
2 bulan kemudian....
Tak terasa waktu berjalan dengan cepat, 2 hari kedepan adalah moment ujian yang menegangkan untuk dokter muda. Dimana mereka akan melakukan ujian OSCE dan UKDI, jika ujian ini berhasil dilewati maka mereka resmi akan disumpah menjadi dokter yang sesungguhnya. Hal ini menjadi semakin menegangkan bagi Meira, dikala usia kandungannya sudah memasuk 15 minggu dan ia akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyelesaikan studinya dengan baik, tak lupa dengan penampilan Meira yang kini sudah berhijab menambah aura kecantikannya.
“Liv, jangan lupa kita berdo’a dulu sebelum masuk ruangan” saut Meira pada sahabatnya itu
“Aduh gue deg-degan nih Ra, tapi Bismillah deh pasrah sama Allah aja” jawabku sambil tangan sedikit gemetaran.
“Sama Liv, gue juga nih” balasku. Ujian OSCE ini merupkan ujian studi kasus, dimana para dokter muda akan diberikan kasus beberapa macam penyakit dalam kurun waktu yang hanya sebentar sekitar 10-15 menit untuk satu kasus penyakit. Diawal dengan cara mendiagnosa, penjelasan tentang penyakit, cara menanganinya dan pemberian jenis obat yang tepat untuk penyakit tersebut.
Tak terasa waktu ujian OSCE telah usai, Meira dan Olivia mendapatkan 6-8 kasus penyakit yang harus mereka jelaskan pada saat berada di ruangan tadi.
“Raa, mudah-mudahan hasil ujian OSCE kita sesuai harapan ya” ujar Olivia pada sahabatnya.
“Aamiin Ya Allah, kita sudah berusah semaksimal mungkin disertai dengan do’a. Jadi kita serahkan hasilnya kepada Sang Pemilik Takdir Liv” balasaku.
“Aamiin, ujian kali ini emang menentukan nasib kita ya Ra. Kalau berhasil kita bisa ujian UKDI esok hari”
Ujian OSCE ini memang menentukan langkah ujian selanjutnya, ketika para dokter muda dinyatakan lulus ujian OSCE maka mereka akan melanjutkan ketahap ujian terakhir yaitu UKDI. Sambil menunggu hasil ujian OSCE Olivia dan Meira beristirahat sejenak untuk melaksanakan shalat dzuhur setelah itu baru makan siang, menurut ketua program studi profesi kedokteran yakni dr. Zaheed Al-Ihsan, M.Sc., Sp.A. hasil ujian akan diumumkan sekitar jam 14.00 WIB.
..................
Waktu yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba juga, saatnya melihat hasil ujian tadi pagi. Para dokter muda yang jumlahnya sekitar 30 orang termasuk Meira dan Olivia di dalamnya, semua para dokter muda dipersilahkan memasuki Aula Fakultas kedokteran. Sebelum ketua dr. Zaheed mengumumkan hasilnya, ia memberikan sambutan sepatah dua patah kata terlebih dauhulu sebelum ke acara inti
Setelah sambutan dari dr. Zaheed usai sekarang saatnya pengumumkan yang ditunggu-tunggu, dimana pembacaan hasil ujian akan dibacakan oleh dr. Rieska Amalia, M.Si., Sp.Rad.
“Assalamualaikum wr.wb selamat siang para dokter muda, kebangga kita semua. Kalian kali ini telah menyelesaiakan ujian OSCE. Tanpa harus menyebutkan satu persatu kalian semua dinyatakan lulus, tapi seperti yang dr. Zaheed bicarakan ada 4 dokter muda yang mendapatkan hasil ujian dengan baik dan ke 4 dokter muda itu adalah Zidan, Rendra, Olivia dan Meira, sekali lagi saya ucapkan selamat kepada kalian semua karena telah berhasil melewati ujian ini dengan baik dan kepada 4 dokter muda yang disebutkan dimohon untuk maju ke depan. Sebelum saya tutup acar ini, jangan lupa siapkan diri kalian untuk UKDI dan selamat beristirahat. Wassalamualaikum wr.wb”
..................
Hari ini adalah ujian terakhir yang harus dilalui oleh seleruh dokter muda di Indonesia bukan hanya dikampusnya saja. UKDI (Ujian Kompetensi Dokter Indonesia) dimana ujian ini menggunakan komputer dan ujian ini juga akan menentukan ke lulusan para dokter muda, apakah layak menjadi dokter sesungguhnya atau tidak, bisa dibilang ini semacam ujian nasional versi dokter muda. Tujuan UKDI adalah untuk memberikan informasi berkenaan kompetensi pengetahuan, keterampilan dan sikap dari para lulusan dokter umum secara komperhensif kepada pemegang kewenangan dalam pemberian sartifikat kompetensi sebagai bagian dari persyaratan registrasi untuk kemudian seorang dokter dapat mengurus pengajuan surat izin praktik (SIP). Meira beserta rekan-rekannya mulai memasuki ruangan komputer dan duduk sesuai dengan katu ujian masing-masing, dimana mereka akan mengerjakan soal dengan jumlah 150 soal pilihan ganda dengan waktu sekitar 150 menit atau 2,5 jam.
2,5 jam sudah berlalu kini saat mereka mengakhiri ujian “Liv, Alhamdulillah step by step telah kita lalui dengan baik” ujar Meira pada sahabatnya “Alhamdulillah ya Allah, kita tinggal nunggu hasilnya sekitar 1 bulan ya Ra” balasku.
“Ya nih Liv, mudah-mudah kita dan rekan-rekan sejawat lulus ya”
“Aamiin ya Allah, ya udah kita pulang yuk Ra” sambil membereskan peralatan tulis.
“Ya udah Liv, aku duluan ya. Itu suami gue udah jemput”
“Ciee so sweet amat sih Ra” ledek Olivia pada sahabatnya.
“Hahaha, biasa aja deh Liv. Duluan ya, Assalamualaikum”
“Ya deh, Waalaikumsalam”