
Daniel selaku sahabat Yeong bertamu ke rumah Yeong karena telphon serta pesan yang ia kirim tak ada satu pun yang terbalas. Dengan rasa khawatir Daniel melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju rumah Yeong. Sesampainya di rumah Yeong Daniel tak melihat ada nya kehidupan dan rumah yang sedikit berantakan (kok rumah Yeong kek gini) karna ia mengetahui password rumah Yeong Daniel langsung masuk tampa izin dari sang pemilik dan rumah tersebut sangat kosong.
Daniel menemukan HP Yeong di lantai dan memungut nya. Daniel mengecek HP Yeong dan betapa terkejutnya dia saat melihat pesan email terakhir yang terdapat di HP Yeong. Daniel tahu pasti orang yang berada dalam foto tersebut adalah Jeon Jungkook. Dengan cepat Daniel langsung mencari informasi tentang Jungkook setelah informasi tersebut ia kumpul kan dan keesokan hari nya ia dapat bertemu dengan Jungkook.
Tampa ampun Daniel menghajar habis habisan wajah muluzz Jungkook. Sedangkan Jungkook sendiri masih kaget dan tak sempat melawan karna pukulan Daniel yang bertubi tubi tanpa ampun.
Daniel : Brengsek lu! Bajingan, bisa bisanya lu ngehianatin gadis polos kayak Yeong!!
Jungkook pun langsung tersadar mendengar nama Yeong dan segera menghentikan aksi dari Daniel.
Jungkook : Berhenti!! Apa kau kata aku menghianati Yeong?!
Daniel : iya bangsat! Lu! Siapa lagi setan!
Jungkook : apa buktinya?!
Daniel langsung melemparkan HP Yeong yang hanya memiliki sedikit batrai kepada Jungkook.
Daniel : tu apaan bangsat?!! Mau ngeles lagi lu hah?! Anjing!
Jungkook membelalak dan segera memeriksa alamat email dari pengirim foto itu dan..... nama Haneul di temukan.
Jungkook : bangsat jadi ini semua gara gara Haneul?!
Daniel langsung mencengkram kerah baju Jungkook dan bertanya kepada nya.
Daniel : bangsat lu! Yeong di mana ANJING?!
Jungkook : gue gak tau
Daniel : oke karna ini semua gara gara lu, lu harus bantu gue cari Yeong sampe ketemu! Deal?
Jungkook : Deal!
Setelah kejadian menceritakan masa lalu tersebut Yeong dan Namjoon mulai menjalankan aktivitas nya seperti di Korea. Yeong telah melamar kerja di perusahaan yang cukup besar namun tidak sebesar perusahaan Namjoon dan telah di terima. Namjoon berusaha karas agar membuat Yeong tidak bekerja namun apa daya Yeong memang pribadi yang sangat tangguh dan tak akan ada yang bisa menolak keinginan diri nya. Dan Yeong juga tidak mau kalau harus bekerja di perusahaan Namjoon walau terus di paksa. Apa boleh buat sekarang Namjoon hanya bisa memberikan nya izin saja. Di sana Yeong memiliki banyak teman baru di antaranya Dizna, Aleta, dan Lea. Mereka berteman cukup dekat dan sudah seperti sahabat.
Ternyata tahun telah berganti dan sekarang tepat satu tahun mereka di New Zealand. Malam tahun baru mereka rayakan dengan penuh suka cita, namun Yeong sangat rindu ke Korea sehingga Yeong menanyakan sesuatu kapada Namjoon
Yeong : Emmm Namjoon shiii~
Namjoon yang merasa suaranya di sebut langsung menatap Yeong yang ada di depanya
Namjoon : ne, Yeong?
Yeong agak gugup untuk terus terang kepada Namjoon, tatapi ia sangat rindu dengan Korea sehingga ia memberanikan diri untuk bertanya
Yeong : kapan kita akan kembali ke Korea? Kita di sini sudah satu, apa kau tak rindu Korea Namjoon shiii~
Namjoon : Jika kau mau kita akan berangkat nanti malam bagaimana?
Yeong pun sedikit membelalak dan terkejut dengan ucapan Namjoon. Karna ia pikir Namjoon akan memberi kan penolakan.
Yeong : Namjoon, lu serius kan?
Namjoon : iya~ gue serius, sana beresin barang lu, entar malam OTW Korea.....
Yeong pun langsung memeluk Namjoon dan berterima kasih serta segera berlari ke kamar nya untuk memberes kan semua barang nya.
Namjoon : Yeong Yeong~, walaupun kita balik ke Korea gue gak akan ngebiarin lu di sakitin buat yang kedua kali Yeong.