
Mansion milik Jungkook saat ini sudah dalam keadaan hening. Tak satupun anak dari member Bangtan yang ingin untuk memulai berbicara, sebagian nya kembali tidur setelah mengantarkan orang tua mereka pergi menuju Indonesia.
Hawa dingin menusuk kulit. Tubuh Mina menggigil karena ia menggunakan pakaian yang cukup tipis dan tidak menggunakan selimut maupun jaket untuk menutupi tubuhnya.
Pandangan Yeonjun sesekali melirik kearah Mina yang sedang menggigil. Bukannya Yeonjun tidak kasihan kepada Mina, namun ia sendiri juga merasa kedinginan akibat tidak menggunakan jaket. Yeonjun pun berjalan kearah Beomgyu dan berbisik tepat di telinga milik putra Jungkook tersebut.
"Selimut mana uy? Dingin aing teh" dengan tatapan datar.
"Selimut? Ada atuh di kamar, ambil aja" jawab Beomgyu dengan suara pelan.
"Lu, ogeb? Gue kan gak tau kamarnya yang mana!" sewot Yeonjun sambil menatap kearah Beomgyu tajam.
"Maap atuh, aing teh lupa, kan selama ini kalau lu kesini yang mondar mandir cuman Mirra" cibir Beomgyu sambil berdiri dari duduknya.
Tak lama Beomgyu pergi, ia telah kembali sambil membawa beberapa selimut dan satu buah bed cover, segera ia memberikan Yeonjun satu bed cover dengan cara melemparkannya, dengan sigap Yeonjun pun langsung menangkapnya dan segera berjalan kearah Mira. "Thanks" ucap Yeonjun kepada Beomgyu. Sedangkan Beomgyu hanya menganggukkan kepalanya beberapa kali untuk membalas ucapan Yeonjun.
Yeonjun menjabarkan bed covernya guna menutupi tubuh mungil Mina, iapun ikut tidur di dalamnya karena udara memang cukup dingin.
•
•
•
•
•
•
•
Sinar matahari pagi menembus kelopak mata yang masih terpejam rapat hingga ahirnya terbuka secara perlahan. Iseul sebagai orang paling dewasa di dalam mansion tersebut telah bangun terlebih dahulu dan sudah mempersiapkan beberapa menu makanan yang sehat guna sarapan semua orang yang ada di dalam mansion tersebut. Setelah semua sarapan telah tertata dengan rapi diatas meja makan Iseul pun segera membangunkan semua orang.
•
•
"Thanks ya tadi udah bantuin cuci piring" ucap Iseul kepada Victoria yang sedang asik menonton televisi bersama para hyung dan nuna nya.
Sedangkan Victoria hanya mengangkat tinggi ibu jarinya sebagai jawaban dari ucapan Iseul.
"Gue mau ngomong sama kalian" sambung Iseul dengan nada tegas.
Semua orang berbalik badan menghadap kearah Iseul yang sedang berdiri tegak. Mata mereka menunjukkan rasa penasaran terhadap apa yang akan dikatakan oleh Iseul. Sebagian dari mereka tampak sangat khawatir tampa sebab yang jelas.
"Mulai sekarang, kita semua akan tinggal di mansion Beomgyu, ini dapat memudahkanku untuk mengawasi kalian semua" putus Iseul dengan wajah tegas.
"Tidak ada penolakan" sambungnya dengan tatapan mata membunuh. Seketika semua orang yang ada di ruangan itu tidak ada yang mengeluarka suara. Mereka segan terhadap Iseul. Tzuyu sudah terbiasa dengan sikap keras kepala Iseul, toh dia tidak masalah, karena mansion ini memiliki banyak kamar, jadi ia tidak perlu berbagi kamar maupun tempat tidur dengan orang lain.
"Kenapa?" tanya Tzuyu khawatir sambil mendekat kearah Mina.
"Aku tertusuk hawa ketegangan dan kesunyian di dalam ruangan ini" balas Mina dengan wajah dramatis.
"Nggak enggak, serius ini perut Mina sakit banget. Kayaknya Mina datang bulan deh, sakit. Pembalut Mina habis, beliin ya, kak?" pinta Mina dengan tatapan memelas kearah Iseul.
Segera Iseul mengalihkan pandangannya kearah lain "maaf, gue mau ngurusin barang barang kalian yang harus dipindahin kesini, oke gue berangkat, bye". Iseul segera mengambil kunci mobilnya dan berlari keluar mansion.
"Yah~ beliin Mina dong~ ayolah para pengeran yang baik hati. Mina tau kok kalian khawatir sama Mina~" ucap Mina seraya melemparkan tetapan memelasnya kearah Beomgyu, Soobin dan Yeonjun bergantian.
"Pembalut itu apa?" tanya Sana dengan wajah polosnya.
"Itu.... Itu...." jawab Beomgyu gelagapan.
"Sana, beli es krim yuk, Luhan mau beli es krim juga nggak?" ucap Mirra mengalihkan pembicaraan.
"Mau!!!" balas Sana dan Luhan bersama.
"Yuk yuk!" ajak Mirra sambil mengambil kunci mobil dan menatap tajam kearah Mina.
"Udah, sini gue beliin" pasrah Yeonjun kepada ulah Mina.
"Yeyy, yang ada sayapnya ya, biar gak bozor, terus mereknya......Terserah deh, yang penting ada sayapnya, kalau ada yang kyuti kyuti ya" pinta Mina antusias dengan tatapan berbinar.
"Masih untung gue mau beliin, jan banyak bcd deh, gue gak atau sayap sayap. Yang gue tau sayap tuh ayam" balas Yeonjun sebal dan langsung pergi ke Indomarket setelah ia berhasil menemukan kuncinya.
Maaf, kebanyakan liat rumus MATEMATIKA DAN TEORI PKN. Sekian, terima gaji.
•
•
•
• Gak bisa up banyak banyak karena lagi PAS. Minta doa nya ya biar PAS ku dapat nilai yang memuaskan. Aaamiiinnnn
•
•
•
•
Like nya jan lupa ye get