
Luna berdiri didepan pintu masuk ruangan Juliet, wanita itu membawa makanan yang
sudah ada campuran untuk menggugurkan kandungan Juliet. Tangannya berkeringat,
bahkan lehernya oula, dia takut karna untuk pertama kalinya melakukan
kejahatan. Luna mengambil nafas kemudian mengetuk pintu ruangan Juliet.
Tok tok
“ya masuk”.
Luna membuka pintu ruangan Juliet dan tersenyum pada wanita itu.
“Luna”.
“makan siangnya nyonya”.
“terima kasih banyak, aku memang banyak pekerjaan jadi tidak bisa keluar untuk makan
siang”.
“iya nyonya”.
“mau makan siang bersama?”.
“tidak nyonya, saya membawa bekal”.
“oh okay”.
“kalau begitu saya permisi nyonya”.
“baik”.
Setelah menaruh makan siang Juliet dimeja, Luna meninggalkan ruangan Juliet bersamaan
dengan kode D yang masuk ke ruangan Juliet.
“saya sudah mendapatkannya”.
“duduklah”.
Kode D menutup pintu ruangan Juliet rapat-rapat dan duduk disofa, pria itu melihat
makanan yang tersedia dimeja. “apa makan siangmu?”.
“ya, Luna memberikannya tapi aku tidak berniat makan”.
“jangan memakannya, Luna mengenal Kyle. Kyle orang yang pernah membulimu dulu”.
“Adrian membunuh pacar Kyle daan juga mengurung Kyle menjadikannya budak sex penjaga di
mansionnya selama kurang lebih dua tahun. Terakhir kali Kyle dibebaskan dari
mansion Adrian karena dia hamil tidak tau anak siapa karena banyak sekali orang
yang menyetubuhi Kyle, dia juga berniat membunuhku sebelum hari pernikahanku”.
“jadi benar dugaanku kalau Luna adalah alat Kyle untuk membunuhmu karena dia di buru
oleh para bawahan Adrian saat ini”.
“dimana Kyle saat ini?”.
“rumah Luna”.
“Luna gadis yang baik, aku yakin Kyle mengatakan hal yang bukan sebenarnya pada Luna
dan membuat Luna sangat ingin membantu Kyle membunuhku”.
“kurasa begitu. Apa aku harus menemui Rose? Dia sahabat Luna sekaligus tetangganya”.
“tidak perlu, aku hanya ingin bertemu Kyle baik-baik”.
“apa kau yakin? Dia bahaya untukmu”.
“kau tau aku siapa?”.
“kode X”.
“bagus kalau kau tau, aku mau nanti sore kau mengantarku kerumah Luna tanpa
sepengetahuan Adrian”.
“baiklah, aku hanya akan mengatakan pada kode Y dan kode Z, mereka khawatir karena kau
menyuruhku mencari tahu soal Luna”.
“ya kau bisa mengatakan padanya”.
“berhati-hatilah, aku akan mengirimkan makan siang untukmu”.
“terima kasih kode D”.
Setelahnya kode D meninggalkan Aero corp.
►
Dalam ruangan minim pencahayaan, beberapa orng duduk di meja berputar. Mereka membahas
satu hal mengenai kapal yang hilang milik big mafia kemarin lusa, tidak ada
yang bicara saat Adrian mulai menanyakan hal tersebut bahkan Jeff tidak tau
kalau ada kapal yang menghilang.
“jika kalian tidak ada yang mengakui hal tersebut, saya akan membukanya sendiri dan
kalian tau apa konsekuensinya”.
Satu orang yang sangat berpengaruh mengangkat tangannya.
“satu awak kapal membawa kabur kapalnya, saya tidak mengatakan pada tuan karena tuan
akan marah”.
“lalu kau bisa menyelesaikannya?”.
“tidak tuan”.
“kali ini saya toleransi, kalian harus mendapatkan awak kapal tersebut, buat dia
hancur bahkan nyawanya sekalipun”.
“baik tuan”.
Adrian menutup rapatnya setelah beberapa hal disampaikan dengan baik dan sesuai dengan
rencananya. Pria itu berjalan beriringan dengan Jeff.
“mau minum sama-sama?”. Tanya Jeff
“ayo”.
Mereka berdua menuju club tidak jauh dari sana dan menghabiskan beberapa gelas wine,
tidak banyak karena Adrian tidak ingin mabuk saat pulang.
Panggilan masuk ke ponsel Adrian, namun pria itu tidak menjawabnya, suara bising club
membuatnya tidak mendengar panggilan yang masuk ke ponselnya dari Hardin.
Sedanngkan Juliet dan Kode D baru saja sampai di rumah Luna, Juliet keluar dari mobil
bersamaan dengan Rose yang datang menghampirinya.
“nyonya Niana”. Panggil Rose
“terima kasih karena sudah memberitahuku”.
“iya nyonya”.
Rose mengetuk pintu rumah Luna yang mana ada Kyle didalam. Pintu terbuka, wanita
memakai pakaian lusuh dengan perut sedikit buncit berdiri didepan Juliet. Kyle
tersenyum mengejek pada Juliet
“apa aku boleh masuk?”.
“baiklah, kalian berdua tunggu saja diluar”.
“tapi-“. Kode D tidak menyetujui Juliet yang akan berada didalam dengan Kyle saja, namun
tatapan wanita itu meyakinkan kode D bahwa dia akan baik-baik saja.
Pintu tertutup
Kyle duduk di sofa begitupula Juliet yang duduk di depannya.
“kau belum mati?”. tanya Kyle
“kau tidak bisa menentukan kematian seseorang”.
“aku bisa, dank au pun menentukan kematian dan juga nasib seseorang”.
“Kyle, aku meminta maaf atas Adrian dan apa yang dilakukannya padamu”.
“lalu kau bisa mengembalikan kehidupanku? Aku sudah hancur Juliet”.
“aku tau, dan aku sangat meminta maaf, kau bisa melakukan apapun padaku jika kau mau
menghentikan semuanya”.
“aku mau kau mati”.
Juliet mengambil pistol yang ada di dalam mantelnya dan menaruh dimeja.
“lakukanlah jika itu bisa membuatmu memaafkan apa yang telah terjadi”. Ucap Juliet
Kyle mengambil pistol milik Juliet, wanita itu berdiri, begitupula Juliet yang juga
berdiri didepan Kyle. Wanita itu menarik pelatuknya duarrr!!
◄Flashback
“ada ada nyonya memanggil saya?”. Tanya Luna
“aku tau kau menaruh sesuatu dalam makan siang yang kau bawa untukku”.
“maaf”.
“aku tau kau orang baik Luna, aku ingin tau apa yang sebenarnya terjadi padaku, tapi
Kyle tidak menceritakan semuanya padamu. Saat itu Kyle menyewa beberapa orang
preman untuk memperkosaku sewaktu sekolah menengah atas, tapi Adrian datang dan
menolongku, aku tidak tau kalau Adrian senekat itu mengurung Kyle dan
menjadikan Kyle budak sex para pengawalnya. Beberapa hari yang lalu asisten Adrian
mencari Kyle, dia mencintai Kyle tapi tidak mendapatkan keberadaan Kyle untuk
menikahinya. Sebelum dia datang padamu, Kyle mencoba membunuhku di basement
apartemen milikku”.
“jadi dia”.
“dia orang baik, tapi sakit hatinya saat Lucas meninggal dan keadaannya sekarang
membuatnya ingin balas dendam padaku”.
“maafkan saya karena tidak mencari tahu secara jelas”.
“tidak masalah”.
▼Flashback off
Luna terkapar dilantai dengan dadanya yang tertembak karena melindungi Juliet,
gaadis itu masuk melalui pintu belakang karena terlalu mengkhawatirkan Juliet.
“Luna”. Ucap Kyle dan Juliet bersamaan.
“syu-kur-lah k-au s-se-la-mat”. Luna menyentuh tangan Juliet dan menutup matanya perlahan.
Pintu terbuka, Kode D langsung membawa Luna menuju mobil dengan sopir yang membawa
Luna kerumah sakit.
Hardin datang dengan Adrian, Adrian langsung memeluk Juliet erat. “kenapa kau sejauh
ini”.
Polisi berdatangan dan menangkap Kyle. Kyla terus meneteskan air matanya mengingat
Luna, gadis itu sangat baik padanya, jika saja dia melupakan semuanya dan hdup
dengann baik disana makan Luna tidak akan pernah celaka karena nya.
“aku minta maaf”. ucap Kyle lirih yang masih bisa didengar Juliet
Juliet tersenyum dan mengangguk.
►
Beberapa bulan berlalu, perut Juliet mulai membesar, wanita itu tidak lagi datang ke
perusahaan dan digantikan oleh Adrian untuk sementara, namun beberapa kali
Adrian pulang karena istrinya terus menelpon agar menemaninya di rumah.
“daddy tidak sabar melihatmu berada di antara kami sayang”. Ucap Adrian sambil
mengusap perut Juliet
Suara bel pintu rumah mereka berbunyi, seorang pelayan langsung berlari untuk
membukakan pintu. Disana berdiri Luna dengan Rose yang membawa sebuah
sekeranjang buah-buahan untuk Juliet.
“Luna”. Panggil Juliet
“nyonya”. Mereka saling memeluk
Nyonya Nicoline datang dari arah dapur membawakan beberapa makanan ringan untuk mereka
dan duduk diantara mereka semua.
“terima kasih Luna”. Ucap nyonya Nicoline
“saya juga berterima pada nyonya karena sudah memaafkan apa yang saya lakukan waktu
itu”.
“karena kau percaya dan kau kasihan Luna”. Jawab Juliet
Akhir cerita bukanlah sebuah akhir kehidupan. Adrian dan Juliet memiliki putra yang
sangat tampan dan anak keduanya seorang putrinya berbeda dengan Juliet yang
tangguh, putrinya adalah seorang putri sesungguhnya sedangkan putranya seorang
pria yang selalu menjaga adiknya dan menyayangi kedua orang tuanya. Semua berakhir
baik, Hardin menikah dengan Joy, Yasmine masih berhubungan dengan kode D dan
juga menjadi salah satu anggota organisasi gelap. Luna telah menyelesaikan
kuliahnya, sekarang dia menjadi asisten pribadi keluarga Aero. Kyle dibebaskan
setelah melahirkan putrinya dan menikah dengan Kevin, mereka memutuskan untuk
hidup di Australia, hubungan Juliet dan Kyle baik-baik saja sampai saat ini.
Thanks semua yang sudah setia menunggu dan mengikuti Kisah Adrian dan Juliet, maaf
kalau banyak kekurangan dan banyak typo atau mungkin ceritanya terlalu banyak
konflik atau bahkan terlalu cepat end. Jangan lupa baca ceritaku yang lain,
byee
END