
Rumah megah, pengawal dan seorang putri cantik bermata coklat. Justine tersenyum lebar setelah mengamati keuntungan yang ia dapatkan setelah melayani tua bangka itu. Baginya ini cukup untuk membalas Cerry yang sudah menghancurkan hidupnya dan membawanya ke titik terendah dalam hidupnya.
Sayangnya tatapan jijik dan tak bersahabat dari putri mr Mike agak mengganggunya.
"Oh, jalang ayahku lagi? kali ini kau akan bertahan berapa hari. Asal kau tau semua jalang ayahku semua berakhir di perut ikan hiu," sinis Morron.
Dia harus menerima kenyataan jika ayahnya adalah gay. Selama ini dia besar tanpa adanya seorang ibu. Wanita yang melahirkan dirinya dan kakak laki-lakinya hanya wanita berbeda yang dibayar oleh ayahnya agar bisa melanjutkan keturunan. Setelah Morron dan Kakaknya, Mucha sudah besar maka kedua wanita itu diusir dari mansion geng blacknife dengan uang yang tidak sedikit.
"Sayangnya aku tidak akan berakhir seperti mereka, Sayang," jawab Justine sinis. Dia duduk di kursi dengan menyilangkan kakinya. Sudut bibirnya terangkat sedangkan matanya diam-diam memindai tubuh Morron yang montok.
'Jika ada kesempatan, aku akan menikmati tubuhmu, Morron. '
"Kita lihat saja nanti. Mana ayahku? " Morron bertanya sambil berkata sinis.
"Dia masih tidur. "
"Menyebalkan. "
Morron menghentakkan kakinya dan meninggalkan Justine yang menikmati kopi dan cerutunya. Setelah Mike bangun, dia akan mencoba merayu tua bangka itu untuk meminjam anak buahnya. Dia harus segera membalas Cerry bagaimanapun caranya.
.
.
.
Cerry Pov.
Aku memilih mengenakan make up tipis agar terlihat elegan. Baju karya desainer pilihan Scott berwarna putih mampu menyulap seseorang dan memberi kesan istimewa yang tidak bisa diremehkan. Kau tau, terkadang penampilan bisa memberikan nilai pada dirimu.
Aku memasuki elevator yang membawaku langsung menuju ruang rapat pemegang saham. Bisa ku lihat jika para pemegang saham di White Inc. sudah mulai berdatangan. Yang menarik__ Josh dan Louis turut ikut salam rapat ini. Dan aku yakin jika hal ini berkaitan dengan posisi CEO di perusahaan ini. Menurut pengamatanku Louis cocok menjadi CEO di perusahaan ini. Jika kalian bertanya mengapa bukan aku yang menduduki posisi itu? maaf saja, aku masih ingin melanjutkan eksperimen liarku bersama Scott. Menjadi CEO akan mengurangi waktuku bersama Scott secara signifikan. Hell no.
"Jadi, kami mulai mengajukan calon CEO dari Anderson group. Kami memutuskan untuk menunjuk tuan Louis Wellerd sebagai CEO White Inc. "
"Ini bearti perusahaan ini dikuasai oleh Anderson? "
"Kalian mencoba menguasai perusahaan ini namun kalian menggunakan trik seperti ini. Sangat tidak bermoral! "
Whoah, perdebatan sudah dimulai. Aku hanya diam sambil mendengar mereka semua beradu argumen. Omong kosong yang mereka semburkan terdengar menggelikan. Tidak adakah yang mempunyai otak untuk memberitahu kondisi White Inc saat ini.
"Ehem... "
Oh ternyata mr Sinclair mulai beraksi. Aku hampir lupa padanya.
"Tuan, lebih baik aku menjelaskan kondisi White Inc saat ini. "
Sinclair mulai menyalakan proyektor dan menampilkan denah dan diagram yang berisi angka -angka yang sudah sangat aku hafal. Dia mulai menjelaskan kondisi perusahaan yang memburuk akibat Justine mengalokasikan dana perusahaan untuk membayar denda pembangunan hotel dan kasino. Tidak sampai situ, beberapa industri kami tidak berjalan akibat tidak ada dana untuk membeli bahan industri karena uangnya menghilang entah kemana.
"Jadi, seandainya kalian ingin melepas saham kalian maka sudah dipastikan jika harga saham kalian akan anjlok. Kalian akan menderita kerugian yang signifikan. "
Bisik-bisik mulai terdengar diantara para pemegang saham. Sudah pasti mereka memucat karena kerugian yang terlihat di depan mata.
"Jadi... apa yang harus kita lakukan? "