Without Time Until Last

Without Time Until Last
Episode 13



Juliet melepaskan Flody begitu sampai didalam apartemen, Kode D hanya mengantarkan ssampai depan


gedung, dia juga meninggalkan mobil di basement untuk Juliet pakai. Juliet meletakkan barang-barangnya pada tempatnya, termasuk pakaian dan juga senjata yang dia miliki. Tak lupa memberikan makan Floyd, dua hari lagi dia juga akan membawa Floyd ke dokter hewan seperti biasanya.


Selesai membereskan apartemen, Juliet membuka balkon, disamping ada balkon tetangga nya, dia bahkan


melupakan kunjungan ke tetangganya.


Wanita itu membuatkan sebuah kue coklat yang diajarkan oleh bibi sewaktu dia masih sekolah dulu, kue


coklat yang cukup enak, untung saja sebelum sampai apartemen, dia sempat membeli beberapa bahan makanan untuk mengisi lemari pendinginnya.


Juliet mengganti pakaian nya dengan dress warna putih tulang selutut dengan lengan pendek, tak lupa memakai sandal rumahan, dia keluar dengan membawa kue buatannya. Mengetuk pintu seseorang yang tinggal di sebelahnya, disetiap lantai hanya ada dua apartemen.


Pintu terbuka,


“selamat sore, maaf mengganggu-“. Ucapan Juliet terhenti saat dia mendongak melihat pemilik apartemen disebelah apartemennya.


“Juliet”,


Juliet hanya diam, saat tangannya ditarik masuk oleh pria itu, bahkan menutup pintunya kembali “aku


sangat merindukanmu”. Ucapnya lalu memeluk Juliet dengan paksa.


“maaf, tolong lepaskan aku”. Ucap Juliet yang mulai berontak di dalam pelukan Adrian.


“kau yang datang padaku, jadi aku tidak akan melepaskanmu lagi”.


Beberapa kali Juliet berontak tapi pelukan itu tidak pernah lepas, bau alcohol sangat menyengat di


dalam apartemen Adrian, dan Juliet sama sekali tidak menyukainya.


“aku tidak akan lari lagi, jadi lepaskan”. Ucap Juliet yang membuat Adrian melepaskan pelukannya.


Juliet pergi ke dapur, menaruh kue yang dibawanya dimeja makan, lalu membukanya. Tak lupa dia juga


membuka lemari pendingin milik Adrian yang hanya berisi banyak wine, dia juga melihat banyak botol di tempat sampah.


“kau mengabiskan semua ini?”. Tanya Juliet yang hanya dijawab anggukan oleh Adrian. “Adrian, apa yang


kau harapkan dariku?”.


“aku ingin memilikimu, hatimu, juga dirimu”.


Juliet berjalan kearah Adrian “aku tidak tau harus mengatakan darimana, tapi kau sudah tau semuanya,


aku asset penting di organisasi gelap yang kau benci, aku membunuh pamanmu, aku musuhmu”. Jelas Juliet


“aku tau”.


“lalu? Kau akan membunuhku kan? Lakukanlah jika kau ingin membunuhku, aku tau kau bekerja sama dengan


white organization dan blue organization”.


“apa tujuan mu di organisasi gelap?”.


“daddy, aku hanya ingin hidup dengan daddy, dia yang membangun organisasi gelap untuk kehidupanku yang


lebih baik. Dan juga aku ingin menemukan siapa pembunuh daddy”.


“tidak akan merubah apapun, tuan Aero tetap tidak akan hidup kembali”.


“aku tau, tapi apa salah daddy ku hingga dia harus mati? katakan!”.


Adrian terdiam, dia membawa Juliet kedalam pelulannya “kenapa kau tidak datang padaku sebelum mereka datang


padaku, kenapa kau hanya melihatku dari jauh tanpa berniat untuk mendekapku?”.


“maafkan aku Niana”.


Juliet terus menangis di pelukan Adrian.


Mereka berdua hanya duduk diam di sofa, tanpa ada yang berniat untuk membuka suara.


“berhentilah minum alcohol berlebihan”. Ucap Juliet dalam keheningan


“apa kau akan tetap stay disampingku?”.


“dengan beberapa syarat”.


“apa itu?”.


“jangan ikut campur urusanku dan jangan pernah menghalangi apa yang ku lakukan. Aku tau kau tidak


bergabung di white organization, dan kau tidak bergabung kedalam organisasi apapun, kau hanya ingin tuan Nicoline meninggalkan organisasi gelap”.


“ya kau benar”.


“tuan Nicoline dan daddy berteman baik, itu adalah alasan tuan Nicoline tetap berada di organisasi gelap


sampai dia meninggalkan dunia”.


“kau bohong, daddy selalu di pukuli saat malam hari, aku dan Gabriella selalu melihatnya”.


“kau akan tau nanti, aku harus kembali ke apartemenku”. Juliet beranjak dari sofa meninggalkan apartemen


Adrian.


Wanita itu mengganti pakaiannya dengan jeans dan juga kaos, tak lupa memakai masker dan kaca mata.


Adrian yang melihat wanita itu masuk lift berniat mengikuti, tapi dia sudah berjanji untuk tidak mencampuri urusan Juliet.


Mobil Juliet membawanya masuk kesebuah gedung mewah dengan penjagaan yang sangat banyak. Setelah keluar


dari mobil, Juliet langsung masuk, tujuannya adalah ruang milik ketua organisasi.


“bagaimana kabarmu Niana?”.


“ini sudah waktunya kau keluar”.


“maksud tuan”.


“Hardin akan menyerahkan perusahaan milik ayahmu untukmu, saatnya kau menjadi Niana”.


“tapi apa yang terjadi”.


“jika kau terus menjadi Juliet dan kod X, kau akan mejadi incaran organisasi lain yang ingin menghancurkan organisasi gelap, tapi jika kau menjadi Niana, semua akan mengenalmu, termasuk public akan melindungimu seperti mereka melindungi Hardin”.


“baiklah, tapi apa aku bisa meminta sesuatu kepada organisasi?”.


“kau bisa”.


“aku ingin tuan Nicoline dikeluarkan”.


“kau memlih hal yang salah, kau harus tau pembunuh tuan Aero dulu dibawa masuk oleh Nicoline, organisasi tidak


akan melepaskannya”.


“pasti ada kesalahan”.


“kau tidak tau apa-apa Niana, bahkan kau dibawa pergi oleh Samuel”.


◄Flashback


Niana berjalan kearah Aero yang tengah berbincang dengan Nicoline, gadis kecil itu memeluk manja ayahnya.


“apa dia putrimu yang seumuran dengan anak kedua ku”. Tanya Nicoline


“ya, namanya Niana”.


“nama yang cantik, istrimu pasti tengah bahagia diatas sana melihat putrimu yang sangat mirip dengan


ibunya ini sudah mulai tumbuh”.


“kau benar-benar menikah lagi dengan nya?”. Tanya Aero


“ya, aku mencintainya, kau tidak akan menikah lagi?”.


“aku tidak berniat melakukannya, aku hanya ingin bersama putriku saat ini”.


“baguslah”.


“sebentar aku akan menemui rekanku”.


Niana di tinggalkan bersama Nicoline.


“Kau bangga kepada daddy mu?”. Tanya Nicoline pada Niana yang hanya dijawab anggukan gadis kecil itu “daddy


mu adalah pria yang sangat hebat, dia sangat mencintai ibumu dan juga dirimu”.


“paman berteman dengan daddy”.


“sejak kecil, dia bukanlah seseorang yang seperti ini sebelumnya, dia lumayan bad boy sewaktu sekolah


dulu, kau akan mengerti saat kau sudah dewasa nanti. Sayangnya daddy mu mendirikan organisasi yang tak seharusnya dia dirikan”.


Aero kembali menghampiri mereka.


“sudah?”. Tanya Nicoline


“ya, seperti biasanya”.


“putrimu sangat pintar”.


“aku tau itu, dia sangat cepat belajar, kuharap dia tidak sepertimu hahaha”.


“tentu saja dia akan seperti ibunya”.


▼Flashback Off


Juliet terdiam, dari awal memang tuan Nicoline tidak berniat melakukan itu, dia hanya di kambing hitamkan


hingga berakhir di dalam organisasi gelap bersama yang lain.


“aku akan mencari siapa pembunuh daddy”. Ucap Juliet dengan lantang


“kalau kau bisa mengungkap siapa di balik white organization dan berani membawa mayatnya dihadapan semua


anggota oragnisasi gelap”.


“aku akan melakukannya, tapi beri aku waktu dua bulan sebelum aku menjadi Niana”.


“baiklah aku akan memberikanmu dua bulan”.


“ thanks”.


Juliet meninggalkan ruangan Ketua organisasi dengan wajah dinginnya, Juliet sendiri tau siapa ketua white


organization saat melihat ponsel milik George, tapi dia hanya diam, karena belum tentu dialah pembunuh ayahnya lima belas tahun yang lalu.


Guk guk guk guk


“hai Flody, kau lapar hm?”.


_______________________________________________________________________


karna aku ngga tau cast buat yang tua tua kayak gimana, aku cuma ngasih yang sekiranya ada dibayangan aku aja ya


Gabriella