adalah-"


"Origin?,mah...apakah ini alasan sampai Ayah tewas? Origin rules sudah dilenyapkan...mama tak perlu lagi mengikuti aturan itu,tak akan ada sanksi lagi"


dengan ucapan yang tabu seperti itu tentu saja. Diana tak percaya dengan semua yang dikatakan Sou


dilihat bagaimanpun Sou hanyalah manusia biasa tentu mustahil ucapannya tentang melenyapkan Origin Rules adalah kebenaran


Diana langsung mendorong Sou menjauh dari Suaminya "Jika kau benar kalau kau adalah Sou,dan anggaplah kau telah menghapuskan Origin Rules...lantas cara apa yang kau gunakan hingga mampu melenyapkannya?"


Sou yang terbaring diatas tanah selepas didorong Diana hanya diam saja kemudian Sou berkata "baik dimasa manapun,Mama dan aku selalu bertentangan soal pendapat ini apakah ingatan mu dimasa depan disegel ma?


mustahil kau yang merupakan Dewi waktu tak mengetahui masa depan,itu terlalu aneh aku sudah tak mampu untuk menahan diriku


alasan ku bersikeras menghidupkan Ayah hanya karena satu hal yaitu karena-"


"diam !,jika kau benar-benar adalah Sou yang berasal dari masa depan artinya anakku telah menjadi orang bodoh yang berani merusak


ketentuan milik Tuhan


pergilah dari sini,dan jangan pernah muncul lagi dihadapanku selamanya !!"


Sou yang diteriaki seperti itu matanya langsung berkaca-kaca menahan tangis,tak pernah ia membayangkan bahwa kelakuannya akan membawa petaka yang amat buruk


Sou pun langsung berdiri "maafkan--"


"Diam !! pergi dari sini! "


Sou pun langsung pergi dari hadapan Diana


dengan perasaan marah dan kecewa,sedih dan hancur membuat Sou jatuh dalam keputusasaan dan membuat Dunia sekali lagi diselimuti oleh Iblis


________________________________________________


sementara itu setiap Pasukan Velhein kini saling tembak menembak dengan pasukan eklovern yang berusaha menyerang setiap Kota


Pasukan Velhein dan Eklovern saling serang dan tembak menembak naga-naga pasukan Eklovern memborbardir kota-kota kecil Velhein


"LIHAT TANK-TANK YANG DATANG !! TEMBAK DENGAN RPG !!"


"DUAR !!" "DUAR !!"


tembakan Tank dan RPG saling sahut menyahut dan membuat ledakan yang cukup dahsyat


"DINDINGNYA HANCUR ! MEMINTA BANTUAN


GERBANG KOTA Craxen HANCUR..."


para pasukan Velhein benar-benar berusaha menahan berbagai serangan yang dilancarkan pasukan Eklovern


Naga,serta pesawat Jet pasukan Eklovern kini telah tiba di Kota Gargazo dan mulai memporak-porandakan tempat itu


"Lihat keatas !!,tembakkan artileri anti udara" perintah kapten Squadron yang berada di kota Gargazo


Artileri-Artileri itu disiapkan kemudian langsung ditembakkan kearah Jet-Jet tempur pasukan Eklovern


"Shuu.... Shuu.... Shuu...."


roket-roket artileri anti udara itu mengejar jet-jet pasukan Eklovern dan menghancurkannya kemudian untuk naga-naga yang mereka kerahkan sudah diurus oleh Erza


"Aku akan mengambil alih komando dari sekarang!"


______________


sementara itu dimarkas besar pasukan Eklovern para petinggi mereka sedang berkumpul melihat penyerangan itu berlangsung


"Hmmm...Keluarga Patricia memang sangat hebat"


"itu benar andai mereka tidak memihak Velhein dapat dipastikan kehidupan mereka akan terjamin di tanah Eklovern ini"


setuju dengan pernyataan itu,tentu saja jika Keluarga Patricia bergabung dengan Eklovern kehidupan mereka akan terjamin


Gelar,Kehormatan,serta Harta jelas akan diberikan oleh Negara Eklovern dengan mudah


akan tetapi...."


__________________________


"akan tetapi... apakah Lurre tahu?"


"tahu apa kakek?"


Wezen tersenyum sambil mengelus kepala cucunya "Kita mungkin bisa mendapatkan Gelar,Harta,ataupun kehormatan...bahkan mungkin dapat es-krim yang banyak-"


"eh..benarkah Lule boleh makan esklim banyak"


"hm.. benar,tapi jiwa pahlawan leluhur keluarga patricia dimasa sebelumnya tentu akan mengutuk kita


tak sampai disitu saja Orang-Orang Velhein


pasti akan mengutuk penghkhianatan


yang dilakukan keluarga kita


dan yang lebih parah lagi kebanggaan kita sebagai keluarga kesatria dan juga harga diri kita sebagai kesatria akan ditaruh dimana


ingat Lure jika perang ini tak akan berhenti hingga Lurre dewasa nanti,ingatlah pesan Kakek jangan pernah menyerah kepada lawan kita ini kuat bukan tanpa alasan


tapi jelas untuk melindungi orang-orang yang lebih lemah dari kita,berbanggalah menjadi pelindung orang yang membutuhkan..."


-Wezen


________________________________________________


Pasukan darat bersenjata dari Eklovern telah memasuki perbatasan di Gerbang Kota Gargazo


Erza berdiri diatas gerbang kota Gargazo kenudiab menggunakan kekuatan sihirnya untuk menghabisi pasukan Eklovern yang masuk


"Argh !!!"


"Tolong !!


"I...IT...Itu Erza si Hantu pembunuh heumph...mmm"


Erza mendekap mulut Tentara itu


"ssh...matilah"


Komandan Squadron yang menyerang Kota Gargazo kehilangan kontak dengan setiap Anggotanya


yang ia dengar hanyalah teriakan setiap Anggota Pasukannya "Sial ! apa yang terjadi sebenarnya 57 Orang telah lost contact"


kemudian seorang Pasukan Squadron dari Eklovern yang menyerang Kota Gargazo menghadap ke Komandan mereka


dengan keadaan yang amat menyedihkan, rupanya ia adalah salah korban selamat dari pembantaian yang dilakukan Erza


"Lapor komandan...musuh kita adalah Erza...yang dijuluki Hantu Pembunuh.."


kemudian Tentara itu langsung tergeletak karena terluka parah


"Apa...Erza si Hantu Pembunuh?! sial di bukanlah lawan yang bisa dihadapi oleh Squadron sekelas kita...


orang yang bisa menghentikan Nuklir sekaligus mustahil kita dapat mengalahkannya..."


kemudian secara tiba-tiba seseorang muncul dan dengan cepat berada disamping Komandan itu,ia pun menepuk pundak komandan itu


"Jadi...,kau ya yang bertugas untuk melakukan penyerangan di Kota Gargazo..."


Komandan pasukan itu kaget bukan main hingga tercengang melihat orang yang berada di sampingnya


"An...anda!!..."


"jadi...berapa persen progres penguasaan Kota Gargazo ini?"


"Tuan Hawk...a..apa yang orang luar biasa seperti anda lakukan disini?"


"Eh??,kau tak tau kalau aku ini merupakan bantuan? yah.... pokoknya kau tak perlu khawatir tentang si Erza itu


aku bisa membunuhnya hanya dalam hitungan menit dan mempermudah penguasaan Gargazo,jika tak ada hal aneh terjadi..."


"Tentu...Tentu Tuan Hawk,saya amat bersyukur anda membantu Squad pasukan kami"


^^^"Bersambung"^^^