
"kamu mau bermain di pantai..??"
"tapi nanti bajuku basah, aku gak bawa ganti!?"
"aku udah siapin itu semua Vei..!!"
"niat banget kamu ya..!!??"
"ya.. memang aku sangat berniat!!"
"dasaar.. kamu Dave!!" sembari menyubit kecil perut Dave.
"ayoo main air..!!"
Dave mengulurkan tangan untuk mengajak Veisha bermain dipinggir pantai, menyipratkan air, kejar kejaran, memeluk tubuh Veisha dari belakang hingga akhirnya mengecup kening Veisha. setelah lelah dan puas bermain Dave mengajak Veisha kesebuah villa yang tak jauh dari pantai.
setelah sampai di villa
Dave menyodorkan paperbag berisi pakaian ganti untuk Veisha
"ini.. mandilah dan bersihkan diri kamu Vei..!!"
"okey, makasih..!"
seusainya Veisha mandi dengan air hangat yang menyegarkan tubuhnya ia bercermin dan menyisirkan rambut panjangnya.
tok..tok..tok..
"Vei.. kamu udah selesai..??"
"udah, ada apa??"
"makan dulu yuk!!?"
"iya sebentar..!!"
Dave mengajak Veisha kembali untuk makan siang menjelang sore itu, ia memesan hidangan laut yang sangat mewah disebuah resto dekat pantai yang begitu sepi, Dave sengaja menyewa spesial restoran hanya untuknya dan membayar dengan sangat mahal, mungkin baginya itu hanyalah hal kecil bahkan jika ia mau membeli 10 restoran mewahpun sanggup ia dapatkan dengan mudah. namun semua hal itu tak seberapa bila dibandingkan dengan Veisha yang begitu sangat berharga baginya.
"Dave.. kok gak ada orang sama sekali..???"
"iya!!"
"Dave,, jangan bilang kamu membooking tempat ini hanya untuk kita berdua??"
"aku gak bilang, tapi kamu yang udah nebak duluan kan??"
"Dave kamu berlebihan banget sih,, sok romantis..!!"
"ini hari spesial bagiku,, jadi gak ada yang berlebihan Vei,, aku memang bukan orang yang romantis tapi aku hanya..."(terhenti)
"stooop cukup,, jangan banyak bicara lagi, aku udah laper Dave..!!"
"hehehe.. oke oke kita makan sekarang ya..!!"
"mmmm.. aku belum pernah makan hidangan seenak ini..!!"
"iya suka..!"
"kalau kamu suka habiskan makannya ya..!?"
"enak aja nyuruh aku abisin makanan sebanyak ini, aku gak mau gendut Dave..!!"
seketika mendengar celotehan Veisha yang begitu menggemaskan Dave hanya terkekeh geli, ia tak ikut lahap memakan makanannya namun Dave hanya focus memandangi Veisha yang begitu lahap menyantap hidangan itu.
"walau kamu gendut,, tapi kamu tetap seperti bidadari bagiku..!!"
"bidadari turun dari pohon magsud kamu..!??"
"Veisha.. Veishaa.. kamu bisa aja jawabnya..!?"
"loh.. Dave kamu kok cuma makan dikit banget..??"
"iya aku maunya cuma makan kamu Vei..!!"
"iikkhh.. dasar kamu Dave!!"
"aku mau disuapin!!"
"kamu tu bukan anak kecil lagi Dave!!"
"aaaaaa... ayo suapin aku!!"
canda tawa riang mengisi suasana yang romantis diresto itu, sembari melihat indahnya pemandangan sunset di pantai. hal seperti ini yang dirasakan sangat behagia oleh Dave walau hanya sebentar saja namun ia akan menyimpan makna kenangan indah ini selamanya yang takkan terlupakan.
setelah makan dan kembali ke villa untuk mengambil barang, Veisha meminta Dave untuk mengajak pulang karna hari sudah hampir menjelang malam.
"ayo kita pulang Dave,, besok aku harus udah siap berangkat..!!"
"iya,,! Vei.. aku boleh minta satu permintaan??"
"apa?"
"peluk aku Vei!!"
tanpa pikir panjang lagi Veisha langsung saja memeluk tubuh kekar milik Dave sembari menangis haru.
"aku harap kamu tidak pernah melupakan saat saat indah seperti ini dan semua kenangan kita Vei..!! walaupun aku sering menyakitimu, tapi percayalah aku gak pernah berniat untuk melukai hatimu,,!!!" "suatu saat nanti pasti akan ku buktikan Vei pasti..!!" sembari berujar dalam hati.
"iya aku gak akan lupa..!!"
"aku mohon maafkan aku Vei..!!"
sejenak Veisha merenggangkan pelukan erat itu dan mencium Dave dengan hangatnya mewakili perasaan seperti dulu yang tak pernah luntur dan dibalas oleh Dave begitu semangatnya dengan rasa cinta yang masih menggebu gebu. mereka menyadari ini adalah perbuatan dosa, namun kata hati keduanya tak bisa dipungkiri. cinta memang tak harus memiliki tapi kedua hati insan itu telah menyatu dan berpegangan erat selamanya.
***bersambung***