
Tak tak tak
"Lama banget Le?" tanya Ando saat melihat Leona berjalan kearah mereka.
"Iya, emang segitu numpuknya ya laporan lo?" Arga ikut menyaut.
"Gimana nggak numpuk, dua minggu gue nggak kesini." Kilahku, padahal sudah sejak tadi Aku sudah menyelesaikan semua laporanku. Karena datangnya Zayn itulah yang membuat Aku jadi lama berada diruangan.
"Berarti sekarang sudah selesai semua?" Nena angkat suara.
"Hm. Capek banget rasanya." Aku ikut duduk diantara teman-temanku. Jangan lupakan makanan yang sudah berada di tanganku.
"Ya sudah, Lo makan aja dulu. Ini kita sudah pada selesai." Ucap Zaidar lembut.
"Jadi ada planing apa setelah ini?" tanyaku sambil menyuapkan makanan ke dalam mulut.
"Akhir pekan ada race rutin." Jawab Ando. Siapa lagi kalau bukan dia, hanya dia yang bertanggung jawab menyangkut motor dan race.
"Darknight ikutan nggak?"
"Pasti mereka bakal ikut. Mereka sekarang saingan terberat kita."
"Kali ini gue boleh absen dulu nggak sih?"
"Le" Kompak semua menatapku dengan muka penuh tanda tanya.
"Sumpah, minggu ini gue capek banget." Aku berkilah. Sebenarnya untuk saat ini lebih baik Aku mengurangi interaksi dengan ketua darknight itu, yang tidak lain adalah si Zayn.
"Ini bukan cuma akal-akalan Lo buat ngehindar dari si Zayn Zayn itu kan Le?" Kini Dirga mulai curiga.
"Apaan sih Dir, ngapain gue ngehindar dari dia." Salah tingkahku mulai muncul.
"Duh jangan-jangan Dirga sudah mulai tahu sesuatu nih." batinku.
"Ya sudah, kali ini Lo nggak ikutan nggak apa-apa Le. Lagian Lo juga butuh libur juga. Gue lihat jadwal aktivitas lo akhir-akhir ini padat banget." Zaidar memang yang paling bijaksana.
"Thank's Zay, Lo emang yang paling ngertiin gue" ucapku, Ku ulurkan simpul hati yang terbentuk dari telunjuk dan ibu jariku ke arahnya.
"Huek... Emang selama ini kita kurang ngertiin apa sih Lo sama Leona?" Arga bersuara.
"Benar tuh. Elo pilih kasih sama Zaidar Le. Gue juga nggak terima." Dirga ikut-ikutan membuat drama.
"Iya-Iya. Nih gue kasih hati gue pada Lo semua."
"Pengalihan kasus." Nena berbisik di telingaku dan ku balas dengan cengir kuda.
"Memang cuma Lo yang paling tahu gue." Aku ikut berbisik di telinganya.
"Sudah semua kan? Pulang yuk. Gerah nih gue. Sudah sore juga kan. Tadi gue juga nggak ijin sama mama."
"Okey, gue juga sudah kenyang. Makasih ya Le. Lo emang yang paling the best dari kit semua." Celetuk Dirga sambil mengusap perutnya.
"Elo mah, kalau urusan perut semua juga Lo bilang baik."
"Ya sudah, kuy pulang."
Setelah makan dan sedikit berceloteh, kami kembali ke rumah masing-masing.
"Zay, nggak mau mampir dulu?" tanyaku saat kami sudah sampai di depan rumahku.
"Lain kali saja Le. Ini juga sudah sore banget. Mama pasti juga sudah nyariin. Salam saja buat tante Maya."
"Ya sudah deh kalau gitu. Lo hati-hati ya."
Setelah itu Zaydar berlalu pulang ke rumahnya.
"Mama, adek pulang. Assalamualaikim.."
"Waalaikumsalam sayang. Kok tumben sore banget sampai rumahnya?"
"Iya ma, maaf ya tadi adek lupa ijin sama mama. adek ngumpul dulu di cafe sama anak-anak."
"Lain kali jangan diulangi ya. Kalau mau kemana-mana bilang sama mama, biar mama nggak khawatir."
"Iya ma, maaf ya. Adek tadi beneran lupa."
"Ya sudah, sana mandi trus istirahat. Kamu ngapain saja sih, kelihatan banget capeknya."
"Nggak ngapa-ngapain ma. Tugas sekolahnya banyak banget." Lagi-lagi aku berkilah. "Maafin adek yang sering bohong sama mama ya ma." batinku.
"Adek ke kamar dulu ya ma."
**SDP SQUAD
Ando_RYS
*Guys, malam ini kita tetap nonton race kan?*
Digra Ganz
*Gue ngikut ibu negara*
Agra_cakep
*Mama mana nih? mama anakmu pengen ngikut.* @Lele_leona
*@Lele_leona gimana Le? kalau masih capek lo nggak usah ikut nggak apa. Tapi kita boleh nonton ya.. 😊😊😊😊*
Arga_cakep
*@Zaidar_zay Dih, nih anak sok perhatian mulu.* @Lele_leona yang dipanggil nggak muncul-muncul.
Ando_RYS
2
Dirga Ganz
3
Lele_leona
@Dirga Ganz @Arga_cakep berisik lo berdua. @Zaidar_zay kalau cuma ikutan nonton gue masih sanggup Zay. Yang begini ini yang namanya teman sejati. nggak kayak kalian berdua. @Dirga Ganz @Arga_cakep
Dirga Ganz
*dih, ditungguin lama. Sekalinya muncul panjang amat ngetiknya.*
Nene_nena
*Berisik lo semua*
Ando_RYS
*fix ya, kita ngumpul dulu di basecamp seperti biasa.*
Nene_nena
*Gue ikut ya*
Arga_cakep
*Tumben nih srikandi satu mau ikutan.*
Nene_nena
*Jadi lo nggak ngebolehin gue ikut?*
Arga_cakep
*Boleh kok boleh banget malah, kapan lagi coba lo mau ikutan sama kita. ya nggak Gays?*
Dirga Ganz
2
Ando_RYS
3
Zaizar_zay
4
Lele_leona
5
@all, tapi gue bonceng siapa nih? gue nggak mau ke tempat begituan pakai motor sendiri.
Lele_leona
*Lo bareng gue aja. tapi lo kesini ya. sekalian pulang ke rumah. Mama kangen sama lo.
Nene_nena**
Waktu sudah menunjukan pukul 21.00 dan SDP SQUAD dan moonlight shadow sudah meluncur ke TKP.
Tidak berselang lama, mereka sampai di lokasi.
"Gays, gue cari info dulu ya." Kebiasaan Ando saat sampai di lokasi balap. Mencari pihak panitia untuk mengorek apa saja yang mau dia ketahui.
Kami hanya mengacungi jempol pada pria yang melenggang pergi itu.
"Le, bukannya itu Zayn ya?" bisik Nena.
"Iya gue tahu, yang penting disini. Jangan sampai dia tahu kalau kita ada disini. Terutama Lo sama Gue."
"Lo sebenarnya ada urusan apa sih sama dia? Lo berhutang penjelasan ya sama Gue."
"Sttt, udah diam. Nanti sampai rumah."
"Sory ya Ne, Gue belum cerita ke Lo, kalau sebenarnya Dia pacar Gue."
***Maaf kalau ada typo ya readers... selamat membaca, semoga kalian suka karya saya.
jangan lupa vote like komentnya ya.. saran juga boleh. buat referensi pengembangan naskahnya.. xie xie**