
4 tahun kemudian
Meira dan Reihan datang ke sekolah Mecca, untuk mengambil rapot. Guru-guru disekolah sangat takjub akan ketampanan dan kecantikan orang tua Mecca, mereka terlihat serasai dan bahagia. Bahkan Mecca sempat kesal ada yang bilang bahwa Meira itu kakaknya bukan mamanya, entah memang karena Meira begitu muda dan menarik para perhatian guru pria di sekolahnya. Sebenarnya ia bersyukur jika keluarganya memiliki paras yang bagus serta bergelimang harta, tapi itu yang menjadi boomerang entah mereka tulus atau tidak berteman dengan Mecca. Sehingga ia kadang menyembunyikan identitasnya sebagai anak Reihan Ismail dan bagian dari keluarga Alexssander.
..................
Tak terasa sudah hampir 6 tahun Meira menggabdikan diri sebagai istri dan ibu dari anak-anak Reihan. Rasa syukur yang tak bisa berhenti ia ucapkan kepada Allah SWT, kini ia sedang mengandung anak kedua. Tentu ini anugera yang terindah sekaligus amanah yang harus ia dan suaminya jaga. Kini ia telah menyelesaikn pendidikan spesialis anak, tentu jika buka dukungan suami serta keluarga ia tidak akan sampai seperti sekarang. Mecca tumbuh menjadi gadis yang cantik, cerdas, ramah dan berpenampilan tomboy serta Rizmi sudah mulai masuk sekolah dasar ia menjadi anak yang, ceria, cerdas, tampan dan bersikap cuek sama persis seperti papanya.
Waktu memang berjalan begitu cepat, Meira memang sangat menikmati peran yang sudah ia lakukan hampir 6 tahun lamanya, ini hanya sepenggal perjalanan yang ia lakukan. Masih memiliki perjalanan panjang sampai maut memisahkan ia dan suaminya. Terjalnya perjalanan hidup masih harus ia hadapi, Reihan menjadi sosok penompang hidupnya. Bisnis Reihan semakin maju, serta makin terkenal sebagai pengusaha yang sukses apalagi semua orang tau kalau Reihan adalah menantu dari seorang Alexssander.
Semakin kita tinggi maka angin yang kita hadapi akan semakin kencang, banyak beberapa perusahan yang ingin menghancurkan bisnis yang Reihan bangun. Sama halnya seperti pepatah, ada wanita yang hebat dibalik pria yang sukses. Pepatah itu memang layak disandang oleh Meira, kalau bukan tanpa Meira dan keluarga kecil mereka tentu Reihan tidak akan bisa sesukses sekarang. Yang awalnya hanya kantor konsultan dan properti, sekarang merambah dunia kuliner dan parawisata, serta resot dan penerbangan sama seperti keluarga Alexssander. Kejujuran dan ketegasan dalam berbisnis itulah yang ia terapkan sehingga disegani oleh rekan-rekannya, bahkan ada juga yang tidak suka dengan sikapnya.
Usia kandungan Meira memasuki 7 bulan, hari ini ia akan melakukan acara syukuran 7 bulan dengan mengundang beberapa sahabatnya serta sisanya adalah rekan-rekaan bisnis Reihan dan Alexssander. Mecca dan Rizmi tentu senang dengan akan hadirnya anggota baru dalam keluarga mereka, walau dirasa umur mereka memiliki jarak yang jauh dengan anak kedua yang Meira kandung.
“Mba Meccaaa...” teriak Meira.
“Iya Ma, ada apa?” tanya Mecca.
“Tolong bantuin mbo yu” pinta Meira.
“Boleh Ma” jawab Mecca.
“Makasih ya sayang” ucap Meira
Acara syukuran 7 bulan berjalan dengan lancar, semua keluarga besar berkumpul di rumah Reihan dan Meira. Kedua kakak Meira serta kedua anak Reihan bersama keluarga kecilnya pun lengkap hadir semua diacara tersebut. Tak ada harta yang paling berharga selain keluarga, uang dapat dicari tapi kumpul bersama keluarga itu hal yang akan mungkin mereka lewati.
Mecca sedang asik berkumpul dengan para sepupunya, disana ada Andre, Bryan dan Farsa (Sasa) mereka anak dari Dewa Alexssander, kemudian ada Arya, Sesilia (Sesil) dan Kinta mereka anak dari Devan Alexssander, kemudian ada Fitria, Rama dan Bisma mereka anak dari Bayu Ismail dan yang terakhir ada Reza, Shanty dan Putri mereka anak dari Fara Ismail. Rumah Reihan dan Meira menjadi ramai karena ada muda mudi dari keponakan mereka yang tumbuh secara bersamaan karena umur mereka yang tak terlalu jauh bahkan ada yang sama.
Mecca selalu saja cekcok dengan si dingin Andre, membuat para sepupu yang lainnya pusing akan tingkah mereka. Mecca cerita kemarin ketemu Andre disebuah Mall
“Pa, kemarin aku ketemu sama si es balok Andre di Mall” sambil menunjuk Andre.
“Issh, yang sopan dong sayang. Panggilnya Kak Andre” gumam Reihan
“Ogah deh, harus sopan sama dia. Masa kemarin dia mau-maunya disentuh sama cewe-cewe yang tak tau malu Pa, Kak Sesil sama Putri juga kemarin liat. Ga tau malu banget tuh orang” ucap Mecca.
“Lah terus apa hubungannya sama Mba?” tanya Reihan sambil menggoda putrinya.
“Malu lah Pa, dia kan sepupu aku dan semua orang tau dia cucu tertua Alexssander. Harusnya memberikan contoh yang baik” jelas Mecca.
“Kak Dewa, seperti Mecca dan Andre coccok ya. Gimana kita jodohkan saja kak?” tanya Reihan pada Dewa.
“Hahaha...boleh Rei, gue rasa mereka cocok saling melengkapi satu sama lain” tawa Dewa. Reihan dan Dewa sengaja menggoda anak-anaknya.
“Ihh Papa apa-apaan sih, ogah baget gue dijodohin sama es balok kaya Andre” ucap kesal Mecca dan langsung meninggalkan mereka semua yang berada ditaman.
Para sepupu mereka hanya bisa tertawa melihat tingkah Mecca dan Andre bagaikan kartun Tom and Jerry, Reihan memang menyadari putrinya tersebut sudah menjelama menjadi gadis yang cantik dan bersikap dewasa diusianya baru saja 13 tahun tapi tetap saja memiliki sikap ke kanak-kanakan. Semakin malam mereka semua berpamitan untuk pulang, kebahagian yang tak bisa dibeli dengan materi ialah berkumpul dengan seluruh keluarga besarnya.