I'M Not A Hunter

I'M Not A Hunter
Chapter 45



Sou terbangun dan mulai membuka matanya


"emh...,dimana aku?".Sou celingak-celinguk kekanan kekiri.


Hutan yang cukup asing baginya,"seingatku aku hanya ada lahan tandus disini sejak kapan ada Hutan?".


sebenarnya saat Sou terluka parah Sou membuat sebuah Bumi buatannya untuk digunakan sebagai tempatnya beristirahat.


lakan tetapi Sou benar-benar telah mati,dan sisa kekuatannya lepas dan menciptakan kembali setiap Realm yang dihancurkan olehnya.


hal ini juga dikarenakan karena Diana menggunakan seluruh kekuatannya untuk mempercepat Waktu ,agar Waste lebih cepat beregenarasi.


luka yang didapat Waste sangatlah Fatal mata kirinya terkena telak oleh tebasan pedang Sou,bahkan setelah Waktu dipercepat oleh Diana lukanya masih belum bisa disembuhkan.


padahal tidak ada serangan yang bisa menyebabkan Waste terkena luka yang teramat parah,sekalipun dapat terkena serangan yang fatal seharusnya kemampuan regenerasinya bekerja.


Belva yang menjaga mereka berdua jikalau Sou masih hidup merasa agak lega ketika melihat ada 2 Realm yang masih utuh.


kemudian ke 2 Realm tersebut dikembangkan olehnya dan sekarang ada 3 Realm,ketika Belva ingin mengembangkannya lagi Waste berkata Realm A sampai C saja sudah cukup.


Belva,Waste dan Diana tidak tau jika sebenarnya ke 2 Realm tersebut adalah nafas terakhir dari Sou,mereka bertiga juga sangat yakin kalau Sou sudah mati.


tapi Sou hidup lagi dia ada di Realm C di Bumi Sokuhid,dikerajaan Vidiel.jadi singkatnya Sou direinkarnasikan kembali oleh X dengan izin Y.


"hmm...Hutan ini cukup luas nampaknya",Sou kemudian melakukan sedikit peregangan,"aduh-aduh,akh...berapa lama kira kira aku sudah tertidur?


hah...begini-begini dulunya aku penikmat Manga reinkarnasi tahu mari kita lihat apakah ada seorang perempuan meminta tolong padaku ditengah-tengah hutan seperti ini?


Ckckck...nantinya aku akan menjadi protagonisnya dan memiliki kekuatan super,lalu aku akan disukai banyak perempuan dan banyak lagi !!


tapi yang paling penting aku harus menyembunyikan kemampuanku karena bagian terbagusnya ada disana kekeke....


...,ngomong apasih diriku ini".


Sou pun akhirnya pergi mencari sebuah Tempat yang bisa ditinggali,"ah...jadi gitu ya,ini masih Zaman kerajaan-kerajaan".


"pertama aku harus menyesuaikan cara bicara dengan orang-orang ini kan pastinya bahasa mereka berbeda denganku".tiba-tiba Sou baru sadar,"Eh !!,bahasa mereka sama denganku?!,ah!!benar juga kan aku ya yang membuat Bumi ini".Sou membatin dalam hatinya.


akhirnya ia bertanya kepada seorang pedagang bagaimana cara mendapatkan uang disini Sou beralasan kalau dia dari luar Kota.


beruntung bagi Sou yang ditanyai olehnya merupakan pedagang Tua yang jujur dan tak memanfaatkan pendatang.


pak Tua itu berkata jika kamu kuat untuk menjalankan misi membasmi Monster kamu bisa pergi ke Guild yang ada di sebelah barat Kota Fedel.


tapi jika kamu ingin menjadi tentara kamu bisa pergi ke kerajaan Vidiel yang ada di Ibukota,"Arigato...",Sou langsung pergi begitu saja.


Jantung Sou berdetak kencang "keke...benar rupanya dugaanku kalau yang namanya Guild itu pasti selalu akan menjadi sumber uang di Dunia bodoh ini hahaha".


Sesampainya di Guild itu Sou melihat-lihat saja kemudian ia melihat seseorang yang teelihat kuat.


orang itu mengambil misi berburu Ular Api,misi untuk petualang tingkat tinggi ia bersama partyannya pun pergi menjalankan misi itu.


Sou melihat bayaran untuk misi berburu Ular Api tersebut,rupanya harga yang dibayarkan cukup besar sekitaran 4000 Coin Gold.


"4000 Gold Coin?,harga yang ditawarkan tak masuk akal !!,itu setara 50 Juta Coin di Masa depan !! hm...mari kita lihat siapa yang memberi misi ini?"


wajah Sou langsung menjadi datar rupanya yang memberikan misi tersebut adalah Raja kerajaan Vidiel,"yaampun se tak berguna itukah prajurit kerajaan?,eh tunggu...artinya kalau ada kerajaan ada Cewek Cantik berarti ada Pahlawan juga kan?!".


Sou pun langsung keluar dari Guild itu ia sebelumnya mencuri sebuah jubah di Toko baju.


jubah itu sekarang ia gunakan untuk menutupi wajahnya dan identitasnya,Sou pergi mengikuti partyan orang-orang tadi yang berjumlah 10 Orang.


dan hasilnya partyan tersebut mengalahkan Ular Api tersebut,rupanya mereka adalah Petualang tingkat Diamond.


petualang dibagi tingkatannya


-Petualang Hero(Pangkat tertinggi)


-Petualang Diamond


-Petualang Platinum


-Petualang Silver


-Petualang Stone(paling bawah)


note:perlu diingat Petualang Hero tak berarti dia adalah Pahlawan kerajaan yak soalnya kalau Pahlawan kerajaan dah beda lagi tingkatannya.


"owh jadi begitu ya tingkatannya aku paham"


"lah kok lu ngejawab dah!,gak ada di skrip,gua hapus lu,kan lu Fiksi"


"....".


Sou pun langsung menyerang Partyan yang sedang mengumpulkan hasil raid tersebut,"Satu !!".


"Siapa kau kenapa lau menyerang Kami bajingan dasar !!"


secara tiba-tiba Sou ada di belakang lelaki itu "Bo!!",Sou menendang Pria itu hingga membuat Pria tersebut pingsan seketika.


seluruh partyan panik kemudian kembali melawan Sou,"Hahaha maju kalian".


dan mereka semua dibunuh oleh Sou secara bersamaan di Gua tempat Ular Api mati,


Sou sengaja tak membuang mayat mereka untuk menyebarkan terror ketakutan kepada Petualang lain dan Guild.


"hehe...yang penting aku bisa bertarung dengan yang namanya Pahlawan".


Sou kemudian menghampiri mayat pria pemimpin partyan itu dan mengambil bukti telah selesainya misi membunuh Ular Api.


kemudian Sou pergi ke Guild Petualang dan mengambil bayaran untuknya,tanpa banyak tanya Pelayan Guild itu langsung memberinya bayaran miliknya.


kini Sou menjadi kaya ia pun membeli rumah sendiri dan mulai mempelajari semua budaya dan setiap hal terkecil yang ada di Bumi ini.


Sou berharap setidaknya ia bisa menemukan perunjuk tentang X dan Y,dan beberapa hal yang dikatakan oleh X dan Y juga cukup mengganggunya.


"Ck...tak ada petunjuk apapun tentang X dan Y"batin Sou kemudian Sou menaruh kembali bukunya dan bergegas tidur.


kemudian ia melek lagi "aku yakin sekali saat itu Mama menyelamatkan Waste...jadi begitu ya Waste adalah pencipta Dimensi dan setiap Alam Semesta.


jika Waste sampai mati maka Realm dan kehidupan tak akan ada lagi,karena Mama hanya memiliki kekuatan untuk menggunakan Waktu secara Mutlak dan bukan penciptaan"


Sou kemudian tertidur, sebenarnya jauh didalam lubuk hatinya sendiri ia agak kecewa karena Diana lebih memilih menyelamatkan Waste ketimbang dirinya.


__________________


sementara itu di Realm Of The Creator Waste telah berhasil disembuhkan walau mata Kirinya sudah tak bisa diselamatkan tapi setidaknya ia sudah sembuh dari luka fatal lainnya....


^^^Bersambung....^^^