
...~Happy Reading~...
Dalam sebuah hubungan, tak selalu akan atau harus bersama setiap waktu. Terkadang, kita juga harus memberikan jarak dan waktu sedikit, untuk melihat seberapa besar perasaan yang di miliki oleh kita dan pasangan kita.
Long Distance Relationship, kini menjadi salah satu dinding pemisah antara Ryan dan Baby. Hati yang belum bisa yakin sepenuhnya akan ke-gamonan yang di rasakan Ryan terhadap sang mantan kekasih, menjadi alasan utama bagi Baby untuk menguji perasaan itu.
Diam bukan berarti tidak tahu dan tidak perduli. Baby hanya ingin memasrahkan nya semua kepada Sang Pencipta.
Jangan berfikir bahwa ini begitu mudah untuk Baby meninggalkan laki laki yang ia cintai seorang diri. Namun ia percaya, bahwa Ryan benar akan menunggu nya. Dan saat itu pasti akan tiba suatu saat nanti.
“Percayalah Jarak tak berarti apa-apa. Di saat kamulah yang menjadi segalanya untuk ku,” ucap Baby saat setelah melepaskan pagutan nya pada bibir Ryan.
Entah berapa lama, keduanya terlibat pergulatan bibir yang cukup panas di Bandara. Namun, kini Ryan semakin yakin bahwa memang Baby hanya untuk nya. Dan ia tidak akan menyia nyiakan gadis itu lagi dalam hidup nya.
Dirinya benar benar akan menunggu, walau sebesar apapun badai yang akan menghadang ke depan nya.
"Waktu yang akan mempertemukan kita kembali,” Ryan mengusap bibir merah jambu milik Baby dengan begitu lembut, “ Dan waktu yang akan membuktikan besarnya cinta kita untuk bersama. Mereka meremehkan kita karena tidak mampu seperti kita, yang tetap setia walau terpisah jarak dan waktu.”
Baby kembali tersenyum dan menganggukkan kepala nya, “Jagalah hati untukku,” ujar Baby.
“Begitupun kamu, tiga tahun lagi. Kita akan bertemu kembali disini, di hari yang sama dan di jam yang sama. Aku akan menunggu mu disini,” ujar Ryan yang langsung di balas anggukkan kepala oleh Baby.
Dan perpisahan itu kembali terjadi. Baby benar benar pergi meninggalkan Ryan. Lambaian tangan dan senyuman manis dari keduanya dengan mata yang tak bisa berbohong, menjadi saksi perpisahan mereka saat ini.
Kepergian Baby, bukan berarti dia menutup lembaran buku yang selama ini sudah ia tulis. Ia hanya memberikan jeda untuk sementara waktu. Masih banyak lembaran lembaran kosong yang harus ia isi.
Hidup nya tidak akan berakhir secepat itu. Dan hanya karena kisah cinta nya tidak berakhir happy ending saat ini, namun itu hanya persoalan waktu. Hanya waktu sementara, untuk membuat jalan cerita nya akan lebih sempurna.
Baby Abrisham, setidak nya, gadis tiu sudah merasa lega, karena sudah bisa membantu beberapa orang yang ia sayangi. Begitu banyak kejadian dan kenangan yang ia jadikan sebuah pelajaran dalam hidup nya.
Hal yang bisa Baby ambil dari kisah perjalanan nya. Bahwa sebesar apapun masalah mu, jangan pernah berfikir untuk pergi dengan mengambil jalan pintas. Kehidupan usai kematian, akan jauh lebih menyiksa dan menyedihkan dari saat di dunia.
‘Robby, Metta, Bobby, Susy dan semua yang pernah ikut mengukir indah dalam buku kehidupan ku. Aku berharap, kelak kalian mendapatkan dunia indah yang kalian harapkan di kehidupan berikut nya.”
“Mama, terimakasih karena sudah melahirkan Baby dan mengenalkan dunia yang begitu indah kepada Baby. Dunia yang sama sekali tidak pernah Baby bayangkan sebelum nya, namun semua ini bisa terjadi karena Mama, dan Tuhan tentu nya.”
“Meskipun Baby tidak bisa melihat Mama lagi, tapi Baby tahu bahwa saat ini, Mama sedang tersenyum bangga dan bahagia kepada Baby dari atas sana. I miss you so much Mama. Tunggu Baby di pintu Surga, agar kelak kita bisa berkumpul bersama,” imbuh Baby panjang lebar dalam hati nya, sambil menatap langit lepas yang terlihat begitu cerah dan indah.
...~TAMAT ~...
Maaf ya jika novel ini tidak sesuai ekspetasi kalian 🙏🙏 Jujur mommy tuh orang nya penakut. Jadi susah banget mendeskripsikan tentang hal tak kasat mata.
Disini sosok Raka, itu adalah gambaran Mommy di dunia nyata yang mana sangat sensitif dan penakut akut 🙈🙈🙈 Bahkan, sama Mayra aja Mommy kalah 😭
Kalau kalian tau keseharian Mommy selama LDR sama suami. Kalian pasti akan mikir, peran si Mayra sama emak nya kaya tertukar, karena kebanyakan emak nya yang apa2 minta di temenin anak, bukan anak yang minta di temenin emak nya 😒
Dah lah, kamar ini hanya sedikit uji coba Mommy masuk genre horor gaje. Dan ternyata FAILED.
Sekali lagi, Mommy ucapkan TERIMAKASIH untuk yang sudah mendukung kamar ini. Dan MAAF jika tidak sesuai ekspetasi kalian 🙈🙈🙈
Love you untuk kalian semuanya, pendukung nyata dan ghaib nya Mommy 😘😘😘😘