Undesirable Relationship

Undesirable Relationship
KELUARGA BERENCANA.



“ lah apa hubungannya Sal?” tanya Dylan heran.


“ gk tau, pokoknya sih kita harus ketemu di mimpi.” Jawab Chelsea masih dengan mata tertutup.


“ Terserah.” Ucap Dylan lalu mulai merebahkan tubuhnya di kasurnya dengan Steven.


“ heheh, akhirnya lo tidur di kasur lo lagi… kemaren pasti gk nyenyak ya tidurnya?” Tanya Chelsea pada Dylan yang sedang mencari posisi yang nyaman untuk tidur.


“ ya.” Jawab Dylan singkat dengan mata terpejam.


“ hm, yaudah kalo gitu gue tidur duluan ya. Night.” Ucap Chelsea lalu memiringkan tubuhnya menghadap kasur Dylan.


“ Night. Have a nice dream.” Balas Dylan yang membuat Chelsea tersenyum dengan mata terpejamnya.


Dylan ikut tersenyum melihat Chelsea tersenyum. Dylan sangat menyukai semua raut wajah Chelsea. Entah tersenyum, sebal, marah, dan merajuk. Menurut Dylan, semua raut wajah Chelsea tetap tidak berubah. Imut dan menggemaskan.


Setelah merasa bahwa Chelsea sudah benar – benar tertidur, Dylan beranjak dari kasurnya dan duduk di tepi ranjang milik Chelsea. Ia mengecup puncak kepala Chelsea lalu mengusap kepalanya lembut. Selesai, Dylan pun kembali ke ranjangnya dan membaringkan tubuhnya. Ia mulai memejamkan matanya untuk tidur dan berharap akan bertemu dengan Chelsea di alam mimpinya.


Dering jam weker yang sangat nyaring membuat para insan yang sedang tertidur pulas di kamar itu pun terbangun.


Mereka terbangun dengan cepat, lalu mengambil pakaian mereka masing – masing dan bergantian untuk mandi. Setelah selesai mandi, mereka pun turun ke bawah satu per satu.


“ Akhirnya… hadir kembali bau masakan yang sangat lezat ini…” Ucap Reyhan yang baru keluar dari kamarnya dan mencium aroma masakan Rachel yang sangat harum.


“ Iya nih… Udah beberapa hari ya kita gk makan masakan Rachel?” Tanya Alka menyusul Reyhan yang sudah duduk di meja makan.


“ 5 hari, kurang lebih?” jawab Rasya sambil menuruni tangga lalu langsung duduk di kursi makannya.


“ eh, tolongin bawain dong ini.” Ucap Rachel sambil membawa sepiring besar Ikan yang sangat menggiurkan.


“ Oke deh.” Balas Rasya mengambil mangkuk besar yang berisi sup dan membawanya ke meja makan. Sedangkan Alka dan Reyhan juga ikut membantu.


“ WOI SARAPANNYA UDAH SIAP NIH. CEPET TURUN!!” teriak Rachel agar para sepupunya yang lain dapat mendengar suaranya, sedangkan Rasya, Alka, dan Reyhan hanya menutup telinga mereka agar tidak pengang.


“ teriakkan lo merdu banget Chelsea, sumpah deh.” Ucap Alka sambil mengusap telinganya yang sedikit pengang.


“ Bodo amat, abisnya takut telat kitanya.” Balas Rachel yang membuat Alka tersentak.


“ Astaga! Gue lupa. Kalo hari ini kita masuk! Mana gue belum ngerjain PR lagi.” Ucap Alka sambil menepuk keningnya.


“ orang gob*ok gini nih.” Ucap Rasya sambil mendesah sebal.


“ Duh gimana dong nasib gue Chel!!” rengek Alka sambil mengguncang lengan Rachel.


“ bodo amat.” Sahut Rachel malas.


“ Eh, tapi kan lo sama Glen juga pasti gk ngerjain kan?” Tanya Alka saat semua sudah duduk di kursi makan mereka masing – masing.


“ enak aja lo, gue sama Glen semalem udah ngerjain semua tugas – tugas yang di kasih guru waktu kita gk masuk ya.” Jawa Rachel lalu mulai melahap masakannya sendiri.


“ Lah *****, jahat banget lo Chel…nanti liat dong…” Rengek Alka memohon.


“ Meuzz banget lo… OGAH GUE!” sahut Rachel lalu melanjutkan sarapannya.


Setelah itu, semuanya larut dalam keheningan. Mereka semua sedang asyik menikmati masakan Rachel yang sudah beberapa hari ini tak mereka rasakan.


“ lo mau bantuin apaan? Orang ini juga udah selesai. Telat lo.” Jawab Rachel yang dibalas kekehan dari Chelsea.


Setelah itu, semuanya bergegas bersiap – siap untuk berangkat ke sekolah.


“ kayak biasa kan ya?” tanya Steven saat para sepupunya sedang berjejer di sofa untuk memakai sepatu.


“ Iya.” Jawab Dylan setelah selesai mengikat tali sepatunya lalu mengambil kunci mobil.


Setelah semua selesai memakai sepatu, mereka langsung bergegas berangkat ke sekolah.


“ lo kena macet bro?” tanya Dylan pada Glen yang baru saja turun dari mobil, disusul Rachel dan Steven.


“ ya.” Jawab Glen singkat lalu semuanya berjalan menuju kelas masing – masing.


“ yeayy akhirnya yayang Rachel masuk juga!!” heboh Dino saat Rachel, Glen, Dylan, Steven, dan Alka masuk ke kelas.


“ ayo yang cepet masuk, dikit lagi Bu guru datang lohh.” Ucap Dino pada Rachel yang hanya dibalas senyuman tipis oleh Rachel.


“ yang, yang, pala lo peyang!” balas Steven sambil menoyor kepala Dino.


“ alhamdulillah pala gue gk peyang kok.” Ucap Dino sambil meraba – raba kepalanya sendiri.


“ Gelo!” balas Steven sengit.


Tak lama kemudian, guru pun datang. Mereka semua belajar dengan khidmat. Setelah jam pelajaran selesai, belum istirahat pun berbunyi. Rachel, Glen, Dylan, dan lainnya pun berkumpul seperti biasa di kantin.


“ Asikk, personil kita udah lengkap lagi nihh…” Heboh Steven saat para sepupunya sudah lengkap di tempat duduk masing – masing.


“ personil, personil… lo kira kita grup band?” Ucap Alka sambil besedekap dada.


“ no, no, no… kita itu bukan grup band, kita itu kan grup KELUARGA BERENCANA.” Balas Reza memasang wajah serius.


“ Cakep! Gue bikinin grup DM KELUARGA BERENCANA sekarang juga.” Sahut Steven sambil membuka aplikasi Instagram di ponselnya, lalu mulai mengundang para sepupunya untuk bergabung ke Grup yang ia buat.


“ Gila. Gila. Gila.” Ucap Dylan sambil berdecak malas.


“ Ahh, udah kek lo stress deh Steve, gue laper nih. Cepet pesenin kita makanan.” Ucap Reyhan pada Steven.


“ oke deh guys, ka, ayo temenin gue.” Balas Steven sambil menarik tangan Alka.


“ gk usah tarik – tarik juga gob**k. Emang lo pada mau pesen apa?” tanya Alka pada para sepupunya.


“ samain semua aja mau gk? Biar gk ribet.” ucap Rasya memberi usul.


“ boleh.” Sahut semuanya bersamaan. Hm, mereka semua benar – benar kompak bukan?



Hallo semuanya!! aku cuma mau kasih tau dan minta maaf nih sebelumnya,, karena Undesirable Relationship akan hiatus dulu


sampai nanti bulan Januari baru aku publish lagi... mohon maaf sebesar-besarnya, tapi hanya 1 bulan kok hiatusnya😊🙏