True Love Of A Ceo

True Love Of A Ceo
Sikap Manja Diana



Di Pagi hari ini Andra tengah sibuk menyiapkan sarapan untuk sang istri.Karna Hari ini adalah hari libur Andra ingin mengabiskan waktu bersama dengan sang istri tercinta.


"Slamat pagi My Littel wife",Bisik Andra di telinga sang istri


Diana terlihat menggeliat tapi enggan untuk membuka matanya,Entah kenapa Diana sangat malas untuk bangun.


"Sayang Banung,ini sudah Siang",Kata Andra mencoba membangunkan sang istri


"Hmm,Lima belas menit lagi",Kata Diana dengan matang yang masih terpejam


"Baik Lah",Kata Andra mengalah,Mungkin ini dampak kehamilan Diana.


Andra lebih memilih Membersihkan Badannya sambil menunggu sang istri Bangun dari rasa malas nya.Limas belas menit berlalu Andra kini sudah selesai membersihkan badannya,Ia mengambil pakaian santai di Almari lalu memakainya,Setelah merapikan rambutnya Andra turun ke bawah untuk menonton tv.


Tokk tokk tokk


Suara pintu di ketuk sangat nyaring di pendengaran Andra,Dengan Malas Andra berjalan ke arah Pintu utama untuk melihat siapa yang bertamu sepagi ini.


"Kalian",Kata Fandra dengan malas saat melihat Kedua sahabatnya tengah berdiri di depan pintu


"Kenapa wajah mu terlihat malas melihat kami,Bukannya Kemarin kita sudah sepakat untuk mengunjungi Rumah Mu",Kata Aldrian cepat


"Iya Maaf,Aku lupa jika kalian akan kesini",Kata Andra cepat


"Kau tidak mempersilahkan kami masuk",Kata Divo cepat


"Hmm,Ayo masuk",Ajak Andra pada kedua sahabatnya itu.Tapi sebelum mereka masuk Mereka mendengar sapaan dari arah belakang


"Kakak",Panggil Kanaya dengan wajah ceria


Suara Kanaya yang terdengar cempreng dan ceria mengalihkan pandangan ketiga pria yang tengah berdiri di pintu utama.Aldrian terlihat begitu senang saat melihat Kanaya berjalan ke arahnya.Sedangkan Andra terlihat menghela nafasnya dengan berat


"Kenapa kalian Semua menatapku seperti itu,Apa ada yang aneh?"Tanya Kanaya cepat


"Tidak,Tidak ada yang Aneh",Jawab Aldrian sedikit gugup


"Kenapa Kau kesini?"Tanya Andra cepat


"Memang kenapa,Aku kesini tidak mencari Kakak,Tapi mencari Diana",Kata Kanaya ketus lalu dengan cepat menerobos masuk ke dalam


Andra mendengus kesal mendengar ucapan sang Adik,Mereka lalu mengikuti Kanaya yang berjalan ke dalam rumah


"Duduklah",Kata Andra kepada kedua Sahabatnya


"Jangan Ganggu Dia,Diana masih tidur.Seorang buatkan kami Minuman dulu",Kata Andra cepat


"Diana masih tidur,Kenapa Kakak tidak membangunkannya",Ucap Kanaya


"Diana itu sedang Hamil,Jadi itu wajar baginya.Kakak bilang cepat buatkan kami minum,Kakak akn melihat Diana di atas",Kata Andra lagi


Kanaya mendengus kesal,tapi ia tetap menjalankan perintah kakaknya itu.


"Diana Hamil Ndra?"Tanya Divo begitu antusias


"Iya,dan aku juga baru tau kemarin",Jawab Andra cepat


"wahhh,slamat ya brow,Aku ikut senang mendengarnya",Kata Divo


"Aku juga,Semoga aku bisa cepat menyusulmu",Doa Aldrian


"Trimakasih,Sebaiknya juga begitu supaya kalian tidak menjadi perjaka Tua",Ledek Andra sambil berlalu ke atas


****


Kamar Utama


Andra perlahan membuka pintu kamarnya lalu masuk ke dalam kamar untuk membangunkan Diana,Tapi Saat Andra melihat ke dalam kamar Andra malah melihat sang istri sudah cantik dengan balutan Dress berwarna Merah menyala.


"Sayang,Kau sudah Mandi?"Tanya Andra mendekat ke arah Diana


"Hmm,Apa aku terlihat cantik?"Tanya Diana dengan wajah menggemaskan


"Tentu saja Sayang,Kau selalu terlihat cantik",Puji Andra memeluk pinggang Diana dan meletakan Dagunya di pundak sang istri


"Hari ini kita jalan jalan ya Kak",Kata Diana manja


"Sepertinya tidak bisa Sayang,Karna di bawah sedang ada Divo dan Aldrian,Dan Kanaya pun ada di bawah Sayang",Kata Andra hati hati


"Kanaya,Benarkah dia ada di sini",Kata Diana dengan wajah berbinar


"Hmmm",Kata Andra menganggukan kepalanya


"Baik lah,sekarang kita turun",Ajak Diana semngat


Mereka pun akhirnya turun ke bawah untuk menemui Yang lainnya.Andra sangat hati hati menuntun Diana turun dari atas,Ia tidak ingin terjadi sesuatu Pada Istri dan Anaknya.