
...~Happy Reading~...
Setelah mendapatkan persetujuan dari anak nya, malam itu juga papa Wira langsung meluncur menuju Jakarta. Sedangkan Baby, gadis itu berangkat beberapa hari setelah kepergian ayah nya.
Tentu saja, Baby tidak ingin berlama lama di Jakarta. Setelah mendapatkan kabar pasti dari ayah nya yang akan segera melangsungkan pernikahan, barulah Baby berangkat ke Jakarta.
Dan disinilah Baby sat ini, Bandara soekarno Hatta. Ia berjalan seorang diri sambil menarik sebuah koper berwarna pink kesayangan nya. Dengan menggunakan topi dan kaca mata, ia merasa seperti dejavu beberapa bulan yang lalu dimana dirinya kabur dari rumah nya,
Brukkk!
“Auwuhhhh!” pekik Baby saat dirinya terjatuh karena tanpa sengaja bertabrakan dengan seseorang.
‘Shittt, pantatt gue sakit banget!’ keluh Baby menjerit menahan sakit dalam hati nya.
“Sorry,” ujar seseorang sambil mengulurkan tangan nya ke arah Baby hingga membuat gadis itu langsung mendongak dan menatap wajah orang yang sudah menabrak nya.
“B—Bobby!” mata Baby membulat dengan sempurna, lalu gadis itu segera beranjak dan berdiri dari posisi nya dengan terus mengamati wajah laki laki yang tadi menabrak nya.
“Bobby?” Berbeda dengan Baby yang nampak terkejut, laki laki itu justru malah mengerutkan dahi nya dan terlihat bingung melihat keanehan Baby.
“Kamu kemana aja sih hah! Aku udah nyariin kamu dari dulu, kenapa kamu baru muncul sekarang!” Baby langsung menghambur memeluk laki laki yang ia kira adalah Bobby itu dan memecahkan tangis nya.
“Sayang!” seru seorang gadis yang langsung menghampiri keduanya hingga membuat Baby dengan cepat melepaskan pelukan itu, “Kamu selingkuh!”
“Astaga, Sayang enggak bukan gitu. Aku gak kenal sama dia,” kata laki laki itu begitu panik saat melihat gadis yang tak lain dan tak bukan adalah kekasih nya menghampiri nya dan salah paham.
“Kamu, jelasin ke tunangan ku kalau kita gak ada hubungan apapun. Aku gak kenal sama kamu,” ucap laki laki itu kini menatap sambil menunjuk wajah Baby.
“Bobby? Sejak kapan kamu ganti nama?” tanya gadis itu menatap kekasih nya bingung.
“Maaf ya dek, kayaknya kamu salah orang. Ini tunangan saya, namanya Angga,”
“Angga? Gak mungkin, namanya Boby. Kenapa bisa jadi Angga?” kata Baby terheran heran sendiri.
Ia sangat yakin, bahwa laki laki itu adalah Bobby. Kenapa berubah menjadi Angga? Dan siapa Angga? Kenapa dirinya harus bertemu setelah ia kehilangan Bobby, pikir nya.
“Sudahlah, Sayang ayo kita pergi. Kasihan teman kamu sudah menunggu,” ucap laki laki bernama Angga itu segera merangkul pinggang tunangan nya dan pergi meninggalkan Baby.
Sementara itu, Baby hanya bisa terdiam di tempat nya sambil terus mengamati kepergian dua orang yang salah satunya sangat ia kenal. Baby bisa merasakan nya, itu adalah Bobby. Tapi kenapa laki laki itu tidak mengenali nya.
Dan, bukankah Bobby sudah meninggal? Tapi kenapa bisa ada di sini, dan juga bisa berinteraksi dengan manusia lain nya.
Mungkinkah Bobby hidup lagi? Tapi bagaimana bisa, laki laki itu sudah meninggal lebih dari sepuluh tahun. Mengapa bisa tiba tiba kembali menjadi manusia? Pikir Baby mencoba mencerna dengan keras.
Drrtt ... Drrtt ...
Suara getaran ponsel dalam saku celana nya, seketika menyadarkan Baby dari lamunan. Cepat cepat, ia mencari koper nya yang sempat terlempar tak jauh dari tempat nya, lalu segera keluar karena jemputan dari calon ibu tiri nya sudah tiba.
‘Dia bukan orang miskin, kenapa bisa tergila gila sama Papa sih,’ gumam Baby ketika melihat mobil yang di gunakan untuk menjemput nya bukanlah mobil biasa.
...~To be continue ......