Cinderella

Cinderella
09



"Hey, kenapa menangis?" tanya Nara merasa khawatir melihat air mata pria yang walaupun kesal karena sering diganggu, namun diam-diam disukai olehnya.


Sung Hyun menggenggam erat tangan Nara seolah takut untuk melepaskannya. Setelah beberapa saat, Sung Hyun kembali menguasai emosinya. "Maaf, Kau harus melihatku seperti ini."


Nara menggelengkan kepalanya. "Aku senang kau datang menjengukku." senyumnya.


Sung Hyun pun balas tersenyum. Rasanya dia ingin terus berada di samping Nara. Namun mendadak nafasnya merasa sesak. " Nara, apakah kau kesulitan bernafas?"


"Tidak, kenapa?"


Sung Hyun pun menoleh ke arah jendela dan melihat setitik cahaya di luar sana. Mendadak dia menyadari sesuatu. "Maaf, tapi aku harus pergi." ucapnya.


"Oh, haruskah?" tanya Nara kecewa. Namun dia sadar kalau dia tidak boleh memaksakan kehendaknya.


"Aku, harus pergi. Tapi aku akan kembali lagi." ucapnya dan langsung berlari keluar pintu.


Nara pun memandang punggung Sung Hyun dengan nanar. Setelah beberapa lama, dia kembali menangis. Entah apa yang terjadi, namun sepertinya mereka semua tidak bisa dengan bebas datang menjenguknya. Dia harus sabar dan kuat.


🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋


Hari ini, Nara terbangun tidak dengan sendirinya, seperti yang biasanya terjadi, melainkan dia terbangun karena mendengar suara seseorang yang sudah sangat dikenalnya. Orang itu menyentuh pundaknya pelan, dan memanggil namanya berkali-kali, sampai akhirnya dia terbangun, dan melihat orang itu.


"Yoo Ran?" tanya Nara tidak bisa mempercayai pandangan matanya.


Yoo Ran tersenyum pada Nara dengan mata yang berkaca-kaca. Setelah itu dia pun langsung memeluk Nara dengan erat dan tangisnya pecah.


"Bae Woo," gumam Nara dan mengulurkan tangan kirinya untuk memeluk Bae Woo juga. Bae Woo pun memeluk Nara dengan erat dan menangis seperti halnya Yoo Ran.


"Hey, ada apa ini? Kenapa kalian menangis seperti itu?"


Yoo Ran dan Bae Woo melepaskan pelukan mereka. Yoo Ran pun langsung mengoceh tanpa henti.


"Kami pikir tidak akan bisa bertemu denganmu lagi. Kami begitu khawatir dan kami sudah putus asa untuk membuatmu tersadar. Sampai akhirnya Sung Hyun datang kepada kami dan menceritakan semua yang terjadi. Tentang cerita perawat Hari dan pengalaman Sung Hyun. Awalnya kami tidak percaya, tapi kami mencoba, namun akhirnya kami berhasil. Kami benar-benar sangat senang."


Memdengar ucapan Yoo Ran, tentu saja Nara hanya bengong tidak mengert, "Kalian bicara apa?" tanyanya.


Baru Yoo Ran ingin menjelaskan kembali, Bae Woo sudah memotong. "Yoo Ran, kita tidak bisa lama-lama. Ini masih percobaan. Kita harus segera pergi. Kamu ingat kan apa yang aku katakan sebelumnya?"


Yoo Ran menatap Bae Woo dengan kecewa. Namun dia paham kalau dia tidak bisa membantah. "Baiklah. Nara, kami berdua harus segera pergi. Maaf, kami tidak bisa lama-lama. Tapi kami akan segera kembali." pamit Yoo Ran dan dia pun mengecup kening Nara.


"Tapi, kalian sudah mau pulang? Kalian baru saja tiba."


"Kami tahu, oleh karena itu, maafkan kami. Kami akan segera kembali secepat yang kami bisa." ucap Bae Woo mengecup kening Nara juga.


Setelah itu mereka berdua pamit dan keluar dari dalam kamar, meninggalkan Nara dalam tanda tanya besar. Sebenarnya apa yang sedang terjadi?"


#Ada yang tau gk? Apa yang sebenarnya terjadi?


#Kalau ada yang tau komen ya😁😁😁