Undesirable Relationship

Undesirable Relationship
JALAN - JALAN (DYLAN - CHELSEA)



“ l-lo?! Lo ngapain sih?!” Tanya Dylan sambil merutuki suaranya sendiri yang terdengar gugup. Pipi Dylan langsung merah secara tiba – tiba. Oh tuhan, ada apa dengan Chelsea?~ batin Dylan.


“ gue? gk ngapa – ngapain kok.” Jawab Chelsea yang malah memeluk pinggang Dylan dan menyenderkan kepalanya di dada bidang milik Dylan.


“ sana ah! Berat tau!” ucap Dylan sambil berusaha menyingkirkan Chelsea.


“ iihh, pelit banget sihh!!! Gue pengen kayak gini doang memangnya salah. Gue capek. Kayak gini dulu ya, gue nyaman soalnya.” Balas Chelsea sambil menenggelamkan kepalanya di dada bidang Dylan.


“ tapi-” ucapan Dylan terpotong oleh Chelsea.


“ gue dari kemarin kesepian tau… lo tega banget sih sama gue..” ucap Chelsea dengan mata berkaca – kaca tak dapat dilihat oleh Dylan.


“ Rachel belum juga pulang….biasanya kan gue selalu sama dia… gue.. Khawatir dia kenapa-kenapa Dylan, gue… kangen banget sama dia… padahal baru hampir 4 hari gk ketemu… tp gue udah kangen aja.. Lebay banget gk sih?” tanya Chelsea sambil terkekeh pelan meremehkan dirinya sendiri.


“ sstt, gk usah nangis… cengeng banget sih…gk lebay kok, itu wajar karena kita semua kan sepupu. Kalo sepupu kita hilang satu kayaknya juga beda banget, jujur gue juga kangen Rachel, Glen juga kok. Dingin-dingin gitu dia juga masih punya rasa kekeluargaan yang kuat. Gue yakin dia juga akan membela keluarganya dengan kekuatannya sendiri yang kalian semua gk tau. Ya, udah pasti diluar sana kalaupun mereka berdua dalam masalah, Glen udah lebih dulu masang tameng untuk mereka. Jika belum pun, Glen bakal lakuin apapun demi Rachel. Itu udah pasti. Jadi lo gk usah khawatir lagi sama Rachel. Dia pasti dijaga baik – baik sama Glen.” Jawab Dylan sambil mengelus rambut panjang Chelsea dengan lemah lembut untuk menenangkan.


“ Tapi, gue kesepian lan.” Ucap Chelsea lirih. Dylan menghembuskan nafasnya pelan lalu mendorong bahu Chelsea hingga Chelsea pun sudah tak memeluk dirinya lagi, melainkan menatap matanya dengan tatapan kosong.


“ udh gk usah nanggung lagi, ayo gue temenin lo jalan. Lo mau kemana sih, hm?” balas Dylan lembut sambil mengusap air mata Chelsea pelan.


“ Beneran?! Lo beneran mau temenin gue?!” pekik Chelsea kegirangan yang membuat Dylan terkekeh geli melihat wajah imut Chelsea yang tampak antusias.


“ Iya, lo mau kemana emangnya?” tanya Dylan sambil mengelus rambut Chelsea lembut.


“ gue mau ke mall, ayo kita ke mall!!” jawab Chelsea antusias.


Dylan terkekeh lalu mengacak rambut chelsea gemas yang membuat empunya mendadak kesal karena rambutnya acak – acakan. Dylan menurunkan Chelsea dari pangkuannya dan dia pun ikut berdiri di sebelah Chelsea.


“ ish, rambut gue jadi berantakan Dylan.” Protes Chelsea sambil mengerucutkan bibirnya.


“ jadi tambah cantik kalo acak – acakan gitu. Udah ayo, nanti biar gue WA Reza kalo kita berdua makan malam di luar.” Ucap Dylan lalu menarik tangan Chelsea menuju ke kamarnya.


“ ayo!” ucap Dylan setelah ia selesai bersiap – siap.


“ Iya – iya tunggu.” Balas Chelsea keluar dari kamar dengan kaos kebesaran dan rok mini berwarna biru tua. Rambutnya yang panjang diuraikan sehingga ia terlihat sangat imut dan cantik.


“ udah, ayo kita jalannn!!” Jawab Chelsea sambil menarik tangan Dylan.


Dylan yang ditarik pun hanya bisa terkekeh sambil mengikuti kemana gadis itu menariknya.


Setelah sampai di depan mobil Dylan. Dylan pun membukakan pintu untuk Chelsea, lalu ia berjalan menuju pintunya sendiri.


“ kita mau ke mall mana?” tanya Dylan saat mereka berdua sudah berada di dalam mobil.


“ Terserah lo aja deh, yang penting kita ke mall.” Jawab Chelsea.


“ ok.” Balas Dylan lalu mulai melakukan mobilnya dengan kecepatan normal.


Di mobil, mereka berdua larut dalam lagu my heart will go on- Celine Dion. Sesekali Chelsea ikut melantunkan lagu tersebut, dan Dylan yang terbawa pun ikut melantunkan lagu tersebut bersama Chelsea. Dan pada akhirnya mereka pun karaoke mendadak di mobil.


“ Wah, gue belum pernah kesini deh… kok lo bisa tau mall sebesar ini sih? Sering ngapel sama pacar ke sini ya? Dan pacar lo yang ngusulin buat ngedate disini?” tebak Chelsea secara beruntun yang membuat kening Dylan berkerut.


“ ngomong apaan sih? Punya pacar aja gk pernah, gebetan juga gk pernah, bahkan suka pun gk pernah. Gue tau ini dari temen cowo gue waktu SMP, dia selalu ngedate disini sama pacarnya. Jadi, ya gue bawa lo ke sini aja deh. Gue tau lo belum tau, soalnya ini jauh banget dari rumah, gk mungkin kak lo sama Rachel berati ke mall sejauh ini?” jawab Dylan yang membuat Chelsea sedikit terkejut.


“ Lo gk pernah punya pacar?” Tanya Chelsea tak percaya.


“ gk.” jawab Dylan sambil menggelengkan kepalanya.


“ gebetan?”


“ Gk.”


“ Bahkan suka pun gk pernah?!”


“ gk.”


“ Seriusan nih? Cowo sekece, seganteng, dan semanis sepupuku yang satu ini gk pernah punya pacar, gebetan, maupun orang yang di suka?!” tanya Chelsea yang dibalas gelengan oleh Dylan.