Cinderella

Cinderella
21



"ehm-ehm, nostalgianya cukup sampai disini saja. ada masalah yang lebih penting." dehem Bae Woo.


Nara dan Sung Hyun langsung merasa malu, wajah mereka berdua memerah. tentu saja hal itu membuat Yoo Ran dan Bae Woo tersenyum geli.


" Jadi, bagaimana caranya?" tanya Nara lagi berusaha terdengar bersemangat.


" Nanti aja, lebih baik kau habiskan dulu makananmu, ya!" kata Yoo Ran sambil mengambil sendok dan menyuapkan sesendok nasi ke dalam mulut Nara.


"Oh iya, Baiklah! aku habiskan dulu ya! nanti baru dari tahu di mana rencananya," kata Nara mengunyah nasinya.


sementara Nara menghabiskan sarapannya disuapi oleh Yoo Ran dan ditemani berbincang-bincang Bersama Sung Hyun, Bae Woo mempersiapkan laptopnya. namun diam-diam, Nara memperhatikan Bae Woo dengan seksama, mulai dari membuka laptop, mengaktifkan, sampai akhirnya Bae Woo sibuk mengetik macam-macam.


"oke, sudah sip!" kata Bae Woo Setelah beberapa lama.


mendengar kabar baik tersebut, tentu saja Yoo Ran, Nara dan Sung Hyun langsung menghampiri Bae Woo.


"yah, ada kan tuh, di salah satu komik kamu tentang tokoh utama yang tiba-tiba tersedot ke dunia yang lain?"


Nara mengangguk, Tentu saja dia tidak ingat komik yang mana.


"Oke, jadi dalam Pemilu itu si tokoh utama mengalami kecelakaan, terkena bom dan tiba-tiba dia terlempar ke dunia yang lain. nah, dalam kasus kamu, awal kejadiannya nggak berbeda, kamu juga mengalami kejadia yang membuatmu syok dan terlempar ke dunia lain dalam dimensi yang berbeda, bisa terdapat perbedaan waktu, tempat, orang-orangnya, bahkan mungkin dunianya sekali pun, karena perbedaan dimensi itu."


" kalian pernah mendengar yang namanya lubang hitam, kan? jadi semacam itulah. dimana lubang hitam itu biasanya hanya muncul dalam waktu-waktu tertentu, dan juga dalam tempat yang yang sama. di mana menurut perhitunganku, kamu tersedot oleh lubang hitam itu tepat 2 minggu 3 hari yang lalu, pada jam 3.03 dan 3 detik. pada saat ini, lubang hitam itu sedang dalam keadaan tertutup atau mungkin terbuka Entah di mana, Bisa saja untuk memperhitungkan di mana selanjutnya lubang itu akan muncul, tapi akan memakan waktu yang lama, harus ada beberapa data terlebih dahulu, sedangkan data yang berhasil aku catat baru satu yaitu kejadian kamu, bisa saja Kalau dicari di koran-koran lama, atau melalui internet, Tapi tetap saja akan memakan waktu yang lama, sedangkan menurut perhitunganku atau mungkin menurut instingku lubang hitam itu akan muncul lagi, dengan sedikit umpan." Bae Woo menghentikan penjelasannya untuk melihat reaksi dari ketiga sahabatnya.


Yoo Ran, Nara dan Sung hyun hanya diam saja, entah mengerti atau tidak yang diomongkan oleh Bae Woo, tapi yang pasti mereka tiga menyimak dengan baik, dapat dilihat dari mata Mereka yang terlihat sangat serius.


" jadi ada lubang hitam di daerah dekat sekolah ya?" tanya Nara.


"tepatnya di tengah jalan tempat kau menyeberang menuju halte bus. aku kurang tahu tepatnya di tengah-tengah mana, karena aku tak langsung, tapi melihat dari festival terjatuh pada saat itu, pasti tidak jauh dari sana, karena menurut saksi mata kalau sempat terlempar beberapa meter dari posisi semula." jawab Bae Woo.