
Setelah meminta Jungkook pulang hati Yeong terasa sangat perih, seakan akan ada pisau yang telah ngoyak hati nya. Ia ingin menelepon Daniel dan menceritakan segala nya. Namun ia takut jika nanti ia bercerita tentang masalah nya ia akan tersulut emosi, karna jujur dari dulu Daniel selalu melindungi Yeong dan tidak akan ada seorang pun yang bisa melukai diri nya.
Pada ahirnya ia menelepon Namjoon karna ia yakin Namjoon juga bisa menenangkan rasa sakit yang ia rasakan saat ini. Setelah menelepon Namjoon, Yeong segera mengirimkan lokasi ia berada (rumahnya) karna Namjoon merasa sangat khawatir dan ingin menemui Yeong sekarang juga.
Dengan kecepatan tinggi ia mengebut ke rumah Yeong, untung lah tuhan masih memberikan nya umur panjang, jika tidak.... entah apa yang terjadi di jalan tadi pada Namjoon. Segera ia memarkirkan mobil nya lalu mengetuk rumah tersebut sebanyak tiga kali. Kemudian Yeong pun datang membuka pintu rumah dan langsung memeluk Namjoon.
Yeong : Namjoon! Ahirnya kau datang juga!
Yeong pun langsung berlari dan memeluk Namjoon dengan erat nya. Namjoon sempat tersentak kaget karna Yeong tiba tiba memeluk nya bak seorang anak kecil yang memeluk ayahnya. Tetapi dalam pelukan tersebut Namjoon merasakan adanya kesedihan dalam diri Yeong yang amat mendalam. Namjoon sesegera mungkin membalas pelukan Yeong dengan sangat lembut dan hangat. Hingga beberapa menit kemudian Yeong melepaskan pelukan tersebut.
Namjoon : Yeong kamu gak papa kan? *dengan nada yang amat lembut
Yeong : mari masuk....
Yeong langsung meminta Namjoon masuk tampa menjawab pertanyaan dari Namjoon.
Yeong menyiapkan makanan, minuman camilan di atas meja, kemudian duduk beesama Namjoon.
Merasa Yeong dalam posisi sangat terpuruk Namjoon akhirnya duduk di sebelah Yeong dan merangkulnya. Namjoon lalu berkata "Yeong kalau lu ada masalah cerita aja sama gue, mungkin gue bisa bantu lu..... "
Menggunakan nada yang sangat lembut. Setelah kata itu terucap Yeong langung menangis di dalam rangkulan Namjoon. Namjoon yang semula hanya merangkul langsung memeluk Yeong, karna ia tau kalau Yeong sedang membutuhkan seseorang yang mengerti perasaan nya.
Yeong pun mengangguk dan bertanya film apa yang akan di tonton. Dengan cekatan Namjoon langsung memasang DVD yang telah ia bawa.
Film itu adalah sebuah cerita tentang seseorang yang saling jatuh cinta namun tidak bisa bersatu karna tidak memiliki restu dari kedua belah keluarga. Yeong menonton film tersebut dengan sangat menghayati. Setelah film selesai Namjoon pun bertanya
Namjoon : gimana film nya bagus kan?
Yeong : film nya sih bagus tapi kenapa bad ending sih?! Kan kasian!
Namjoon : Yeong.... tak semua kisah cinta akan berahir dengan good ending, mungkin mereka belum jodoh kan?
Yeong : bener juga sih.....
Namjoon : udah mending an nih?
Yeong : udah, udah banget malah *mengangguk dengan antusias.
Namjoon : bagus deh, gue suka sama senyum lu itu, jadi jangan nangis lagi ya.....
Yeong : nee, arasso!
Namjoon pun langsung mengacak ngacak rambut Yeong dengan gemas. Mereka pun tertawa bersama setelah bertengkar perkara sepele. Lalu ada notifikasi di hp Yeong, ia pun segera mengambil hp nya dan mengecek nya.
Ia mendapatkan satu buah pesan dan dua buah foto di dalam email nya. Setelah melihat dia sangat kaget seperti tersambar petir. Hatinya perih, jantung nya berdetak sangat cepat, nafasnya yang memburu dan kemudian..... BRUK. Yeong terjatuh ke lantai. Namjoon pun langsung menemui Yeong dengan suara dentuman keras terdebut. Betapa terkejut nya Namjoon setelah melihat Yeong terduduk lemas di lantai.
Dengan cekatan ia langsung membawa Yeong ke sofa. Bagaimana ini bisa terjadi? Wanita yang belum lama tadi tertawa bersama Namjoon, menjadi lemah, lesu tak berdaya bagaikan telah kehilangan seluruh energi nya. Kemudian Namjoon pun memeriksa hp yang Yeong genggam dengan tangan nya yang sudah tak bertenaga. Namjoon pun sangat terkejut melihat foto Jungkook yang sedang bertelanjang dada dan bagian bawah nya di tutupi dengan selimut. Namjoon memeriksa alamat email tersebut dan ia tau bahwa email itu milik Haneul
Namjoon pun berkata dalam hatinya "njing brengsek lu kook, gue gak nyangka saat Yeong terpuruk lu malah ninggalin dia dan sama cewek murahan ini?!, bajingan lu kook" dia telus megumpat di dalam hatinya. Namjoon pun bersumpah dalam hatinya "gue Namjoon, gue bersumpah bakalan ngelindungin Yeong dari lelaki brengsek kayak lu, gue akan buat lu nyesel kook karna telah buat dia sakit bertubi tubi , gue janji"