
Setelah pulang sekolah , bibi Yuan pergi mengantar empat orang gadis berbelanja untuk persiapan pergi ke pesta yang di adakan Farid besok .
Rhea , Aldita dan kedua temannya Ayu dan Mala , Aldita yang sedari berangkat terus saja membuat kehebohan bersama ayu selama dalam perjalanan , Rhea dan Mala menjadi anak baik hari ini , mereka anteng dan sesekali ikut bercanda dengan candaan Aldita dan ayu .
Bibi Yuan melihat Rhea yang tertawa lepas ikut bahagia, setidaknya teman-temannya menjadi pengalih agar Rhea tidak selalu ingat dengan mantannya , Irvan .
Sekitar empat puluh lima menit menempuh perjalan , bibi Yuan menghentikan mobilnya di sebuah toko segala macam dan jenis busana , toko dengan dinding kaca bening yang tebal sehingga menampakkan dagangan yang disusun rapi pada manekin yang berjejer memenuhi dinding etalase .
Aldita meninggalkan teman-temannya dan masuk kedalam toko tanpa menunggu teman-temannya ,Ayu tak mau kalah , dia mengejar Aldita yang sudah masuk ke toko lebih dulu , berebut gaun yang sesuai tema .
Tema pesta yang di adakan Farid adalah super Hero ,mereka langsung menuju tempat pakaian atau kostum cosplay, Rhea dan teman-temannya takjub saat memasuki ruangan khusus kostum cosplay tersebut .
Aldita memandang sebuah gaun putri salju yang menjuntai indah dengan hiasan kepala lengkap , Aldita mengambil gaun itu , besok dia akan menjadi putri salju sehari di pesta .
Ayu melihat-lihat kostum super Hero perempuan , banyak sekali pilihan yang membuat ayu kebingungan , bibi Yuan membantu mencarikan kostum yang sesuai dengan karakter ayu , akhirnya ayu dan bibi Yuan menemukan kostum wonder women untuk ayu .
Mala tidak kesulitan mencari Kostum apa yang akan dia pilih , Karena sejak dalam perjalanan dia sudah memikirkan kostum apa yang akan dia pakai nanti .
Rhea masih berkeliling mengelilingi toko , melihat teman-temannya yang mencoba kostum yang mereka pilih , Rhea sendiri bingung dia mau memakai kostum apa .
Tiba-tiba salah seorang pelayan toko datang menghampiri Rhea , dia menanyakan apa yang di cari Rhea , akhirnya Rhea mencari Kostum dengan di bantu pelayan tersebut .
Pelayan toko tersebut memberikan Rhea kostum dengan nuansa hitam yang cukup ketat dengan topeng hitam yang menutup sebagian wajahnya , Rhea sedikit aneh dengan kostum yang dipilihkan oleh pelayan tersebut , namun pelayan itu berkata kalau kostum itu sangat cocok dengan Rhea .
Akhirnya Rhea mengambil kostum yang dipilihkan pelayan tersebut , setelah mencobanya Rhea kembali menghampiri teman-temannya yang masih melihat-lihat kostum lain , mungkin barang kali mereka menemukan kostum yang lebih baik dan bagus .
Hampir menghabiskan waktu tiga jam para gadis tersebut berada dalam toko tersebut bersama dengan bibi Yuan yang senan tiasa mengantar ke empat remaja itu .
Begitu terkejutnya mereka sat keluar dari toko , ternyata hari sudah berganti gelap , tanpa mereka sadari berbelanja memang menghabiskan waktu hampir seharian , akhirnya sebelum pulang bibi Yuan mengajak teman-teman Rhea mampir kesebuah kedai untuk mencari makan .
Di kedai bibi Yuan memesan banyak makanan untuk teman-teman Rhea , Ayu yang paling doyan makan menjadi kalap saat melihat begitu banyak makanan yang tersedia di atas meja , sedang teman-temannya yang lain menggelengkan kepala melihat tingkah ayu itu.
Bibi Yuan mengantar teman-teman Rhea kerumah masing-masing , sehingga Rhea dan bibi Yuan sampai di rumah sudah larut malam . Mobil yang di tumpangi Rhea dan bibi Yuan memasuki halaman rumah , setelah memarkirkan mobilnya , bibi Yuan dan Rhea melihat mobil Andra ada di antara jajaran mobil bibi Yuan yang lain .
Bibi Yuan dan Rhea saling memandang , kemudian dengan langkah segera Rhea memasuki rumah meninggalkan bibinya yang berjalan di belakangnya .
Dan benar saja , Andra sedang duduk bersantai dengan memainkan phonselnya sambil berbincang dengan Remon dan paman stive di ruang tamu .
" udah dari tadi sore ". jawab Andra dengan mengacak rambut Rhea .
" Kakak sendirian ?". tanya Rhea lagi .
" iya kakak sendiri , oh ya ada titipan dari bunda ". ucap Andra dengan berdiri pergi meninggalkan Rhea untuk mengambil barang titipan bundanya.
Rhea melihat Remon yang berbaring di kursi panjang dengan melipat lengannya untuk menutup kedua matanya , tidak bergerak sedikit pun membuat Rhea berfikir jika Remon tengah tertidur , tapi kenapa dia kembali kemari bersama Andra ? membuat Rhea sedikit heran , tapi selanjutnya Rhea tidak ambil pusing dan menglihkan pandangannya pada bibinya yang baru masuk dengan membawa belanjaan tadi sore .
" astaga gue lupa ". seru Rhea dengan memukul jidatnya , kemudian sedikit berlari menghampiri bibinya . " maaf bi , lupa ". ucap Rhea dengan mengambil belanjaan yang ada di tangan bibi Yuan , bibi hanya tersenyum membalas ucapan rhea , Rhea dan bibi Yuan berjalan beriringan dan mengambil duduk di satu kursi panjang .
" seru sekali kalian belanja-belanja , sampai malam gini ". seru paman stive yang mendekat ke arah Rhea dan bibi Yuan melihat belanjaan para perempuan itu .
Mereka berdua tersenyum kompak menanggapi paman stive .
Andra kembali dengan membawa bingkisan kotak dengan wadah bening , terlihat kue coklat dengan hiasan butter cream di atasnya dengan tambahan buah buah cery di atasnya .
Andra memberikan kue tersebut kepada Rhea ," nih kue sukaan loe".ucapnya .
" wah enak nih , buatan bunda kak ?". tanya Rhea memastikan .
" bukan , itu titipan dari mamahnya Chakim buat kamu katanya ". jawab Andra .
" emm mamahnya kak Chakim emang the best ". ujar Rhea girang.
Remon yang mendengar nama Chakim di sebut oleh Rhea , dengan seger Remon bangun dari pembaringannya yang membuat semua orang terkejut melihatnya .
" tadi kamu bilang dari siapa Rhe kue itu ". tanya Remon dengan nada serius , Rhea bukannya menjawab pertanyaan Remon namun malah terheran , Remon yang tidak mendapat jawaban dari Rhea ,ganti bertanya kepada Andra dengan pertanyaan yang sama seperti yang di tanyakannya pada Rhea tadi .
" ndra dari siapa kue ini ?". tanya Remon dengan mengambil kue tersebut .
" kenapa sih loe rem , ini kue dari tetangga gue ". jawab Andra dengan nada sedikit ketus .
" engga , gue tadi loe nyebut nama siapa ?". tanya Remon.
" mamahnya kak Chakim maksudnya kak Remon ?". ucap Rhea menjawab Remon .
." nah iya itu Chakim , gue kayak pernah denger nama itu , kayak gak asing buat gue ". jelas Remon .
Rhea mengambil kue yang di rebut Remon tadi ," kak Chakim itu orang yang udah nabrak gue kemaren kak ". ucap Rhea
" oowwh mungkin gue salah orang , sory ". ucap Remon . " maksud loe ". tanya Andra yang sedikit terganggu dengan ekspresi Remon yang membuatnya curiga .
" tadi gue ketemu Shanti ndra , terus gue liat Shanti sama cowok , dia ngenalin tuh cowok ke gue , namanya sama kayak tetangga elo itu Chakim ". jelas Remon .
" elo nyamperin Shanti ? gila , nekat juga ya loe rem ". ujar Andra yang tidak habis pikir dengan sahabatnya itu .