
Di tengah tengah tangisan nya Jungkook menerima sebuah pesan dari manejer nya, mau tidak mau Jungkook pun harus membaca serta membalas pesan tersebut
Dengan berat hati ia pun meminta izin kepada kedua orang tua Yeong untuk kembali ke Korea sementara untuk konser, sekaligus mengahiri pekerjaan nya sebagai idol. Jungkook pun mendapatkan izin dari sang appa dan Eomeoni Yeong, karna mereka percaya bahwa Jungkook adalah seseorang yang tulus terhadap Yeong. Jungkook pun kembali ke ranjang dekat dengan Yeong.
Jungkook memegang tanggan Yeong yang terasa halus namun cukup dingin. Masih melamun, entah apa yang di pikirkan oleh Yeong sehingga ia melamun dengan waktu yang sangat lama, membuat Jungkook merasa terpukul yang amat sangat.
"Yeong, aku meminta maaf kepada mu, aku harus kembali ke Korea untuk sementara, tapi.... Sebagai ganti nya, aku akan meminta semua member untuk datang ke Indonesia agar kau tak kesapian, ya.... Meski aku tau sih, keberadaan ku lebih penting berkali kali lipat dari pada mereka, dan aku juga akan meminta para sahabat mu untuk ikut menjenguk mu, siapa tahu saat kau melihat perut Dizna yang membuncit kau akan berkeinginan untuk cepat menikah dengan ku setelah aku tiba nanti?"
Jungkook berbicara penjang lebar untuk menenangkan diri nya sendiri, dan membuat seakan akan semua akan baik baik saja, dan semoga semua nya akan baik baik saja seperti perkiraan pada berikut berikut nya.
Orang tua Yeong melihat hal miris tersebut. Andai saja mereka tidak melarang pernikahan antara ke dua orang yang amat mencintai tersebut mungkin semua hal naas ini tidak akan pernah terjadi dan Yeong tidak akan menjadi pendiam seperti ini.
*Perjodohan lucnut anjer!
Pada pagi yang cerah, suara burung yang merdu, matahari bersinar cerah dan serta langit yang indah ini, pukul 8 Jungkook pun segera bersiap siap menuju ke Korea. Semakin cepat ia berangkat, maka akan semakin cepat semua nya selesai. Para member beserta para sahabat Yeong belum datang dari Korea, Kemungkinan besar mereka tiba di Indonesia pukul 10.
Selesai Jungkook berpamitan kepada orang tua Yeong yang tengah duduk di kursi panjang yang terletak dalam kamar rawat inap Yeong, segera Jungkook bepindah haluan menuju ke Yeong yang masih tertidur dengan lelap nya di atas salah satu kasur rumah sakit.
"Yeong... kau harus ingat ya.... saat aku kembali dari Korea kau harus memberi kan ku senyuman terindah mu, jangan murung! Arraseo?, hati ku sakit Yeong melihat mu seperti ini, aku tidak leleh dengan semua ini! Namun aku tak sanggup melihat mu dalam keadaan seperti ini Yeong." ucap Jungkook.
Eomma Yeong pun mendekati Jungkook sambil menepuk pelan bahu tegap milik Jungkook.
"Semua akan baik baik saja, Yeong akan sembuh, kau tenag saja" ucap Eomma Yeong menenangkan Jungkook.
Jungkook mengangguk sambil terus menggenggam tangan milik Yeong.
"Nak, pesawat pribadi mu sudah menunggu di rumah, sebaiknya kau cepat ke rumah dan kembali ke Korea, semakin cepat semakin baik" balas Eomma Yeong menginginkan.
Jungkook berdiri dari duduk nya dan mengecup dahi Yeong cukup lama sebelum ia melepaskan nya. Jungkook berpamitan kepada orang tua Yeong dan berlalu keluar dari rumah sakit.
*jad gues sekarang gue bakalan kasih foto kek gini, tapi gak Jungkook doang, karna gue sayang mereka ber 7 :)) mereka semua kan calon swami gue :))