
“ Wah, lo masak yang mana Sal?” tanya Alka saat semuanya sudah duduk di bangku masing – masing.
“ kita masak semuanya berdua kok.” Jawab Chelsea yang diikuti anggukan dari Rachel.
“ Oooo….” Balas Alka lalu semuanya hanyut dalam makan malam mereka masing – masing.
Semua makanan sudah habis tak tersisa, Rachel dan Chelsea pun tak lupa untuk membereskan dan mencuci semua piring – piring, mangkuk, gelas, dan yang lainnya.
Setelah selesai, mereka semua pun kembali sibuk dengan urusan mereka masing – masing. Dylan yang fokus pada laptopnya, Rachel yang fokus membaca novel, Steven, Alka, Reyhan yang asyik bermain game, Lauren yang belajar tentang Indonesia lebih dalam lagi, Aurel yang sibuk bermain ponsel, Glen yang sibuk membaca novel fantasinya dan Chelsea yang sibuk menggangu Dylan.
Ya beginilah keseharian mereka. Semua memang tampak membosankan ya.
“ Dylan, gue mau belajar deh.” Ucap Chelsea sambil menyenderkan kepalanya ke bahu Dylan yang sedang serius mengerjakan tugas di laptopnya.
“ yaudah sana belajar, gk usah ganggu gue.” Balas Dylan sinis yang membuat Chelsea mendecak sebal.
“ ish, lo tuh judes banget deh. Maksudnya tuh gue mau lo ajarin gue.” Ucap Chelsea sambil mengerucutkan bibirnya.
“ Belajar aja sendiri. Kalo gk lo kan juga bisa minta ajarin sama Rachel. Kenapa harus gue?” tanya Dylan sambil menatap Chelsea gusar.
“ Gue kan maunya sama lo…” Jawab Chelsea memelas.
“ Dylan kan ganteng, baik, pinter, ramah, gk JUDES…. Ayolah ajarin sepupu tercinta lo ini.” Bujuk Chelsea sambil mengeluarkan puppy eyes-nya.
“ Berisik deh Sal.” Ucap Dylan sebal.
“ yaudah deh, gue belajar sendiri.” Balas Chelsea dengan mimik wajah kecewa.
Akhirnya ia memutuskan untuk kembali ke kamarnya untuk belajar. Namun berubah beberapa langkah, Dylan menahan tangan Chelsea yang membuat sangat empunya tersentak. Chelsea langsung membalikkan tubuhnya dan menatap Dylan penuh tanda tanya.
“ Huftt, iya deh iya gue ajarin.” Ucap Dylan yang membuat wajah Chelsea berseri – seri.
“ beneran nih?” tanya Chelsea memastikan dengan mata berbinar.
“ ya.” Jawab Dylan lalu membawa laptopnya ke dalam kamar yang segera disusul oleh Chelsea.
“ makasih ya, lo udah mau ngajarin gue.” Ucap Chelsea saat keduanya sudah berada di dalam kamar.
“ cepet keluarin buku lo. Sini gue ajarin.” Ucap Dylan yang langsung dibalas anggukan oleh Chelsea.
“ nih, cepet ajarin gue Matematika.” Ucap Chelsea sambil membuka buku paket Matematika nya.
“ Apa yang lo gk bisa?” tanya Dylan sebelum mengajari sepupunya yang satu itu.
“ aw, sakit Lan…kayaknya lo demen banget noyor kepala gue ya.” Ucap Chelsea sambil mengusap – usap kepalanya yang habis terkena toyoran dari sang sepupu tercinta.
“ lagian kepala lo kayak boneka yang suka di mobil tuh… yang geleng – geleng terus… enak buat ditoyor jadinya.” Balas Dylan sambil mengeluarkan cengiran nya.
“ ish, jahad!” Ucap Chelsea sambil mengerucutkan bibirnya sebaliknya
“ sabodo teuing.” Balas Dylan dengan kekehan nya.
“ Cepet woi ah ajarin gue… besok ulangan nihh.” Ucap Chelsea sambil mengguncang – guncang lengan Dylan.
“ iya – iya ayo. Kita mulai dari pangkat akar dan logaritma dulu aja ya.” Ucap Dylan lalu memakai kacamatanya dan membuka buku pake Chelsea.
“ ya emang bab 1 materi ulangannya.” Balas Chelsea lalu mengambil kursi dan meletakkannya tepat di sebelah Dylan lalu, ia pun duduk di kursi tersebut.
“ ok, gue ajarin lo. Dan lo harus serius dan fokus sama semua yang gue ajarin ke lo nanti.” Ucap Dylan serius yang di balas anggukan oleh Chelsea.
Dylan mengajari rumus – rumus matematika pada Chelsea dengan sangat sabar dan jelas. Sedangkan Chelsea juga fokus memperhatikan rumus – rumus yang sedang di ajari oleh Dylan.
Sudah kurang lebih 40 menit mereka Chelsea belajar. Sekarang jam sudah menunjukkan waktu pukul 9.30. Biasanya mereka semua akan tidur pada pukul 10.00.
“ semuanya udah gue ajarin dan apa lo udah ngerti?” tanya Dylan sambil melepas kacamatanya.
“ udah kok, makasih ya Dylan. Mudah – mudahan besok gue bisa ngerjain semua soal.” Jawab Chelsea sambil mengeluarkan senyum manisnya.
“ Iya sama – sama. Lo harus teliti pas ngerjain soal – soalnya. Dan terpenting lo gk boleh nyontek! “ ucap Dylan memperingati Chelsea agar tidak mencontek pada saat ulangan.
“ iya – iya…gue gk bakalan nyontek kok. Makasih ya sekali lagi.” Ucap Chelsea yang diberi anggukkan oleh Dylan.
“ sama – sama. Hm, udah jam segini. Mending lo tidur duluan deh. Biar besok pikiran lo bener – bener fresh.” Ucap Dylan sambil merapikan barang – barangnya ke dalam laci belajarnya.
“ Ok deh, kalo gitu gue siapin mata pelajaran buat besok dulu deh.” Balas Chelsea lalu mulai menyiapkan mata pelajaran untuk besok.
“ gue keluar dulu ya. Abis ini langsung tidur.” Ucap Dylan yang diberi acungan jempol dari Chelsea.
Setelah itu, Dylan pun keluar dari kamar. Dan Chelsea pun melanjutkan kegiatannya.
Setelah selesai menyiapkan mata pelajaran untuk besok, Chelsea langsung menyiapkan diri untuk tidur.
“ lah, masih belum tidur?” tanya Dylan yang baru saja masuk ke dalam kamar dan mendapati Chelsea yang masih memegang ponsel.