Evanescent

Evanescent
masih,



skip,ini sudah seminggu sekolah aku masih tidak punya teman untungnya aku sekelas dengan ketiga sahabat ku jadi aku tidak terlalu pendiam


bahkan aku belum mengenal nama teman sekelas ku,dan tidak terlalu tertarik dengan mereka


hari hari SMA ku berjalan seperti biasa


belajar


tak ada lagi yang kuharapkan memberi senyum lagi


ini pelajaran prakarya yang pertama,gurunya bertubuh mungil tapi wajahnya sangat kejam


saat masuk kelas,kau tau?HAHAHAHAHA SUARANYA SEPERTI SEMUT,TAK TERDENGAR


aku sampai menahan tawa,tapi lala,angel,tina menutup mulut dan menyenggolku


satu kelas memandangi ku aneh,


fyi:saat pelajaran prakarya kelas ku dan kelas sebelah itu bergabung,khusus untuk anak perempuan di kelas dan anak laki laki di ruang prakarya


untung beliau tidak mendengar ku,jadi aku selamat saat itu


kami hanya diberi sedikit materi,lalu gurunya menjelaskan


aku duduk di dekat jendela


saat guru menerangkan aku sama sekali tidak mendengar suarany yang kudengar hanyalah suara motor dari luar sekolah dan suara kakak kelas yang sangat ribut karna sedang freeclass


aku asik memandangi keluar,ntah pun apa yang menarik disana


tiba tiba jendela itu tertutup karna angin,dan aku membukanya dan tak kuduga ada seseorang yang tertampar jendela itu:'( dia meringis,dan aku mendengarnya suaranya seperti familiar


dan aku spontan


"maaf,aku tidak tau kau disitu"


"tidak papa"jawabnya sambil memegang hidungnya


dan lagi lagi aku menjadi sorotan di dalam kelas


ibu prakarya(sebut saja bu ipeh): "hei kamu,ada apa itu "


eca:"maaf bu"


bu ipeh:"fokus ke pelajaran saya"


eca:"iya bu"


*bagaimana aku fokus,sedangkan aku tidak mendengar suaramu bu"-batinku


unknown:"belajar,jangan menghayal saja"


eca:aku langsung menutup jendela itu,dan mencoba mendengar suara guruku yang amat indah sampai sampai aku tidak bisa mendengarnya


**** bel istirahat


aku menitip makanan sama lala dan tina,sedangkan aku dan angel diam di kelas kalau aku melanjutkan aktivitasku yang terhambat oleh orang aneh td,sedangkan angel?sedang di godai semut,alias abg kelas


tbtb,seseorang mengetuk jendela


eca:"siapa itu"


unknown:"......"


hhh mengganggu saja


aku tidak mempedulikannya dan melanjutkan khayalan ku,


dia mengetuknya untuk kedua kali


eca:"sebenarnya ada apa?"


unknown:" hahahah akhirnya kau melihatku"


tapi,terlihat tenang


*fyi,aku belum tau siapa dia,namanya,atau apapun yang kutau,setiap mendengar suaranya,melihat tawanya,menatap matanya,aku merasa sesuatu yang aneh di tubuh ku*


aku hanya berdehem,berusaha menyelesaikan pembicaraan


unknown:"jadi kau anak kelas 10"


eca:"bukan"


unknown:"tapi kau ada di kelas sepuluh b"


eca:"tidak perlu kujawb,kau sangat bodoh,ssudah tau tapi masih bertanya"


unknown:"alamak,sadis sekali cara bicaramu"


eca:"tidak peduli"sambil menutup jendela


kebetulan,tina dan lala sudah pulang dari kantin dan ini waktu makan siang


'selalu saja mengganggu'


tina:"siapa ca?"


eca:" ah,nggakok"


lala:"besok kita ke tht ya ca"


eca:"untuk?"


lala:"seperti nya kau sudah gila,kau bilang ada yang mengganggu,tapi tidak ada apa apa"


angel:"kurasa kau yang sudah gila la"


eca:"HAHAHAHAHAHAH,semua orang sangat aneh hari ini"


lala:"kok aku?"


tina:"sudahi kebodohan ini,jangan membuat ku semakin bodoh"


eca:"HAHAHAHAAHUHUKHUKHUK"-KESELEK BOSS


tina,angel,lala dengan sigap mengambilkan ku air minum dan menepuk punggung ku


eca:"makasih"


angel:"makanya kalo makan jangan tertawa"


eca:"habis kalian seperti orang bodoh"


lala:"hahahah sudah sudah,nikmati makan siang kalian"


***bel pulang,


tina,lala,angel:"byee! kita duluan ya caa!"


eca:"hati hati!"


ketiga sahabt ku tetanggaan,beda dengan ku rumahku sangat jauh,hhh'-'


aku menunggu angkot di seberang sekolah,seseorang di parkiran menatap ku lagi


aku tau,tapi aku berusaha tidak melihatnya


dia mendekatiku,aku melihatnya dari pucuk mataku


dannnnn,nasib baik selalu berpihak padaku,angkot ku datang haha


saat kulihat lagi,dia kembali lagi ke parkiran