I Love You All

I Love You All
Kembali merasakan



Beberapa hari setelah Jungkook pergi ke rumah Yeong diri nya tak lagi menemukan keberadaan diri nya. Jungkook berusaha melakukan segala upaya agar dapat menemukan Yeong. Paling tidak dalam sehari diri nya menelepon Yeong sebanyak 150 kali, namun tak sekalipun telepone nya itu terangkat. Bagaimana bisa terangkat bahwa Yeong sekarang telah berpisah negara dengan diri nya?.



Jungkook menanyai seluruh anggota BTS namun tak satu pun orang yang mengetahui keberadaan Yeong. Jungkook pun menayakan di mana Namjoon sekarang berada barangkali Namjoon tau lokasi Yeong berada karna saat Yeong hilang Namjoon pun ikut lenyap bersama keberadaan Yeong.



Semua member pun menjawab bahwa Namjoon sekarang sedang berada di New Zealand untuk mengurus bisnis nya selama beberapa tahun. Jungkook merasa aneh karna tak biasa nya Namjoon keluar negara guna mengurus bisnis nya selama beberapa tahun. Namun saat ini diri nya hanya berfokus untuk mencari keberadaan Yeong. Bagaimana dengan Haneul?.



Tentu saja Haneul sangat gembira bisa membuat seseorang yang merebut Jungkook dari diri nya musnah seketika hanya dengan foto tersebut. Haneul memang sahabat Jungkook dari kecil, namun diri nya hanya menganggap Haneul sebagai adik nya sendiri. Tampa ia sangka seseorang


yang di anggap sebagai adik menjadi ular berbisa yang sangat beracun bagi kisah cintanya.



Hari demi hari berlalu, bulan mulai berganti, dan tiba bagi Jungkook untuk mulai melanjutkan pekerjaan nya. Yeong masih belum di temukan dan membuat diri nya resah setiap kali bekerja.



Sedangkan di sisi lain Yeong merasa bahwa hidup nya sangat kasihan. Mengapa?, karena saat kondisi nya buruk sekali pun keluarga nya tak ada yang menghawatir kan diri nya. Kejadian ini mengingin kan diri nya kepada mendiang kakak nya yaitu Marcelino atau yang biasa ia panggil bang Marcel. Dulu kakak nya adalah orang yang sangat di bangga kan oleh kedua orang tua nya karna sang abang memang lah sangat hebat dalam segala aspek.



Namun pernah suatu saat Marcel membuat suatu kesalah kecil. Kesalah itu bukan lah salah Marcel namun melainkan salah teman sekelas nya yang bernama Edward. Ia dengan sengaja menyulut kemarahan Marcel. Edward telah menghina adik kesayangan nya adalah wanita yang tidak tau diri. Marcel memang lah orang yang sabar namun, saat ada seseorang yang mencela adik kesayangan ia tidak akan segan segan menghajar orang tersebut hingga maut menjemput.



Edward akhirnya di hantam Marcel hingga seluruh wajah nya babak belur. Appa nya sangat marah menge tahui hal itu sehingga ia mencaci Marcel hingga membuat perasaan nya terluka. Appa nya takut bahwa reputasi yang ia miliki akan hancur karna anak tidak tau diri tersebut. Yeong yang hendak melerai langsung kena tamparan di bagian pipi kiri nya. Melihat adik kesayangan nya di sakiti hati nya serasa hancur. Tampa berkata panjang ia mengambil koper, memasukkan beberapa barang yang ia perluka dan segera pergi dari rumah tersebut.



Sebelum Marcel pergi ia mengatakan sesuatu hal kepada Yeong "dedek kamu jangan nangis ya abang janji bakal bawa kamu pergi dari neraka ini" kemudian ia mencium dahi Yeong dan segera pergi menggunakan mobil milik nya. Belum lama pergi keluarga nya mendapat kan kabar bahwa Marcel kecelakaan. Nyawa nya tidak dapat tertolong lagi. Eomma Yeong sangat marah kepada Appa nya karna memang Appa Yeong lah yang membuat Marcel kehilangan nyawa nya.




Setelah sampai di rumah sakit ia langsung mencari kamar jenazah. Setelah ketemu ia langsung memeluk jenazah Marcel sambil berkata "ba-bang.... Kok a-bang ti-dur di.... di si-ni, me..... mending-an t-tidur d.... di r-rumah" sambil menangis sesugukan. Ia melanjutkan kata katanya sambil sedikit berteriak


"ABANG KATANYA JANJI BAKAL BAWA AKU PERGI DARI NERAKA ITU! MANA JANJI ABANG...... ma-mana..... bang..... " ia menangis dan akhirnya pingsan.











Lanjutanya besok ya bro and sis saia masih sekolah esok hari. Entar telat berabe kena skors. MAAF KAN CERITANYA MELENCENG.



Marcel : GO TAMBAH KE DAFTAR BACAAN, KOMEN, AND LIKE YA BRO SIS