Cinderella

Cinderella
20



keesokan harinya, Yonghuu main ke dalam kamar Nara.


" Hai, mau apa keMari?" Canda Nara.


"hanya iseng, sedang apa, Nara?" tanya Yonghuu dengan sikap cuek seperti biasanya.


kali ini Nara tidak mau ambil pusing dengan ledekan Yonghuu, "hanya baca."


" kamu kelihatan sudah lebih baik daripada kemarin." ucap Yonghuu.


Nara mengangkat satu alisnya, " memangnya aku kenapa kemarin?"


" kemarin kau kelihatan stress dan menyedihkan sekarang lebih baik."


Nara terdiam mendengar sindiran Yonghuu, namun ucapannya memang ada benarnya. sehingga Nara tidak terlalu tersinggung dibilang begitu.


" mau makan?" tanya Nara menawarkan Sebutir apel pada Yonghuu.


"apel? darimana kau mendapatkannya?" tanya Yonghuu, matanya melebar karena terkejut melihat buah itu.


" entah, begitu bangun aku sudah melihatnya di atas meja."


Yonghuu pun menerima apel tersebut dan menggigitnya, " manis sekali." Cengirnya terlihat sangat kekanak-kanakan.


Nara tersenyum tipis melihat sikap Yonghuu, kemudian dia pun melanjutkan membaca kembali. Tapi Tak lama kemudian, terdengar suara-suara di depan pintu masuk kamar. pintu pun terbuka dan masuklah Yoo Ran dan Bae Woo, namun kali ini Sung Hyun ikut bersama mereka. mereka bertiga kelihatan serius membahas sesuatu.


namun ketika mereka sudah masuk dan melihat Nara sudah bangun dari tidurnya, Yoo Ran, Bae Woo dan Sung Hyun pun segera menghentikan pembicaraan mereka. sebagai gantinya mereka Langsung tersenyum lebar ke arah Nara.


"wah, sedang asyik makan, nih!" senyum Yoo Ran.


namun sebelum Yoo Ran, Bae Woo dan Sung Hyun sampai di samping tempat tidur, Yonghuu yang sedari tadi duduk di samping Nara segera turun dari atas tempat tidur. tanpa berbicara apapun, Yonghuu Melambaikan tangannya kearah Nara dan memberikan isyarat bahwa dia akan kembali saja ke dalam kamarnya. Nara mengangguk sambil tersenyum.


melihat hal itu, Bae Woo merasa heran, dan dia pun menoleh memandang pintu namun tidak melihat apapun. tapi dia memutuskan untuk tidak banyak bertanya.


"apa yang kalian bawa" tanya Nara begitu matanya menangkap sesuatu yang berat berada dalam tas hitam besar di bawa oleh Sung Hyun.


"ini laptopku," jawab Bae Woo.


"untuk apa kau membawanya?"


" jelas saja untuk menyelesaikan masalahmu, kamu pikir untuk apa?" jawab Yoo Ran Sambil mencomot potongan daging yang berada di atas piring dalam pangkuan Nara.


"Benarkah? kalian sudah menemukan jalan keluar untuk menyelesaikan masalahku?" tanya Nara penuh harap.


" yup!" jawab Bae Woo mantap. " sepertinya rencana ini akan berhasil."


" Makassiiiihhh......! " teriak Nara spontan dan langsung memeluk kedua sahabatnya itu. tadinya dia ingin memeluk Sung Hyun juga, namun ditahannya. "ehm...., kau juga datang?" tanya Nara kepada Sung Hyun.


"tentu saja. aku yang pertama kali berhasil bertemu denganmu. jadi aku berhak untuk ikut serta dalam rencana apapun yang akan kalian lakukan." ucap Sung Hyun dengan penuh tekad. "Lagipula kau kan pacarku."


mendengar ucapan Sung Hyun, tentu saja membuat Nara kaget. " pacar?"


melihat reaksi Nara, tentu saja membuat Bae Woo dan Yoo Ran terheran-heran, namun kemudian mereka bisa paham.


"Iya. kita sudah berpacaran sejak kelas 1 SMP." jelas Sung Hyun.


Nara memutar bola matanya, dia memang mengenal Sung Hyun sejak SD kelas 5, tapi mereka tidak kenal dekat. kalaupun kenal, mereka akan saling cuek karena tidak pernah sekelas. sekarang Sung Hyun mengatakan kalau mereka jadian sejak SMP? memikirkan hal itu, tentu saja membuat wajah Nara langsung memerah.