Baby's Life Story

Baby's Life Story
Bab 46



...~Happy Reading~...


Mendengar nama Baby, seketika itu juga membuat beberapa orang yang berada di dekat Grace menoleh dan betapa terkejut nya mereka saat melihat kedatangan Baby.


Tentu saja, kedatangan Baby membuat beberapa orang yang ada di sana begitu heran dan terkejut. Pasal nya, darimana Grace mengenal sosok Baby? Dan mengapa Baby bisa ada di sana.


“H—hay ... “ sapa Baby sedikit canggung kepada beberapa teman calon ibu tiri nya.


Ryan, laki laki yang sejak tadi menjadi objek bully an dari teman dekat nya, kini memilih beranjak dan menghampiri Baby. Dan tanpa aba- aba laki alki itu langsung merangkul bahu Baby begitu saja.


“Lepas!” Baby langsung menatap tajam pada Ryan yang kini di sebelah nya.


“Ryan jangan gila deh, patah hati sih patah hati. Tapi gak anak gue juga yang mau elo embat!” seru Grace berusaha ikut melepaskan rangkulan Ryan dari Baby.


“Anak?” Semua teman Grace termasuk Ryan, langsung menatap Grace dengan tatapan yang sulit di mengerti, “Baby, anak calon suami elo? Serius?”


“Woaahhh!” Audy, wanita yang sekian lama menghilang kini datang karena mendengar kabar pernikahan sahabat nya, kini di buat terkejut saat mengetahui calon anak sambung sahabat nya sudah sebesar Baby.


Begitu pun dengan Ryana, sang ibu hamil yang juga tak kalah terkejut dengan Audy. Ia sampai speechless dan tak bisa berkata kata, saat tahu bahwa ternyata Baby lah calon anak Grace.


Grace sudah pernah mengatakan pada sahabat nya, bahwa calon suami nya adalah seorang duda beranak satu. Tapi, mereka tidak menyangka bahwa anak calon suami Grace sudah hampir seusia nya.


“D—dia cewek yang di maksud Mommy kamu?” tanya Baby langsung to the point menatap pada Ryan yang masih terlihat bingung di sebelah nya.


“Hah, maksud nya?” kata Ryan menoleh dan mengerutkan dahi nya ke arah Baby.


“Baby jangan gila. Meskipun dia ganteng, tapi dia bukan type ku!” jawab Grace langsung menggelengkan kepala nya cepat.


Tentu saja, ia tidak mau ada kesalahpahaman, yang mana akan membuat rencana pernikahan nya nanti gagal. Dirinya sudah sulit mendapatkan restu dari calon anak nya, dan kini mendapatkan tuduhan seperti itu.


Walau pun Grace tidak tahu ada hubungan apa antara Ryan dan Baby. Tapi menurut yang ia tangkap seperti nya Baby cemburu dengan nya. Dan ia tidak mau mengambil resiko yang membuat nanti hubungan nya dengan Wira hancur.


“Mommy ku bilang apa?” tanya Ryan kembali ke topik dengan menatap lekat wajah Baby.


“Ada satu cewek yang buat kamu sulit move on. Tante Nasya bilang, kalau sejak kamu putus sama cewek itu, kamu gak pernah bisa deket lagi sama cewek. Dan itu juga yang buat kamu menghilang dari aku? Kamu gak ada lagi menghubungi ku, bahkan untuk membuka pesan ku saja tidak kamu lakukan. Kamu—“


“Tunggu!” Ryan segera memotong perkataan Baby sambil menghela napas nya berat, “Ponsel ku rusak.”


“Ini ponsel baru yang aku beli sat di Bali. Aku kehilangan semua nomor di ponsel ku. Dan sekarang masih dalam tahap perbaikan. Satu lagi, aku tidak pernah gamon. Bukan aku sulit move on, tapi memang aku tidak mau untuk terburu buru, paham kan maksud aku?” jelas Ryan panjang lebar.


Baby merasa begitu sulit untuk mempercayai penjelasan dari Ryan. Rasanya masih sangat sulit untuk ia cerna. Karena semua serba kebetulan.


Grace yang mengatakan pernah berpacaran satu kali dengan salah seorang teman nya, dan Ryan yang juga sulit move on dari mantan kekasih nya.


Membuat Baby semakin berasumsi bahwa Ryan memang mantan kekasih Grace, dan Grace lah gadis yang membuat Ryan sulit untuk move on.


...~To be continue .......