
...~Happy Reading~...
Plaakkk!!
“Sus, aku—“
“Kamu sudah berjanji pada ku Bob. Kenapa kamu justru akan meninggalkan ku!” seru seorang gadis dengan berurai air mata menatap penuh benci pada sosok laki-laki di depan nya.
“Sus, kamu tahu dia adik ku. Dan dia—“
“Dia sudah mati Bob. Sama seperti kita, seharusnya kamu ajak dia ikut kita. Misi kita sudah hampir selesai,”
“Gak Sus, dia belum mati. Dia masih hidup, dan hanya aku yang bisa masuk ke sana.”
“Bob, plis aku mohon. Kamu udah janji sama aku.”
“Kalau kamu sayang sama aku, seharusnya kamu mendukung ku Sus. Baby tidak bisa menolong ku, jadi harus aku yang menolong diri ku sendiri.”
“Bukan Baby tidak bisa, tapi belum. Hanya sebentar lagi Bobby, sebentar,” pinta Sussy dengan penuh permohonan.
“Gak bisa Sus, kamu tahu aku sudah di kurung di sini seberapa lama. Bahkan sampai Baby pun tidak bisa menolong ku. Dan mereka memberikan penawaran yang sangat menarik, jawaban apa yang aku beri selain mengiyakan. Karena aku juga masih ingin hidup!” jelas Bobby panjang lebar, berharap Sussy mengerti akan keinginan nya.
“Tapi—“
“Sussy, terimakasih untuk semua waktu yang selama ini kamu beri ke aku. Terimakasih karena sudah menemani ku, menunggu ku dan setia dengan ku. Aku—“
“Enggak Bob, aku mohon jangan pergi. Sekali kamu ke sana, kamu gak akan bisa balik lagi. Kamu akan lupain aku, bahkan kamu gak akan bisa lihat aku lagi. Aku mohon Bob,” Air mata yang sejak tadi di tahan, kini akhirnya semakin luruh tak terkendali menghiasi mata cantik nya.
Entah bagaimana cara nya, ada seseorang yang menemukan arwah Bobby dan memberikan nya penawaran kepada nya agar memasuki tubuh tersebut.
Bobby Anggara, nama yang hampir sama dengan nama Bobby akan tetapi memiliki nama panggilan yang berbeda. Tentu saja, hal itu langsung di iyakan dan di terima oleh Bobby.
Dia yang sangat ingin kembali menjadi manusia, dia juga yang sangat ingin menemukan jasad nya. Tapi Baby belum juga bisa menemukan nya. Akan tetapi, ia juga sedikit kecewa karena Sussy terus melarang nya, menahan agar dirinya menolak permintaan itu.
Bagaimana bisa ia menolak, jika taruhan nya adalah binasa. Ya, kalau pun Bobby menolak tawaran itu, arwah nya pun akan terus terkurung di tempat itu atau bahkan akan di binasakan.
Maka dari itu, Bobby mengiyakan selain untuk keselamatan nya juga untuk misi nya. Walau pada akhirnya ia tidak bisa mengingat semua nya lagi, termasuk Baby dan Susy yang sudah menemani nya selama ini.
“Bob hiks hiks hiks.”
“Maafkan aku Sussy. Tapi ini memang jalan kita,” Bobby melepaskan genggaman tangan Sussy dengan berat hati.
Dulu, keduanya berfikir bahwa takdir begitu baik pada mereka. Bisa menjalin hubungan setelah bertemu maut, dan mereka berharap akan selalu bersama selama nya. Tapi ternyata jalan nya berbeda lagi, karena Bobby memilih hidup kembali dan meninggalkan Sussy.
“Kamu jahat Bob, aku udah janji sama aku hiks hiks. Aku—“
Kebanyakan dari arwah lain, akan langsung pergi saat permasalahan mereka usai dan selesai. Namun, Sussy selalu menunda karena ingin membantu Bobby. Sussy ingin pergi bersama Bobby.
Tapi kini semua sia sia, dirinya yang seharusnya sudah menyelesaikan semua masalah nya, kini Sussy harus menerima permasalahan baru yakni menjadi hantu patah hati karena ditinggal kekasih nya hidup lagi dan memilih manusia lain.
...~To be continue .......