'Loving Memory'

'Loving Memory'
prolog



Suara seru yang bergemuru sorak kebahagiaan siswa siswi SMA sekolah yang terletak di kota xxxxxxx


mengeluarkan pijak kaki yang begitu ramai dengan corat coretan warna di seragam terakhirnya mereka sekolah.


terdengar sorakan bahagia yang keluar dari bibir imut siswi yang berlarian keluar gerbang sekolah ya dialah Veisha Renata


yang biasa disapa Vei, gadis cantik, putih, tinggi semampai, pintar, yang penuh dengan cita cita yang tinggi dengan rambut panjang yang indah terurai.


Vei sangat bahagia saat dirinya telah dinyatakan lulus sekolah yang memutuskan untuk memilih pulang lebih dulu dari teman temannya.


berlari kecil seraya tak henti hentinya mengeluarkan senyum merekah dari bibirnya yang mungil cantik, Vei yang menuju langsung ingin pulang kerumahnya dengan membawa impian dan cita cita yang mengiringi langkahnya, Vei sengaja ingin berjalan kaki menuju rumahnya yang tak begitu jauh dari sekolah, dengan kedua kaki putih mulusnya tanpa ingin menggunakan alat transportasi ingin membawa kabar gembira untuk keluarga tercinta Vei.


ditengah perjalanan Vei yang hampir sepot jantung karna kaget, tiba tiba ada sejumlah air kotor yang mengenai seragam sekolah milik Vei, dengan membulatkan matanya ia menoleh ke arah sebelah kanannya Vei mendapati mobil sedan mulus berwarna silver yang berhenti.


Vei berusaha melangkah ke arah mobil itu dan mengetuk kuat kaca mobil sebelah kiri dengan tatapan tajam, yang seketika tak berkedip sambil menatap dengan tatapan yang tiba-tiba berubah menjadi pejaman mata dan kedua bibir yang di masukan kemulutnya "ya ampun ini makhluk tuhan paling cute sejagad raya" celetuk Vei dalam hati.


seraya membuka kembali mata indahnya kala mendengar suara lembut Devandra fernandez


dengan sapaan Dave.


"hey i'm sory kamu gapapakan..?"


sambil berlari kecil ke arah Vei itulah yang terucap dari bibir tipis Dave yang langsung membuat Vei terpesona melihat ketampanan Dave yang terbilang hampir sempurna.


Vei yang masih setia menatap ketampanan Dave begitu langsung tersadar akan lamunannya dengan mendapati kelima jari tangan Dave yang melambai lambai ke arah mata Vei.


yang kemudian mendengar suara lembut Dave.


"hey kamu melihat apa..?" tanya Dave.


"hey jangan marah veeeeeeiiiii..." ujar batin Vei.


lalu Vei mengurungkan niatnya untuk marah.


terlintas, ia mempunyai ide konyol yang membuat dirinya sedikit ber ackting seolah ia sedang marah dan meminta pertanggung jawaban dari Dave.


"aa..aku gapapa tapi seragamku basah dan kotor gara gara kamu tau ga..!? sebagai gantinya kamu harus antarkan aku pulang, aku ga mungkin pulang berjalan kaki dengan keadaan seperti ini, nanti apa kata orang pasti bilang aku ini orang gila,!?"


celotehan yang tak hentinya keluar dari bibir imut Vei membuat Dave mengernyitkan dahinya dan tersenyum tipis.


Dave yang berfikir merasa bersalah refleks ia mengeluarkan kata "ok" yang sebenarnya Dave masih ingin mengeluarkan kata-kata lain tapi terhenti begitu saja.


bibir Vei tersenyum tipis, dan tanpa dipersilahkan ia langsung membuka pintu mobil.


Dave yang masih diluar membuat ia mengangkat bahunya dengan rasa heran.


***bersambung***


haiii aku author baru, mohon maaf ya kalau kata² aku aga baku hehe😁


tadinya author mao kasi gambar visualnya dengan foto aktris idola author, tp takut gmna² gitu ya hehe


jadi ga jadi deh karna sekarang kan banyak bet undang² nya, udah gitu aja author nulis sambil ngebayangin aktris idola author ajadeh, nahhh kalau biat kalian yg membaca novel author bebas mau banyangin siapa aja...


😘😘