I Love You All

I Love You All
Why?²



Yeong terus mengis, begitu pun dengan Eomeoni Yeong. Kedua wanita tersebut menangis tampa henti dan pada akhirnya hanya kedua pria tersebut juga lah yang memeluk mereka dalam dekapan yang hangat.



"Yeong.... Percaya sama appa, appa janji kamu akan mendapatkan kekuasaa yang tiada tara, kamu akan melihat semua orang bertekuk lutut terhadap mu Yeong, kau akan hidup dengan bahagia Yeong." ucap appa Yeong.



"Appa, apa appa pikir semua kekuasaa dapat membuat Yeong bahagia? Apa appa tidak cukup untuk merebut kebahagiaan Yeong di masa kecil? Apa dulu kecil semua yang Yeong lakuin untuk memuaskan kalian berdua masih tidak dari cukup? Kenapa sekarang appa dan Eomeoni ingin merebut kebahagiaan Yeong di masa depan juga? Kalau kalian memang tidak menyayangi Yeong kenapa kalian melahirkan Yeong?"



Jungkook tak dapat berkata apa pun lagi, ia tak menyangka ada keluarga yang rela mengorbankan kebahagiaan putri mereka hanya untuk kekuasaa semata.



"Yeong cukup! Appa tak menerima penolakan atas mu! Semua sudah bulat! Berhenti memberi kan penolakan mu!"



Appa Yeong mengahiri percakapan lalu masuk ke dalam kamar nya dengan membopong istri nya yang sedang lemah tersebut. Sedangkan Yeong hanya menatap kedua orang tua nya tersebut dengan heran, ada berbagai macam pertanyaan dalam pikiran Yeong yang terus menerus berputar, apa benar Yeong setidak berharga itu? Apa kesalah Yeong di masa lalu? Kenapa dunia sangat tidak adil kepada nya? Kenapa harus dia? Apa cobaan selama ini masih belum cukup?



"Yeong... Kita juga balik ke kamar yuk? Nanti kita pikirin sama sama, pokok nya kamu harus istirahat dulu" bujuk Jungkook kepada Yeong




BRUKK


Yeong pingsan setelah menaiki beberapa anak tangga. Bersyukur bahwa anak tangga yang mereka naiki cukup lebar jadi Yeong tidak terjatuh ke bawah. Jungkook segera memanggil bi Susi dangan keras nya. Semua orang terkejut dan segera mengikuti kemana arah sumber suara. Bi Susi berserta kedua orang tua Yeong terkejut karna melihat Yeong tergeletak di atas anak tangga. Jungkook segera meminta bi Susi untuk menyiapkan mobil nya dan bersiap mengantar kan Yeong ke rumah sakit.



Jungkook menggendong tubuh Yeong yang saat ini terkulai lemas. Orang tua Yeong meminta izin kepada Jungkook untuk ikut membawa Yeong ke rumah sakit. Dan akhirnya mereka bersama sama menuju rumah sakit dengan posisi Yeong di kursi belakang dengan Eomeoni dan Jungkook menyetir serta appa Yeong yang berada di sebelah Yeong.



Mereka tiba di rumah sakit cukup mewah, Jungkook memarkirkan mobil nya dan segera menggendong Yeong turun dari mobil. Seorang perawat mendatangi Jungkook dan meminta nya untuk membawa Yeong ke IGD guna melakukan penanganan pertama.



"Di mohon untuk keluarga pasien menunggu di luar, agar membuat kita lebih fokus memeriksa keadaan pasien" ucap perawat tersebut.



Perawat tersebut kemudian menutup pintu IGD, dokter pun telah masuk ke dalam ruangan. Jungkook dan kedua orang tua Yeong menunggu Yeong dengan sabar. Bahkan Eomeoni Yeong menangis dengan tersedu sedu. Seharusnya kedua orang tua Yeong ingat bahwa Yeong memiliki riwayat penyakit yang cukup berbahaya untuk kelangsungan hidup nya kelak. Kenapa mereka melupakan semua itu? Kenapa mereka membuat nyawa Yeong terancam? Kenapa?