Girls Behavior

Girls Behavior
Choise.



Cerry masih menyeringai melihat gadis bermata coklat madu yang indah itu memerah karena murka. Tidak perlu otak jenius untuk melihat jika gadis di depannya adalah seseorang yang ingin merebut Scott darinya. Tetapi Cerry merasakan jika emosi yang ada di mata gadis itu bukanlah pandangan mata seorang gadis yang sedang jatuh cinta. Pandangan yang dikeluarkan oleh gadis itu lebih kearah obsesi dan takut kehilangan. Ah, siapa perduli, yang penting sekarang adalah menunjukkan pada wanita brunette itu teritori -nya. Dan Cerry berniat menjadi seorang singa betina yang melindungi miliknya.


"Sudahlah Morron, jika kau datang ke sini hanya untuk mengacau aku tidak akan menghubungimu lagi, " ancam Scott. Dia berkata tanpa melihat ke arah Morron. Jari-jarinya masih menelusuri pipi Cerry dengan lembut. Perasaannya membuncah dengan kebahagiaan. Cinta yang terbalas adalah perasaan luar biasa yang membawamu ke langit dan menjadi penguasa di sana.


"Kau memang tidak pernah menghubungiku lagi, Scott! Apa karena wanita jalang itu!? " Morron menunjuk ke arah Cerry.


Cerry yang ditunjuk seperti itu oleh Morron hanya tersenyum dan menyusupkan wajahnya ke leher lezat Scott. Tangannya kemudian menyusup ke rambut gelap Scott dan memainkannya. Cerry yakin jika rambut sehalus sutra ini sudah menjadi impian wanita untuk menelusupkan jarinya pada adegan panas di ranjang.


"Kau tidak lagi mendengar ucapanku, Morron? " Scott menatap tajam Morron yang semakin marah karena ulah provokasi Cerry.


Terlebih tangan Cerry menurun dari rambut Scott menuju rahang yang sedikit ditumbuhi bulu disana__membelainya dan mencium rahang itu sekilas. Posisi wajahnya yang ia turunkan mengintip ekspresi Morron dari balik dada Scott untuk menunjukkan kemenangan dari persaingan singkat mereka.


Morron sangat kesal, ia menghentakkan kaki lalu pergi dari Villa ini. Dia tidak menyangka jika usahanya untuk menemukan Scott malah berakhir menyedihkan. Jika begini maka mau tidak mau Morron berniat meminta bantuan Ayahnya.


.


.


"Jadi? "


Cerry turun dari pangkuan Scott. Dia tidak lagi berniat mengulang malam panas mereka karena kehadiran wanita brunette dan marah yang menerobos villa.


"Apa? Aku dan Morron adalah teman masa kecil. Tidak ada yang istimewa diantara kami."


Cerry melangkah menuju jendela, ia membuka dan menghirup udara yang terasa sejuk, "Baiklah, aku tidak akan menyangkal penegasanmu. Mood-ku hanya hancur melihat wanita lain yang bertindak seolah kau adalah miliknya. Wanita mana yang tahan jika prianya seolah diklaim oleh wanita lain. Aku juga termasuk wanita itu. "


Dari angin yang berembus, Scott mencium aroma mawar dari tubuh Cerry. Aroma yang entah kapan sudah menjadi favoritnya.


"Bagaimanapun aku tidak bisa menyingkirkan Morron. Ayahnya salah satu ketua kelompok di dunia hitam. Tapi percayalah, hanya ada kamu- -selalu kamu, Cerry."


Cerry mengangguk, tetapi ia tetap tidak mendekat ke arah Scott. Ia takut akan melemah dan terperangkap dalam jaring pesona Scott. Setidaknya sikap dinginnya ini bisa menjadi peringatan bagi Scott jika dia tidak suka ada wanita lain dalam teritorialnya.


Cerry tidak akan melupakan sejarah Scott sebagai cassanova terkenal di Manhattan. Dia dan Louis merupakan alfa incaran wanita di luar sana. Seolah ditiduri oleh dua pria itu seperti memenangkan sebuah tropi dan patut dipamerkan. Jadi tidak mengherankan barisan para wanitanya bisa mengalahkan antrian penjualan tiket konser penyanyi terkenal. Mungkin Morron juga termasuk daftar yang pernah ia tiduri.


Scott menyadari jika wanitanya tengah merajuk. Dia justru merasa gemas dan senang secara bersamaan. Namun ia tau jika tidak bisa membiarkan permasalahan dan kekhawatiran Cerry akan Morron menenggelamkan perasaan manis ini. Scott tidak bisa membiarkan Cerry menghindarinya.


Grep..


"Kyaa... Scott, lepaskan! " pekik Cerry karena tiba-tiba tubuhnya melayang dan masuk ke dalam gendongan Scott.


"Tidak, kau tau kenapa? karena aku berpikir ingin memasukimu di tempat terbuka."


"Apa? tidak... Scott aku__"


"Scott, kita jadi basah... " gerutu Cerry.


"Aku suka melihatmu basah, Cerry. " Scott membuka kaosnya lalu celana pendek yang ia kenakan dan meninggalkan boxer biru yang terlihat menonjol.


Wajah Cerry terus memerah, pria di depannya ini memang pandai membangunkan gairah dalam dirinya. Seharusnya Scott yang terpesona dengan lekukan tubuhnya, rupanya keadaan terbalik. Cerry tidak mampu mengalihkan matanya dari otot bisep yang terlihat berkilau karena air laut. Cerry sangat mencintai tubuh itu. Bentuk V tegas yang menawan dan otot perut yang memiliki enam kotak yang keras membuat tangan Cerry gatal untuk membelainya.


"Giliranmu memberiku pemandangan yang indah Cerry, " bisik Scott sambil melepaskan kaos putih besar yang menutup tubuh Cerry hingga lutut. Kini Cerry menyakini hal baru yaitu berbisik adalah salah satu tindakan yang sangat seksi. Scott telah menunjukkan hal itu padanya.


Ketika kaos itu tidak lagi melekat di kulitnya, Scott tersenyum dan puas melihat lekukan indah Cerry. Tubuh yang mampu hadir di edisi majalah playboy secara berturut-turut.


"Aku akan memasukimu sekarang. "


Cerry pun akhirnya larut dalam permainan Scott di tengah pantai yang terbuka.


.


.


.


Di club malam khusus gay, Justine bertingkah baik. Dia mulai mengumpulkan kepingan puzzle yang berserakan dalam ingatannya.


"Kemunculan Cerry, Josh yang menawariku proyek, Evie yang gila, para pekerjaku yang mogok lalu bahan baku yang tidak tersedia di pasaran. Aku yakin ini semua terkait dengan wanita itu."


"Pasti Josh bekerja sama dengan Cerry membalasku dan berpura -pura merayuku. "


"Sial... Seharusnya aku tidak tertipu. "


Justine sangat marah. Terlebih sekarang dia terpaksa menjadi ** para pria tua yang menyimpang.


Tetapi ia mulai memikirkan cara untuk membalas Cerry yang sudah menghancurkan hidupnya.


"Justine, Mr Mike sudah tiba. Layani dia dengan baik. " Seorang penjaga memberi tahu Justine.


Justine pun beraksi. Ia tersenyum dan mulai bertindak manja. Kali ini dia mencoba menjadikan Mr Mike sebagai daddy sugarnya. Justine mengerahkan segala kemampuannya agar bisa lepas dan menjadi peliharaan Mike.


Tanpa diduga hal itu berhasil.


Cerry... Aku akan membalasmu.


Tbc.