Cinderella

Cinderella
24



"kamu tidak tahu kalau ini merupakan masalah yang serius, ya? Ini bukan sedang main main, ini sangat berbahaya, dan bisa saja mengancam nyawa mu, kamu bisa terluka. apa Kamu paham?" ulang Nara lagi kali ini dengan nada yang lebih lembut.


" aku paham betul, kok, oleh karena itulah aku bersikeras untuk tetap ikut kamu!"


Nara tidak tahu harus berkata atau berbuat apa lagi, " Oke oke, Kamu ikut, tapi ingat, kamu tidak boleh menyusahkan, kamu harus menjaga dirimu sendiri. ingat itu, karena aku tidak akan telah susah untuk menjaga mu."


" aku aku ikut tidak untuk menyusahkan, Kok!" kata Yonghuu yang sekarang sudah tersenyum lebar kemudian tanpa bilang apa-apa lagi dia langsung berjalan menuju mobil, masuk ke dalamnya dan duduk di jok belakang dan dengan tenang.


Nara segera menyusul namun masih tidak mengerti akan jalan pikiran Yonghuu. Nara memang selalu kalah oleh anak ini, entah itu dalam hal adu mulut atau apapun juga. entah kenapa dia selalu mengalah kepada anak ini.


setelah Nara masuk ke dalam mobil, Sung Hyun bertanya, " apa kita bisa berangkat sekarang?"


Nara mengangguk. " ya, Berangkat lah. Maaf membuat kalian menunggu."


Sung Hyun pun segera melajukan mobilnya dengan secepat mungkin. sekarang waktu hampir menunjukkan pukul 1 dini hari, masih tersisa kurang lebih 2 jam lagi untuk mempersiapkan semuanya sebelum lubang hitam itu terbuka kembali.


setengah jam kemudian, akhirnya mereka semua telah tiba di lokasi kecelakaan kurang lebih 2 minggu yang lalu. kondisi jalan terasa lengang dan begitu mencekam. semua pertokoan yang biasanya ramai saat ini sudah tutup semua, lampu jalan pun tidak menyala dengan sempurna, beberapa kali berkedip-kedip, Entah berapa lama lagi akan mampu bertahan untuk menerangi jalan ini. angin Menerbangkan kertas-kertas dan juga plastik-plastik. saat ini bulan tertutup awan.


Sung Hyun memarkirkan mobil di depan Salah satu kios majalah yang sudah ditutup. mematikan mesin dan menyalakan lampu dalam mobil.


"jadi sekarang bagaimana?" tanyanya.


Bae Woo masih saja sibuk dengan banyak rumus rumus untuk menemukan kembali koordinat tempat lubang itu kira-kira akan muncul kembali. sedangkan Nara hanya menggelengkan kepalanya.


mendengar pertanyaan Yoo Ran, tentu saja membuat Nara keheranan. " Tentu saja aku menemui.....,"


belum Nara menyelesaikan kalimatnya, tiba-tiba Yonghuu keluar dari dalam mobil. dan itu membuat Nara kaget. " Yonghuu!" dan dia pun ikut keluar.


lagi lagi Yoo Ran dan Sung Hyun dibuat bingung. Sebenarnya apa yang dilihat oleh Nara? mendadak Yoo Ran dan Bae Woo merasakan Hawa dingin yang mencekam dan itu membuat mereka bergidik ngeri. tapi mereka berdua berusaha untuk diam dan tidak mengatakan apapun kalau tidak mau mengerjakan pekerjaan Bae Woo.


Bae Woo masih saja sibuk, berkali-kali dia mengeluarkan suara kesal karena gagal dengan berbagai macam rumus yang dimasukkan oleh Nya.


merasa bosan dan khawatir, Sung Hyun memutuskan untuk memberanikan diri dan menyusun Nara keluar dari dalam mobil. " aku keluar dulu untuk menjaga Nara. kalian di dalam sini saja!" ucap Song Hyun dan langsung turun dari mobil.


Bae Woo dan Yoo Ran hanya mengangguk. itu yang terbaik, harus ada seseorang yang menjaga Nara.


Sung Hyun berjalan pelan karena suasana masih gelap dan nyaris tidak tampak sesuatu apapun dalam jarak 5 meter ke depan.


" Nara, Kamu di mana?" teriaknya.


"Aku di sini." jawab Nara samar-samar.


" di mana?" teriak Sung Hyun lagi merasa sangat khawatir, namun dia terus berjalan lurus ke depan. Sampai akhirnya dia melihat bayangan 2 sosok manusia dalam jarak 5 meter. "Nara? Kamu sama siapa?" Tanya Sung Hyun merasa heran namun dia terus berjalan mendekat. dan sebelum Nara menjawab, Sung Hyun Akhirnya bisa melihat dengan jelas kalau Nara sedang menggandeng seorang anak kecil. Sung Hyun pun merasa heran, Sejak kapan anak kecil itu ada di sana?