'Loving Memory'

'Loving Memory'
akhirnya Dave tahu



"Oby.. beliin gue rok*k sama minuman dong!!!"


"haahh ga salah denger gue Vei,? kenapa lo??"


"aaahh... udah beliin aja ni duitnya cepetan!!!"


Oby dan Inces yang bingung segera keluar membelikan apa yang Vei suruh.


setelah minum cukup banyak dikamarnya, ia mabuk dan bergurau gurau sendiri.


"Dave.. ukkh gue cinta sama lo.. ukkh kenapa lo ga cinta ama guee hah kenapa??? ukkh gue kan cantik Dave.. gue punya hati, cinta, kasih sayang, ketulusan daaaan... segalanyaa... cuma buat lo Dave... ukkh"


Oby dan Inces berusahan untuk menghentikan minum Vei yang sudah lumayan banyak


"aduuh... Vei.. udah dong ahh..!"(gemulai)


inces itu sebenarnya laki laki tapi aga kemayu begitupun juga Oby.


"iya iiihhh lo kenapa sih Vei?? gue jadi takut deh.."


"tau nii jatuh cinte kok ampe segutunya sihh pusiing deh eyke iihhh.."


"berisiiiik lo aah... keluar dari kamar gueee..!! yang gue mau Dave bukan lo bedua!!!"


Oby dan Inces kebingungan melihat tingkah konyol Vei yang tak seperti biasanya.


***********


di kamar Dave


Dave yang sedari tadi mengotak ngatik hp miliknya melihat lihat akun sosmed milik Vei. melihat foto foto dan memutar video video yang di upload oleh Vei, sambil senyam senyum.


"kamu cantik banget sih Vei.. matamu, hidungmu, bibirmu, rambutmu.. perfect.. ooowhhh shiiiiitt...!!!" ujar batin Dave yang membuatnya stres memutuskan untuk membanting hpnya kelantai, dan mengobrak abrik rambutnya sendiri.


**************


keesokan paginya dikediaman Fernandez


Fely dan Nai sudah lebih dulu berangkat sekolah, seperti biasa.


"loh Veisha kemana bun?"


"oohh... semalam dia nelpon katanya mau nginap dirumahnya, dia bilang lagi kangen sama kamarnya yah..!!"


"kapan dia pulang tante?"


"oohh mm.. emangnya Veisha udah biasa pulang larut atau sampe pagi ya tan?"


"mm.. ya udah biasa sih Dave karna kuliah dan pekerjaannya, memang ada apa Dave?"


"gapapa tan, Dave cuma khawatir aja Vei itu kan anak gadis..!!"


"kadang.. tante juga sedih semenjak Vei jadi artis dia jarang banget dekat sama adenya atau sama tante, Vei lebih banyak menghabiskan waktunya diluar dari pada dirumah.."


bunMay menitiskan sebutir air mata yang di usap lembut oleh tangan om Dimas.


"udah bun,!! nanti ayah akan bicara sama Vei, ayah akan menyuruhnya untuk berhenti dari pekerjaannya, dan ayah akan mengganti 2 kali lipat dari hasil pendapatannya, ayah janji akan memberikan semua permintaannya bun, tenang ya!!" sembari mengusap ngusap bahu bunMay.


"sebenarnya Vei bukan hanya ingin mencari uang yah,,! tapi inilah cita cita dan impiannya sejak kecil yang terobsesi menjadi orang terkenal,, Vei itu gadis yang baik dia selalu menjaga dirinya sendiri sampai sampei diapun ga pernah berpacaran seperti anak gadis lainnya, cuma emang sih wataknya aga keras kalau apa yang dia mau itu harus dia dapatkan,,!"


bunMay mengarahkan pandangannya pada Dave


"hmm.. dulu sih waktu Veisha lulus sekolah SMA dia pernah cerita ketemu laki laki entah itu siapa,!? Vei cerita kalau dia itu suka banget sama laki laki itu,. dan itu pertama dan terakhir kalinya dia curhat sama tante soal laki laki, dan sampe sekarang dia ga pernah lagi cerita masalah hatinya ke tante..!?"


mendengar curahan hati tante Maya, sontak membuat Dave terkejut dan membulatkan kedua matanya, akhirnya ia tahu jika sikap jutek Vei selama ini karna hal itu, Dave tak menyangka jika Vei menyimpan perasaan untuknya, Dave mengetahui bila Veisha menunggunya selama ini.


"Dave, janji tante akan membantu tante untuk menjaganya,,!! tante jangan khawatir ya..!!"


"iya.. makasii ya Dave..!??"


"kalau begitu Dave berangkat kekantor dulu ya om, tante..!?"


"iya Dave hati hati..!!!"


"ayah percaya kalau Dave anak yang baik, dia pasti bisa menjaga Vei, dan ayah berharap Dave bisa selalu menjaga dan melindungi Vei selamanya, melebihi sebagai seorang adik.."


"magsud ayah??"


"ya.. ayah hanya mengira ngira aja, siapa tau mereka berjodoh dari pada nanti Vei bertemu laki laki yang ga tau bibit bebet bobotnya,, lebih baik dengan Dave yang sudah jelas..!!


ayah juga belum pernah melihat Dave menggandeng perempuan entah kenapa anak itu selalu focus dengan pekerjaannya, sampai sampai nggak mikirin masa depannya sendiri.. padahal usia segitu sudah lumayan cukup mapan untuk menikah..!"


"apa mereka saling suka yah..?? cinta itu kan ga bisa dipaksain..!?


lagiankan Dave kelihatan sayang sama Vei sebagai kakak yang melindungi ade adenya.!?"


"ya.. sapa tau aja bun..!!??"


***bersambung***