I Love You All

I Love You All
Come back



Halo inyong kambek, kangen gak? Gak kangen ya wes lah.


#part 2


_Yeong_


Hari ini adalah hari anniversary ku dengan Jungkook setelah satu tahun menikah. Jungkook sangat menyayangi ku, meskipun aku belum bisa memberikan nya keturunan. Aku tau Jungkook sangat menginginkan nya, tapi apa daya? Yang kuasa belum mengizinkan untuk memiliki momongan.


Seperti anniversary ku yang lalu lalu, Jungkook selalu memberi ku hadiah, dan aku akan memberikan nya hadiah pula.


Tapi mungkin saat ini kita tidak akan bisa melakukan nya, karna beberapa hari ini Jungkook dinas di luar kota dan meningggal kanku sendiri-lagi.


Menjelang setahun pernikahan kita, Jungkook sering sekali dinas di luar kota, tidak seperti biasanya. Tapi aku mencoba mengerti kondisi nya dan akupun bisa menerima nya.


Tut... Tut.... Tut....


Terdengar suara hp ku berbunyi. Aku pun segera menuju ke arahnya dan berharap bahwa itu adalah telephon dari Jungkook.


Ternyata benar, itu adalah Jungkook.


**Hallo? Jungkook! Kenapa kau tidak kunjung pulang?- grutuku


Aku hari ini tidak dapat pulang- jawab Jungkook dingin.


Kau lupa hari ini hari apa?- tanyaku memastikan.


Sudahlah aku sibuk! Aku akan menghubungimu nanti- Jungkook**.


Tut.... Tut... Tut....


Dia langsung memutuskan telepone nya tampa mengucapkan happy anniversary atau penutupan gitu? Sudahlah lebih baik aku pergi berbelanja- pikirku.


Aku pun mengambil kunci mobil lalu menutup pintu dan menjalankan mobil ke mall untuk mencari beberapa barang.


#sampai di mall


Aku melihat seorang pria yang sama persis seperti Jungkook. Tapi aku masih belum yakin karna pria tersebut merangkul pundak seorang wanita dengan begitu mesranya.


Tapi aku segera memutuskan untuk memastikannya dan memanggilnya cukup keras.


Pria tersebut pun menoleh. Dan seberapa terkejut nya aku ternyata pria itu benar benar Jungkook.


Kurasakan wajahku memanas, hatiku perih, tubuhku lemas dan beberapa tetes air mata mulai berjatuhan.


"Yeong?! Kamu ngapain di sini?" tanya Jungkook dengan wajah ketakutan.


Jungkook berusaha mendekat ke arahku tapi aku segera mundur menjauh dan menepis tanganya setiap ia menyentuh tubuhku.


"Sibuk banget ya kamu.... Sampai bisa jalan sama perempuan ini?!" tanyaku sambil meremeh kan.


"Maaf nona... Tapi saya hanya assisten dari tuan Jungkook, tadi tuan memeluk saya karna, saya baru saja terpleset" jelas perempuan tersebut.


Beberapa pengunjung mulai menyaksikan aksi kami bertiga. Bahkan beberapa di antaranya ada yang berhenti untuk menonton lebih lanjut.


"Sayang, itu semua benar, aku tidak mungkin menghianatimu, aku sangat mencintaimu" jelas Jungkook sambil tersenyum manis.


"Benarkah itu?"


"Iya sayang... Kau ingin membeli apa?" tanya Jungkook.


"Beberapa testpack" jawabku seadanya.


"Lagi?" tanya Jungkook lirih, namun masih bisa ku dengar.


"Belilah sendiri, aku akan mengantarkan assisten ku keluar dahulu, aku capek selalu mengantar mu membeli testpack tapi tidak ada hasil" ucap Jungkook sembari melewati ku.


Aku berusaha bersabar dengan segela perlakuan Jungkook yang selalu membahas tentang kekurangan ku. Apa dia pikir aku tidak menginginkan seorang anak?


Aku sungguh menginginkan nya, perempuan mana yang tak menginginkan seorang momongan?! Tapi sudahlah mungkin ini adalah jalan yang terbaik untuk kami berdua.


***Hai guys kangen gak nih?! Kangen lah ya (sama ceritanya).


Maaf ya kalau updet nya lama. Aku sudah kehabisan ide....


Jangan lupa like ya..... Makasih..... I love you ARMY💜💜💜***